• About Us
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
Fokus Borneo
Advertisement
  • Beranda
  • Nasional
  • Advetorial
    • Pemprov Kaltara
    • Pemkot Tarakan
    • Pemkab Bulungan
    • Pemkab Nunukan
    • Pemkab Malinau
    • Pemkab Tana Tidung
    • Pemkot Balikpapan
    • KPH Tarakan
    • Kementrian ATR/BPN
    • Kantah Kota Balikpapan
  • Daerah
  • TNI Polri
  • IKN
  • Kriminal
  • Politik
  • Parlemen
  • Rubrik
    • Ekonomi
    • Pendidikan
    • Olah Raga
    • Sosial Budaya
    • Hiburan
    • Energi
  • Opini
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Nasional
  • Advetorial
    • Pemprov Kaltara
    • Pemkot Tarakan
    • Pemkab Bulungan
    • Pemkab Nunukan
    • Pemkab Malinau
    • Pemkab Tana Tidung
    • Pemkot Balikpapan
    • KPH Tarakan
    • Kementrian ATR/BPN
    • Kantah Kota Balikpapan
  • Daerah
  • TNI Polri
  • IKN
  • Kriminal
  • Politik
  • Parlemen
  • Rubrik
    • Ekonomi
    • Pendidikan
    • Olah Raga
    • Sosial Budaya
    • Hiburan
    • Energi
  • Opini
No Result
View All Result
Fokus Borneo
No Result
View All Result
  • Nasional
  • Advetorial
  • Daerah
  • TNI Polri
  • IKN
  • Kriminal
  • Politik
  • Parlemen
  • KPH Tarakan
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Olah Raga
  • Sosial Budaya
  • Travel
  • Energi
  • Hiburan
  • Opini
Home Parlemen

DPRD Kaltara Siap Kawal Aspirasi Buruh ke DPR RI, Ini Tuntutannya

by Redaksi
15/09/2026
in Parlemen, Politik
A A
DPRD Kaltara Siap Kawal Aspirasi Buruh ke DPR RI, Ini Tuntutannya

Komisi IV DPRD Provinsi Kaltara gelar RDP bersama Aliansi Buruh. Foto: Humas

TANJUNG SELOR, Fokusborneo.com – DPRD Provinsi Kalimantan Utara (Kaltara) menyatakan siap mengawal aspirasi pekerja dan buruh dalam proses pembahasan Rancangan Undang-Undang (RUU) Perlindungan Ketenagakerjaan di tingkat pusat.

Komitmen tersebut disampaikan Anggota Komisi IV DPRD Kaltara, Supa’ad Hadianto, saat memimpin Rapat Dengar Pendapat (RDP) bersama Aliansi Buruh Kaltara, Korwil KSBSI Kaltara dan DPD SP KAHUT KSPSI Kaltara di Kantor DPRD Kaltara, Tanjung Selor, Selasa (15/9/26).

Baca Juga

DPRD Tarakan Minta PMK Lebih ‘Gercep’, Komisi I Siap Berikan Dukungan Maksimal

Tekan Kerugian Lebih Besar, DPRD Tarakan Desak Kepastian SOP Penanganan Kebakaran

Dorong Sinergitas Penanganan Karhutla, Barokah Minta Damkar Gandeng PDAM Soal Pasokan Air

Kawal Aspirasi Warga, Hj. Jamaliah Realisasikan Semenisasi Jalan Selumit Pantai

Dalam RDP itu, Supa’ad didampingi Ruman Tumbo, Saleh, Listiani dan Vamelia Ibrahim. Hadir pula Plt Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Provinsi Kaltara, Asnawi, bersama jajaran.

Supa’ad menegaskan DPRD Kaltara tidak ingin aspirasi buruh berhenti sebatas forum dengar pendapat. Aspirasi tersebut akan dirumuskan menjadi rekomendasi untuk kemudian dikawal melalui jalur kelembagaan maupun fraksi-fraksi partai politik di DPR RI.

Menurutnya, perjuangan terhadap perlindungan pekerja merupakan persoalan yang dekat dengan dirinya karena sebelum menjadi anggota legislatif, ia pernah merasakan kehidupan sebagai pekerja.

“Saya pernah merasakan suasana kebatinan teman-teman buruh. Karena itu, begitu ada bicara tentang buruh masuk ke saya, saya langsung eksekusi,” kata Supa’ad.

Politisi NasDem itu menegaskan DPRD memiliki jalur politik untuk membawa aspirasi tersebut ke tingkat pusat. Karena itu, masing-masing fraksi di DPRD Kaltara akan didorong menyampaikan pokok-pokok tuntutan buruh kepada fraksi partainya di DPR RI.

“Kami akan menyampaikan ke masing-masing fraksi kami. Yang Demokrat menyampaikan, yang NasDem menyampaikan, dan yang PAN menyampaikan,” ujarnya.

Supa’ad juga mendorong agar aspirasi buruh tidak hanya disampaikan kepada DPR RI, tetapi juga kepada Menteri Ketenagakerjaan, Gubernur Kaltara serta seluruh anggota DPR dan DPD RI asal Kaltara.

“Kita punya tujuh orang di sana. Tujuh orang ini kita harap bisa mewarnai RUU tentang ketenagakerjaan itu,” tegasnya.

Ia memastikan rekomendasi DPRD Kaltara akan disusun berdasarkan pokok-pokok aspirasi yang disampaikan Aliansi Buruh Kaltara. “Bismillah, kita bersepakat, kita akan merekomendasikan apa yang diinginkan oleh teman-teman aliansi buruh,” katanya.

Ketua Korwil KSBSI Provinsi Kaltara, Raden Yusuf, mengatakan RDP tersebut menjadi momentum penting bagi buruh untuk menyampaikan sikap terhadap proses penyusunan RUU Perlindungan Ketenagakerjaan yang telah memasuki tahap harmonisasi antara Panitia Kerja (Panja) dan Badan Legislasi (Baleg) DPR RI.

“RDP ini kita ingin menyampaikan aspirasi dari Koalisi Besar Perjuangan Buruh Indonesia terkait rencana penyusunan rancangan undang-undang,” kata Raden Yusuf.

Menurutnya, ada 10 pokok tuntutan yang menjadi perhatian Aliansi Buruh Kaltara. Di antaranya meminta lahirnya UU Perlindungan Ketenagakerjaan yang pro-buruh, kepastian kerja, penghentian eksploitasi sistem outsourcing dan PKWT, serta pencegahan penyalahgunaan pemagangan.

Buruh juga menuntut jaminan upah yang layak, perlindungan pekerja platform dan pekerja yang terdampak transisi iklim, perlindungan keluarga buruh dari dampak PHK, penguatan serikat pekerja dan jaminan hak mogok.

Selain itu, buruh meminta keselamatan dan kesehatan kerja menjadi bagian utama pembangunan, penguatan sanksi terhadap perusahaan yang melanggar, perlindungan buruh perempuan, pekerja disabilitas dan kelompok rentan, serta program peningkatan keterampilan melalui upskilling dan reskilling.

Raden Yusuf berharap komitmen DPRD Kaltara tidak berhenti pada penerimaan aspirasi, tetapi berlanjut hingga proses pengawalan di tingkat pusat. “Kami mengharapkan kepada DPRD Provinsi Kalimantan Utara memberikan dukungan kepada apa yang kita perjuangkan, baik di pusat maupun di daerah,” ujarnya.

Sementara itu, Ketua DPD SP KAHUT KSPSI Kaltara, Gusmin, menilai persoalan kepastian kerja menjadi salah satu hal paling mendasar yang harus dijawab melalui RUU Perlindungan Ketenagakerjaan.

Ia menyoroti praktik PKWT yang masih membuat sebagian pekerja berada dalam kondisi tidak pasti karena kontrak kerja yang pendek dan berulang. “Ada yang satu bulan, ada yang tiga bulan, ada yang enam bulan. Nah, itu bagaimana kita bisa tenang?” kata Gusmin.

Menurutnya, kepastian kerja bukan sekadar persoalan status pekerjaan, tetapi berkaitan langsung dengan kemampuan pekerja merencanakan kehidupan dan masa depan keluarganya.

“Kalau setiap beberapa bulan harus berpikir kontrak diperpanjang atau tidak, bagaimana pekerja bisa merencanakan masa depan keluarganya?” ujarnya.

Gusmin juga meminta agar pembahasan RUU Perlindungan Ketenagakerjaan mampu menjangkau kelompok pekerja yang selama ini berada di luar pola hubungan kerja konvensional, termasuk pengemudi ojek online dan pekerja platform digital lainnya.

Bagi buruh, perkembangan pola kerja tidak boleh menjadi alasan untuk mengurangi perlindungan. Sebaliknya, perubahan dunia kerja harus diikuti dengan regulasi yang mampu memberikan kepastian hak bagi seluruh pekerja.

Aliansi Buruh Kaltara pun mendesak agar RUU Perlindungan Ketenagakerjaan segera disahkan menjadi undang-undang. Mereka menargetkan proses tersebut dapat mulai menunjukkan hasil pada awal Oktober 2026.

DPRD Kaltara menyatakan seluruh aspirasi yang disampaikan dalam RDP akan dituangkan dalam rekomendasi dan diteruskan melalui jalur kelembagaan serta fraksi-fraksi partai politik di tingkat pusat.

Bagi buruh, pengawalan dari daerah dinilai penting agar suara pekerja Kaltara tidak berhenti di ruang rapat, tetapi ikut menjadi bagian dari pembahasan kebijakan ketenagakerjaan nasional.(**)

Tags: BuruhDPRDDprd provinsi kaltaraHeadlineKSBSIPKWTRaden YusufRDPRUU Ketenagakerjaansupaad hadianto

Berita Lainnya

DPRD Tarakan Minta PMK Lebih ‘Gercep’, Komisi I Siap Berikan Dukungan Maksimal
Parlemen

DPRD Tarakan Minta PMK Lebih ‘Gercep’, Komisi I Siap Berikan Dukungan Maksimal

15 September 2026 16:18
Tekan Kerugian Lebih Besar, DPRD Tarakan Desak Kepastian SOP Penanganan Kebakaran
Parlemen

Tekan Kerugian Lebih Besar, DPRD Tarakan Desak Kepastian SOP Penanganan Kebakaran

15 September 2026 13:12
Dorong Sinergitas Penanganan Karhutla, Barokah Minta Damkar Gandeng PDAM Soal Pasokan Air
Parlemen

Dorong Sinergitas Penanganan Karhutla, Barokah Minta Damkar Gandeng PDAM Soal Pasokan Air

15 September 2026 12:40
Kawal Aspirasi Warga, Hj. Jamaliah Realisasikan Semenisasi Jalan Selumit Pantai
Parlemen

Kawal Aspirasi Warga, Hj. Jamaliah Realisasikan Semenisasi Jalan Selumit Pantai

15 September 2026 09:18
Perempuan Masuk Politik, Vamelia Serukan Peran di Ruang Pengambilan Keputusan
Daerah

Perempuan Masuk Politik, Vamelia Serukan Peran di Ruang Pengambilan Keputusan

14 September 2026 19:26
Efisiensi Anggaran, DPRD Tarakan Minta Pelayanan Publik di Disdukcapil Tidak Terganggu 
Parlemen

Efisiensi Anggaran, DPRD Tarakan Minta Pelayanan Publik di Disdukcapil Tidak Terganggu 

14 September 2026 13:05
Next Post

Kaltara Raih Peringkat Pertama Data Bersih Indeks Desa 2026, 54 Desa Tertinggal Jadi Perhatian

Gubernur Usulkan Optimalisasi HGU di RDP Komisi II DPR RI

Gubernur Usulkan Optimalisasi HGU di RDP Komisi II DPR RI

Discussion about this post

Ikuti Kami

Ikuti Kami
  • Sebut Kaltara Gudangnya Sarang Burung Walet, Khofifah Dorong Pengusaha Bidik Pasar Ekspor Triliunan Rupiah

    Sebut Kaltara Gudangnya Sarang Burung Walet, Khofifah Dorong Pengusaha Bidik Pasar Ekspor Triliunan Rupiah

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Sikat Pelaku Curanmor, Tim URC Resmob Polda Kaltara Bekuk Dua Pria di Bulungan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Lulusan S2 Dijaring untuk Penuhi Kebutuhan Dosen IAIN Tana Tidung

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Warga Pujasera Jalan Jenderal Sudirman Dihebohkan Penemuan Jenazah Pria di Dalam Gerobak Dagangan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kasat Narkoba dan Samapta Polresta Bulungan Berganti, Kombes Rofikoh Minta Pejabat Baru Segera Beradaptasi

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Fokus Borneo

Ikuti Kami

Rubrik

  • Advetorial
  • Daerah
  • Derap Nusantara
  • Ekonomi
  • Energi
  • Fokus
  • Hiburan
  • IKN
  • Kantah Kota Balikpapan
  • Kementrian ATR/BPN
  • KPH Tarakan
  • Kriminal
  • Kuliner
  • Nasional
  • Olah Raga
  • Opini
  • Otomotif
  • Parlemen
  • Pemkab Bulungan
  • Pemkab Malinau
  • Pemkab Nunukan
  • Pemkab Tana Tidung
  • Pemkot Balikpapan
  • Pemkot Tarakan
  • Pemprov Kaltara
  • Pendidikan
  • Politik
  • Sosial Budaya
  • TNI Polri
  • Travel
  • Video

Recent News

Gubernur Usulkan Optimalisasi HGU di RDP Komisi II DPR RI

Gubernur Usulkan Optimalisasi HGU di RDP Komisi II DPR RI

15 September 2026 22:08

Kaltara Raih Peringkat Pertama Data Bersih Indeks Desa 2026, 54 Desa Tertinggal Jadi Perhatian

15 September 2026 22:02
  • About Us
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy

© 2025 PT KITA MEDIA GROUP

error: Content is protected !!
No Result
View All Result
  • Nasional
  • Advetorial
    • Pemprov Kaltara
    • Pemkot Tarakan
    • Pemkab Bulungan
    • Pemkab Nunukan
    • Pemkab Malinau
    • Pemkab Tana Tidung
    • Pemkot Balikpapan
    • Kementrian ATR/BPN
    • Kantah Kota Balikpapan
  • Daerah
  • TNI Polri
  • IKN
  • Kriminal
  • Politik
  • Parlemen
  • KPH Tarakan
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Olah Raga
  • Sosial Budaya
  • Travel
    • Kuliner
  • Energi
  • Hiburan
  • Opini

© 2025 PT KITA MEDIA GROUP