BALIKPAPAN, Fokusborneo.com – Personel Piket Respon Bencana Batalyon A Pelopor Satbrimob Polda Kalimantan Timur (Kaltim) mengevakuasi jenazah seorang lansia bernama Jalil (65) yang ditemukan di sebuah rumah di Jalan Yos Sudarso Gang Barunawati No. 40, RT 08, Kelurahan Prapatan, Jumat (9/10/2026) sore.
Penanganan dipimpin Bripka Lukas Sanaky setelah petugas menerima laporan warga sekitar pukul 15.40 WITA. Setibanya di lokasi, personel Brimob langsung mengamankan area dan berkoordinasi dengan pihak terkait untuk melakukan penanganan awal.
Jenazah kemudian dievakuasi dari dalam rumah dan dibawa ke Rumah Sakit Bhayangkara untuk menjalani pemeriksaan medis lebih lanjut guna mengetahui penyebab kematian.
Komandan Batalyon A Pelopor Satbrimob Polda Kaltim, Kompol Iwan Pamuji, mengatakan kesiapsiagaan personel merupakan bagian dari pelayanan kepada masyarakat, termasuk dalam situasi kedaruratan.
“Tim Piket Respon Bencana kami senantiasa siap siaga 24 jam untuk merespons setiap kejadian di lapangan, baik bencana alam maupun situasi kedaruratan warga seperti evakuasi penemuan mayat ini. Sinergi dan kecepatan bertindak menjadi prioritas utama kami,” ujarnya.
Komandan Satuan Brimob Polda Kaltim, Kombes Pol Ronny Suseno, turut mengapresiasi kesiapsiagaan personel dalam menangani kejadian tersebut. Ia juga mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kepedulian terhadap lingkungan sekitar, khususnya warga lanjut usia yang tinggal seorang diri.
“Kehadiran Brimob di tengah masyarakat adalah wujud nyata komitmen kami demi nusa dan bangsa. Kami mengimbau warga masyarakat untuk selalu meningkatkan kepedulian terhadap lingkungan sekitar, khususnya warga lansia yang tinggal sendiri, serta tidak ragu segera melapor ke pihak kepolisian jika menemukan hal-hal yang membutuhkan penanganan cepat,” tuturnya.
Hingga proses evakuasi dilakukan, penyebab kematian Jalil belum diketahui secara pasti. Pemeriksaan medis lebih lanjut di Rumah Sakit Bhayangkara diharapkan dapat membantu memastikan penyebab kematian korban.(**)
Sumber : Humas Brimob Polda Kaltim















Discussion about this post