TARAKAN, Fokusborneo.com – Kabar gembira bagi warga Kelurahan Karang Rejo, khususnya yang bermukim di wilayah RT 1, RT 6, dan RT 7. Masalah banjir tahunan yang kerap menghantui wilayah tersebut dipastikan akan segera tertangani pada tahun anggaran 2026.
Hal ini ditegaskan Anggota DPRD Kota Tarakan dari Partai NasDem, Barokah, dalam kegiatan Reses Masa Persidangan II Tahun 2025-2026 yang digelar di RT 3, Kelurahan Karang Rejo, Jumat (16/1/26).
Dalam pertemuan tersebut, Barokah mengungkapkan pemerintah daerah telah mengalokasikan anggaran sebesar Rp525 juta melalui APBD Murni 2026 untuk proyek pengerjaan drainase strategis.
”Jadi nanti akan membelah jalan agar pembuangan bjsa langsung mengalir ke sungai. Nanti kita buat drainase tertutup, jadi fungsi jalan tetap ada, tapi aliran air lancar. Insya Allah, ini bisa mengatasi banjir di RT 7, RT 6, dan RT 1,” ujar.
Reses kali ini terasa istimewa karena turut dihadiri Anggota DPD RI, Herman, yang membawa angin segar di bidang pendidikan. Dalam sesi tersebut, Herman memberikan kepastian bantuan beasiswa melalui Program Indonesia Pintar (PIP) dan KIP Kuliah bagi warga kurang mampu.
”Sinergi ini penting. Sementara saya berfokus pada infrastruktur di daerah, Bapak Senator membantu akses pendidikan bagi konstituen kita yang membutuhkan. Tadi sudah ada usulan beasiswa untuk tingkat SD hingga Mahasiswa yang insya Allah akan diakomodir,” tambah Barokah.
Selain masalah banjir, warga juga menyampaikan sejumlah keluhan lain seperti Penerangan Jalan Umum (PJU).

Ketua RT 5, Jumanto, mengeluhkan gelapnya area depan masjid yang membahayakan warga. Merespons hal itu, Barokah menyatakan akan menggunakan dana pribadi untuk pemasangan lampu segera, tanpa menunggu anggaran pemerintah.
Terkait usulan Ketua RT 3, Arbain, mengenai lampu di wilayah pasang surut, Barokah menjelaskan biaya PJU pesisir lebih mahal dibandingkan di darat setiap titiknya karena membutuhkan pondasi khusus yang dalam. Hal ini masih dalam koordinasi teknis.
Sedangkan permintaan bantuan buku Yasin, seragam pengajian, serta renovasi rumah ibadah, Barokah menjelaskan dana hibah bisa diajukan secara berkesinambungan setiap dua tahun sekali.
Ia juga berkomitmen membantu kelompok pengajian/sholawat agar memiliki SK resmi sehingga terdaftar di Kementerian Agama.
Kegiatan ini ditutup dengan pemaparan visi “Tarakan Bersih Bersinar”, sebuah program yang digagas Barokah saat mengikuti Bimtek di Akademi NasDem Jakarta.
Rencana jangka panjang mencakup pembangunan turap (siring) dari sungai hingga ke laut di wilayah Karang Rejo Pantai, lengkap dengan pengadaan tong sampah dan motor pengangkut sampah roda tiga.
”Harapan kami, dengan adanya perwakilan di DPD RI dan kami di DPRD Kota, perubahan nyata bagi Tarakan Barat dan Kota Tarakan secara umum bisa segera dirasakan masyarakat,” pungkasnya.(*/mt)















Discussion about this post