BULUNGAN – Jajaran Kepolisian Resor Kota (Polresta) Bulungan sukses melaksanakan pengamanan jalannya rangkaian penutupan Musyawarah Besar (Mubes) Lembaga Adat Dayak Kenyah (LADK) Kabupaten Bulungan. Kegiatan yang dipusatkan di Desa Jelarai Tengah, Kecamatan Tanjung Selor, Kabupaten Bulungan ini berlangsung aman, tertib, dan kondusif, Jumat (29/05/2026).
Kapolresta Bulungan Kombes Pol Rofikoh Yunianto, S.I.K., MH., melalui Kasi Humas Aipda Hadi menyampaikan bahwa pengamanan ketat dilakukan untuk memastikan seluruh rangkaian acara, mulai dari perlombaan tradisional hingga acara puncak penutupan, dapat berjalan tanpa hambatan.
”Komitmen kami adalah memberikan rasa aman kepada masyarakat, terlebih dalam kegiatan pelestarian budaya seperti Mubes LADK ini. Sebanyak 10 personel dari total 11 personel ploting diterjunkan langsung di lapangan dipimpin oleh Ipda Irawan Chandra, sementara satu personel lainnya berhalangan hadir karena sakit,” ujar Aipda Hadi dalam keterangannya.
Rangkaian Perlombaan Tradisional hingga Acara Puncak
Sejak pagi hari pukul 08.00 WITA, personel Polresta Bulungan sudah bersiaga mengawal jalannya berbagai perlombaan adat tradisional yang diikuti dengan antusias oleh warga. Rangkaian kegiatan perlombaan tersebut meliputi,.Pukul 08.00 – 09.45 WITA: Lomba tradisional Nyumpit, Pukul 10.00 – 11.30 WITA: Lomba tradisional Petengkeq, Pukul 13.30 – 18.00 WITA: Babak semi final hingga final untuk lomba tradisional Asing, Petengkeq, dan Nyumpit.
Memasuki malam hari, mulai pukul 19.00 WITA hingga Sabtu dini hari pukul 01.00 WITA, pengamanan difokuskan pada acara puncak penutupan Mubes. Acara ini dimeriahkan dengan pembagian hadiah perlombaan serta pengundian doorprize.
Dihadiri Tokoh Penting dan Ratusan Peserta
Kegiatan akbar yang dihadiri sekitar 600 peserta Mubes ini juga dihadiri oleh sejumlah tokoh penting dan pejabat daerah, di antaranya, Dr. Drs. Marthin Billa, M.M. (Presiden Majelis Adat Dayak Nasional), Ingkong Ala, SE., M.Si. (Wakil Gubernur Kalimantan Utara), Kilat, A.Md (Wakil Bupati Bulungan).
Berkat kesiapsiagaan personel di lapangan serta sinergi yang baik antara pihak kepolisian, panitia, dan masyarakat adat setempat, seluruh rangkaian acara dari pagi hingga dini hari dapat terlaksana dengan situasi yang sangat kondusif. (**)















Discussion about this post