TANJUNG SELOR, Fokusborneo.com – Penyebab kebakaran yang melanda sebagian Gedung Utama Kantor Bupati Bulungan pada Kamis (21/5) malam masih belum dapat dipastikan. Kepolisian saat ini menunggu hasil pemeriksaan dari Tim Laboratorium Forensik (Labfor) Polda Jawa Timur.
Kasat Reskrim Polresta Bulungan, AKP Haji Rio Adi Pratama, mengatakan proses penyelidikan masih berlangsung. Tim Labfor sebelumnya telah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan mengamankan sejumlah barang dari lokasi.
“Beberapa material yang diamankan antara lain kabel, potongan kayu, dan sisa-sisa terbakar lainnya,” ujarnya, Senin (1/6).
Seluruh barang tersebut telah dibawa ke Pusat Laboratorium Forensik untuk dianalisis lebih lanjut. Pemeriksaan ini diharapkan dapat mengungkap sumber api secara pasti.
Rio menyebutkan, hasil uji laboratorium belum bisa diketahui dalam waktu dekat. Perkiraan sementara, hasilnya baru keluar dalam dua hingga tiga pekan ke depan.
“Kami masih menunggu hasil resmi. Setelah itu baru bisa disimpulkan penyebabnya,” katanya.
Selain pengumpulan barang bukti, penyidik juga telah meminta keterangan dari sejumlah saksi. Hingga kini, delapan orang telah dimintai keterangan dan belum ada penambahan saksi.
Dari keterangan awal, saksi hanya mengetahui situasi saat kejadian serta titik awal munculnya api. Informasi sementara mengarah pada lantai Ruang Tenguyun di gedung utama sebagai lokasi pertama kali api terlihat.
“Para saksi menjelaskan kondisi saat mereka bertugas dan mengetahui awal kejadian. Dugaan sementara, api muncul dari lantai Ruang Tenguyun,” jelasnya.
Terkait kemungkinan korsleting listrik, polisi belum mengambil kesimpulan. Semua masih menunggu hasil pemeriksaan laboratorium.
“Untuk saat ini, kami belum bisa memastikan dan masih menunggu hasil resmi,” ujarnya.(**)















Discussion about this post