• About Us
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
Fokus Borneo
Advertisement
  • Beranda
  • Nasional
  • Advetorial
    • Pemprov Kaltara
    • Pemkot Tarakan
    • Pemkab Bulungan
    • Pemkab Nunukan
    • Pemkab Malinau
    • Pemkab Tana Tidung
    • Pemkot Balikpapan
    • KPH Tarakan
    • Kementrian ATR/BPN
    • Kantah Kota Balikpapan
  • Daerah
  • TNI Polri
  • IKN
  • Kriminal
  • Politik
    • Parlemen
  • Rubrik
    • Ekonomi
    • Pendidikan
    • Olah Raga
    • Sosial Budaya
    • Hiburan
    • Energi
  • Opini
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Nasional
  • Advetorial
    • Pemprov Kaltara
    • Pemkot Tarakan
    • Pemkab Bulungan
    • Pemkab Nunukan
    • Pemkab Malinau
    • Pemkab Tana Tidung
    • Pemkot Balikpapan
    • KPH Tarakan
    • Kementrian ATR/BPN
    • Kantah Kota Balikpapan
  • Daerah
  • TNI Polri
  • IKN
  • Kriminal
  • Politik
    • Parlemen
  • Rubrik
    • Ekonomi
    • Pendidikan
    • Olah Raga
    • Sosial Budaya
    • Hiburan
    • Energi
  • Opini
No Result
View All Result
Fokus Borneo
No Result
View All Result
  • Nasional
  • Advetorial
  • Daerah
  • TNI Polri
  • IKN
  • Kriminal
  • Politik
  • KPH Tarakan
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Olah Raga
  • Sosial Budaya
  • Travel
  • Energi
  • Hiburan
  • Opini
Home Parlemen

Reses di Karang Anyar, Supa’ad Hadianto Soroti Isu Tenaga Kerja Lokal dan Dugaan Pungli

by Redaksi
19 Februari 2026 03:22
in Parlemen, Politik
A A
Reses di Karang Anyar, Supa’ad Hadianto Soroti Isu Tenaga Kerja Lokal dan Dugaan Pungli

Anggota Komisi IV DPRD Provinsi Kaltara, Supa’ad Hadianto gelar reses di Karang Anyar. Foto: Fokusborneo.com

​TARAKAN, Fokusborneo.com – Anggota DPRD Provinsi Kalimantan Utara (Kaltara) dari Partai NasDem, Supa’ad Hadianto, kembali turun ke konstituen dalam rangka agenda Reses masa persidangan II tahun 2026.

Pertemuan yang berlangsung hangat ini, digelar di Pondok Lesehan Kampung Bugis, Kelurahan Karang Anyar, Rabu (18/2/26).

Baca Juga

Usai Kawal UMKM, Vamelia Ibrahim Kini Fokus Perjuangkan Nasib Petani di Tana Tidung

Hasan Basri Serap Aspirasi Pemkot Tarakan, Desak Penggajian PPPK Dikembalikan ke Pusat

TPA Juata Kerikil Nyaris Penuh, DPRD Tarakan Usul Sampah Diolah Jadi Bahan Bakar RDF

Siap Perjuangkan Bantuan Alat Produksi bagi Petani dan Nelayan KTT, Ini Pesan Herman

​Acara tersebut dihadiri sejumlah Ketua RT, perwakilan warga, serta kelompok Jaringan Doa Wanita Kota Tarakan. Selain mendengarkan keluhan warga, Supa’ad juga menghadirkan narasumber dari BPJS Kesehatan, dr. Galang, untuk memberikan edukasi terkait layanan kesehatan.

​​Salah satu poin krusial muncul dari perwakilan Jaringan Doa Wanita Kota Tarakan, Karlina. Ia menyampaikan keprihatinan mendalam mengenai sulitnya tenaga kerja lokal untuk terserap di perusahaan besar, salah satunya pabrik yang saat ini beroperasi di Tarakan.

​”Banyak keluhan yang kami dengar bahwa masyarakat lokal justru tidak bekerja di situ. Bahkan, ada tetangga saya yang mengaku harus membayar Rp1,5 juta agar bisa diterima bekerja. Kami berharap DPRD sebagai perwakilan kami bisa memperjuangkan nasib anak-anak kami yang baru lulus sekolah,” ujar Karlina.

​​Menanggapi hal tersebut, Supa’ad Hadianto yang duduk di Komisi IV DPRD Kaltara menegaskan pihaknya telah mengambil langkah konkret. Ia mengungkapkan DPRD dan Pemerintah Provinsi Kaltara baru saja mengesahkan Peraturan Daerah (Perda) tentang Tenaga Kerja Lokal pada Januari 2026 lalu.

​”Keluhan ini sudah sering saya dengar, bahkan saya sudah tiga kali mendatangi perusahaan tersebut untuk kroscek. Dengan Perda yang baru disahkan ini, perusahaan di Kaltara wajib memberikan prioritas kepada tenaga kerja lokal,” tegas Supa’ad.

​Dalam aturan baru tersebut, ada beberapa poin penting dimasukan antara lain perusahaan wajib mendahulukan warga ber-KTP Kaltara minimal domisili 1 tahun. Perusahaan wajib membuka lowongan secara terbuka melalui job fair atau media sosial agar diketahui publik.

Poin lainnya, pemerintah daerah bertanggung jawab menyelenggarakan pelatihan agar SDM lokal memiliki sertifikasi keahlian yang sesuai dengan kebutuhan industri.

​​Supa’ad mengingatkan penolakan sering terjadi karena ketidaksesuaian keahlian (skill) dengan posisi yang dibutuhkan. Namun, ia berjanji akan menindak tegas jika ada perusahaan yang sengaja mengabaikan tenaga kerja lokal yang kompeten demi mendatangkan pekerja dari luar daerah.

​Terkait isu pungutan liar (pungli) atau kewajiban membayar untuk masuk kerja, Supa’ad meminta warga untuk tidak segan melapor langsung kepadanya.

​”Kalau anaknya punya keahlian yang sesuai tapi tidak diterima, sementara perusahaan malah ambil orang luar, segera WA saya agar kita bisa tindak lanjuti secara langsung,” pungkasnya.(*/mt)

Tags: DPRDDprd provinsi kaltaraHeadlineKomisi IV DPRD KaltaraPerusahaanPungliResessupaad hadiantoTenaga Kerja Lokal

Berita Lainnya

Usai Kawal UMKM, Vamelia Ibrahim Kini Fokus Perjuangkan Nasib Petani di Tana Tidung
Parlemen

Usai Kawal UMKM, Vamelia Ibrahim Kini Fokus Perjuangkan Nasib Petani di Tana Tidung

18 Februari 2026 18:09
Hasan Basri Serap Aspirasi Pemkot Tarakan, Desak Penggajian PPPK Dikembalikan ke Pusat
Nasional

Hasan Basri Serap Aspirasi Pemkot Tarakan, Desak Penggajian PPPK Dikembalikan ke Pusat

18 Februari 2026 16:22
TPA Juata Kerikil Nyaris Penuh, DPRD Tarakan Usul Sampah Diolah Jadi Bahan Bakar RDF
Parlemen

TPA Juata Kerikil Nyaris Penuh, DPRD Tarakan Usul Sampah Diolah Jadi Bahan Bakar RDF

18 Februari 2026 14:11
DPRD Kaltara Targetkan 7 Komisioner KPID Terpilih Rampung Desember Ini
Parlemen

Siap Perjuangkan Bantuan Alat Produksi bagi Petani dan Nelayan KTT, Ini Pesan Herman

18 Februari 2026 13:45
Siswa SMKN 4 Tarakan Belajar di Gudang, Jadi Atensi DPRD Kaltara 
Parlemen

Siswa SMKN 4 Tarakan Belajar di Gudang, Jadi Atensi DPRD Kaltara 

18 Februari 2026 13:21
Soroti Belanja Daerah, Hendri Tuwi: Stop Program Asal Jalan di Kaltara
Parlemen

Kawal Kedaulatan Pangan, Hendri Tuwi Jemput Bola Aspirasi Petani Malinau di Masa Reses

18 Februari 2026 13:01

Discussion about this post

Ikuti Kami

Ikuti Kami
  • Ketua Koperasi Selumit Curhat ke Wamenkop: “Kami Disuruh Berlari, Tapi Modal Masih Terhambat”

    Ketua Koperasi Selumit Curhat ke Wamenkop: “Kami Disuruh Berlari, Tapi Modal Masih Terhambat”

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Desak Rute Pelni Tarakan-Surabaya Dibuka Kembali, Supa’ad Hadianto Siap Kawal ke Pusat

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Beasiswa Kaltara Terjun Bebas dari Rp15 Miliar ke Rp5 Miliar, Syamsuddin Arfah Berharap Bisa Dikembalikan 

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Satlantas Polres Tarakan Sita Puluhan Knalpot Brong, Siap Tindak Tegas Balap Liar

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Baratin Kalimantan Utara Musnahkan Media Pembawa, Tingkatkan Keamanan Perbatasan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Fokus Borneo

Ikuti Kami

Rubrik

  • Advetorial
  • Daerah
  • Derap Nusantara
  • Ekonomi
  • Energi
  • Fokus
  • Hiburan
  • IKN
  • Kantah Kota Balikpapan
  • Kementrian ATR/BPN
  • KPH Tarakan
  • Kriminal
  • Kuliner
  • Nasional
  • Olah Raga
  • Opini
  • Otomotif
  • Parlemen
  • Pemkab Bulungan
  • Pemkab Malinau
  • Pemkab Nunukan
  • Pemkab Tana Tidung
  • Pemkot Balikpapan
  • Pemkot Tarakan
  • Pemprov Kaltara
  • Pendidikan
  • Politik
  • Sosial Budaya
  • TNI Polri
  • Travel
  • Video

Recent News

Reses di Karang Anyar, Supa’ad Hadianto Soroti Isu Tenaga Kerja Lokal dan Dugaan Pungli

Reses di Karang Anyar, Supa’ad Hadianto Soroti Isu Tenaga Kerja Lokal dan Dugaan Pungli

19 Februari 2026 03:22

Kapolda Kaltara Pimpin Prosesi Reward dan Punishment Personel di Mapolda Kaltara

18 Februari 2026 22:23
  • About Us
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy

© 2025 PT KITA MEDIA GROUP

error: Content is protected !!
No Result
View All Result
  • Nasional
  • Advetorial
    • Pemprov Kaltara
    • Pemkot Tarakan
    • Pemkab Bulungan
    • Pemkab Nunukan
    • Pemkab Malinau
    • Pemkab Tana Tidung
    • Pemkot Balikpapan
    • Kementrian ATR/BPN
    • Kantah Kota Balikpapan
  • Daerah
  • TNI Polri
  • IKN
  • Kriminal
  • Politik
    • Parlemen
  • KPH Tarakan
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Olah Raga
  • Sosial Budaya
  • Travel
    • Kuliner
  • Energi
  • Hiburan
  • Opini

© 2025 PT KITA MEDIA GROUP