TARAKAN, Fokusborneo.com – Pasca pelaksanaan Musyawarah Daerah (Musda) Dewan Pimpinan Daerah (DPD) PAN se-Kalimantan Utara (Kaltara), langkah cepat langsung diambil Ketua Tim Formatur terpilih DPD PAN Kota Tarakan.
Fokus utama saat ini adalah melakukan perombakan struktur organisasi dengan mengedepankan semangat regenerasi guna menyongsong pemilu 2029.
Ketua Tim Formatur terpilih DPD PAN Tarakan Abdul Kadir, ST menyatakan langkah perdana yang akan dilakukan adalah konsolidasi total. Hal ini bertujuan untuk merangkul seluruh figur potensial yang akan mengisi pos-pos strategis dalam kepengurusan periode mendatang.
Salah satu poin krusial yang ditekan kan adalah transformasi “Wajah PAN” ke depan. Partai berlambang matahari ini dipastikan akan tampil berbeda dengan dominasi anak muda di jajaran pengurusnya.
”Wajah PAN untuk 2029 akan berubah total. Saya mencoba menggaet anak-anak muda yang punya potensi agar partai ini selalu dinamis dan bergerak terus,” ungkap Ketua Formatur.
Ada beberapa alasan mendasar mengapa PAN Tarakan kini melirik kaum milenial dan Gen Z secara masif. Salah satunya anak muda dinilai lebih lincah dalam bergerak di lapangan. Selain itu, memiliki pemikiran yang segar dan dibutuhkan untuk menjawab tantangan politik yang kian berkembang.
“Apalagi basis pemilih terbesar secara nasional, angka pemilih muda mencapai 56% hingga 60%, sebuah ceruk suara yang sangat signifikan,” bebernya.
Meskipun enggan merinci angka pasti sebelum struktur pengurus resmi terbentuk, pihak formatur menegaskan bahwa target untuk tahun 2029 adalah pencapaian maksimal.
”Jika bicara target, pastinya besar dan maksimal. Namun, detailnya akan kami sampaikan setelah susunan kepengurusan DPD PAN Kota Tarakan terbentuk secara resmi,” tambahnya.
Terkait linimasa, Tim Formatur menargetkan penyusunan struktur ini dapat selesai secepat mungkin untuk kemudian dilaporkan ke Dewan Pimpinan Pusat (DPP) melalui Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) PAN Kaltara.
Koordinasi intensif, saat ini terus dilakukan terutama mengenai format jumlah personel yang dibutuhkan dalam kepengurusan.
”Kami berupaya di Januari ini harus selesai. Kami mengantisipasi permintaan mendadak dari DPP, sehingga Tarakan berinisiatif untuk menjadi yang tercepat dalam memulai penyusunan ini dibanding kabupaten/kota lainnya di Kaltara,” tegasnya.
Saat ini, Tim Formatur masih menunggu format resmi terkait komposisi ketua, wakil ketua, sekretaris, bendahara, hingga seluruh deskripsi jabatan (job desk) agar struktur yang terbentuk benar-benar solid dan siap bekerja untuk rakyat Tarakan.(*/mt)















Discussion about this post