MALINAU, Fokusborneo.com – Wakil Ketua I DPRD Kota Tarakan, Herman Hamid, memuji penyelenggaraan Festival Budaya IRAU ke-12 dan HUT ke-27 Kabupaten Malinau, Senin (26/10/26).
Menurutnya, ajang ini bukan sekadar pelestarian adat, melainkan motor penggerak ekonomi kerakyatan yang dahsyat.
Herman menyampaikan apresiasi tersebut seusai menghadiri Rapat Paripurna Istimewa di Malinau.
Politisi Demokrat itu menyebut perhelatan akbar ini memberikan dampak ekonomi yang luar biasa bagi pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) lokal.
“Selama kurang lebih lima hari pelaksanaan, perputaran uang di ajang ini mencatatkan angka lebih dari Rp7,8 miliar. Ini bukti nyata bahwa event budaya mampu mendongkrak kesejahteraan masyarakat,” kata Herman.
Politisi tersebut menilai, Malinau berhasil merepresentasikan kebhinekaan Nusantara melalui ragam etnis yang hidup berdampingan secara harmonis. Kunjungan keduanya ke Malinau semakin meyakinkannya bahwa daerah ini layak dijuluki sebagai Indonesia mini.
“Kekayaan tradisi di sini dijaga dengan sangat luar biasa oleh pemerintah daerah. Ini warisan leluhur yang harus terus dirawat bersama,” tambahnya.
Ia berharap sinergi antara pemerintah dan partisipasi aktif masyarakat, khususnya generasi muda, terus terjaga agar identitas budaya lokal tetap lestari di tengah arus modernisasi.(**)















Discussion about this post