BALIKPAPAN, Fokusborneo.com – Personel Subden Jibom Detasemen Gegana Satbrimob Polda Kalimantan Timur mengevakuasi sebuah proyektil aktif yang diduga merupakan sisa Perang Dunia II di kawasan Tempat Pemakaman Umum (TPU) Muslim KM 8, Balikpapan Utara, Minggu (26/4/2026).
Penemuan tersebut bermula saat seorang penggali kubur, Fikriansyah (48), menemukan benda mencurigakan pada kedalaman sekitar satu meter saat bekerja pada pagi hari. Setelah memastikan bahwa benda tersebut menyerupai amunisi militer, ia segera melaporkannya kepada pihak berwajib, yang kemudian diteruskan ke unit penjinak bom Satbrimob Polda Kaltim.
Proses evakuasi dipimpin oleh Ipda Harmoko dan berlangsung dengan penuh kehati-hatian sejak pukul 16.00 hingga 19.00 WITA. Berdasarkan hasil identifikasi awal di lapangan, benda tersebut merupakan proyektil militer dengan panjang sekitar 15 cm, diameter 5 cm, dan berat sekitar 500 gram, serta masih memiliki pemicu (fuse) aktif.
Melihat tingkat risiko yang tinggi, tim Jibom menggunakan peralatan khusus berupa bomb blanket untuk mengamankan objek sebelum dipindahkan ke kendaraan taktis. Selanjutnya, proyektil tersebut dievakuasi ke tempat penyimpanan sementara yang aman di Mako Satbrimob Polda Kaltim.
Dansat Brimob Polda Kaltim, Kombes Pol. Andy Rifai, S.I.K., M.H., mengapresiasi tindakan cepat masyarakat yang melaporkan temuan tersebut, serta profesionalisme personel di lapangan.
“Keberadaan bom sisa perang dengan kondisi pemicu aktif di area publik seperti TPU sangat berbahaya. Kami mengapresiasi masyarakat yang tidak gegabah dan segera melapor. Ini merupakan bagian dari komitmen kami dalam memberikan rasa aman kepada warga,” ujarnya.
Selain itu, Kabag Ops Satbrimob Polda Kaltim, AKP Nugroho Widihyanto, S.H., M.H., menegaskan bahwa seluruh proses evakuasi telah dilakukan sesuai prosedur standar operasional (SOP) guna meminimalkan risiko.
“Tim bekerja secara presisi, mulai dari pengamanan lokasi hingga proses administrasi. Kami mengimbau masyarakat agar segera melapor jika menemukan benda mencurigakan demi keselamatan bersama,” tegasnya.(**)













Discussion about this post