• About Us
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
Fokus Borneo
Advertisement
  • Beranda
  • Nasional
  • Advetorial
    • Pemprov Kaltara
    • Pemkot Tarakan
    • Pemkab Bulungan
    • Pemkab Nunukan
    • Pemkab Malinau
    • Pemkab Tana Tidung
    • Pemkot Balikpapan
    • KPH Tarakan
    • Kementrian ATR/BPN
    • Kantah Kota Balikpapan
  • Daerah
  • TNI Polri
  • IKN
  • Kriminal
  • Politik
  • Parlemen
  • Rubrik
    • Ekonomi
    • Pendidikan
    • Olah Raga
    • Sosial Budaya
    • Hiburan
    • Energi
  • Opini
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Nasional
  • Advetorial
    • Pemprov Kaltara
    • Pemkot Tarakan
    • Pemkab Bulungan
    • Pemkab Nunukan
    • Pemkab Malinau
    • Pemkab Tana Tidung
    • Pemkot Balikpapan
    • KPH Tarakan
    • Kementrian ATR/BPN
    • Kantah Kota Balikpapan
  • Daerah
  • TNI Polri
  • IKN
  • Kriminal
  • Politik
  • Parlemen
  • Rubrik
    • Ekonomi
    • Pendidikan
    • Olah Raga
    • Sosial Budaya
    • Hiburan
    • Energi
  • Opini
No Result
View All Result
Fokus Borneo
No Result
View All Result
  • Nasional
  • Advetorial
  • Daerah
  • TNI Polri
  • IKN
  • Kriminal
  • Politik
  • Parlemen
  • KPH Tarakan
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Olah Raga
  • Sosial Budaya
  • Travel
  • Energi
  • Hiburan
  • Opini
Home Pendidikan

Implementasi Pemberdayaan Menyusui Melalui Peran Kampus ASI Untuk Mewujudlkan Genarasi Emas Indonesia Di Desa Sungai Nyamuk Kabupaten Nunukan Wilayah Perbatasan Indonesia

by Redaksi
9 September 2025 13:09
in Pendidikan
A A
Implementasi Pemberdayaan Menyusui Melalui Peran Kampus ASI Untuk Mewujudlkan Genarasi Emas Indonesia Di Desa Sungai Nyamuk Kabupaten Nunukan Wilayah Perbatasan Indonesia

Universitas Borneo Tarakan (UBT) gelar pelatihan pemberdayaan berbasis masyarakat di Nunukan. Foto: ist

Baca Juga

PHI Dukung Keberlanjutan Sekolah Negeri Terapung di Wilayah 3T, Raih Penghargaan Internasional

Disdik Tarakan Perketat Aturan SPMB 2026, Syarat Domisili Minimal 1 Tahun

Forum Konsultasi Publik, Disdik Tarakan Tekankan Validitas Syarat Umum dan Khusus di SPMB 2026

Disdik Tarakan Sosialisasi Juknis SPMB 2026, Pendaftaran Dibuka Mulai 29 Juni

NUNUKAN, Fokusborneo.com – Air Susu Ibu (ASI) merupakan makanan utama dan terbaik bagi bayi serta tidak ternilai harganya. ASI dapat dikatakan sebagai fondasi dasar dalam melahirkan generasi emas dan menjadi modal utama untuk pertumbuhan dan perkembangan yang optimal.

Untuk memperkokoh fondasi tersebut tidak hanya sebuah infrastruktur fisik saja, melainkan pemenuhan nutrisi yang baik sejak dini.

ASI memiliki berbagai manfaat bagi bayi, ibu, keluarga, dan negara. Namun, masih banyak tantangan dalam memberikan ASI eksklusif yang masih menjadi pekerjaan rumah besar seperti ASI tidak lancar keluar atau tidak keluar sama sekali, rasa nyeri, kepercayaan diri yang kurang, persepsi, tidak ada niat untuk menyusui, pengetahuan dan keterampilan menyusui kurang, tidak dilakukannya Inisiasi Menyusu Dini (IMD), kurangnya dukungan dan motivasi, sosial budaya, serta paparan informasi melalui media sosial.

Berdasarkan data Direktorat Jendral Kesehatan Masyarakat, Kementerian Kesehatan RI (2024), cakupan ASI eksklusif di Indonesia telah mencapai target nasional tahun 2023 sebesar 63.9%. Meskipun demikian, belum semua provinsi mencapai target nasional termasuk Kalimantan Utara (Kaltara) 45.5%.

Kaltara merupakan provinsi di Pulau Kalimantan yang berbatasan langsung dengan Sabah, Malaysia. Wilayah perbatasan menjadi perhatian khususnya bagi kesehatan ibu dan anak.

Beberapa wilayah masih mengalami kesulitan dan keterbatasan akses informasi terhadap pelayanan kesehatan. Salah satu Desa yang masuk dalam wilayah regional perbatasan adalah Desa Sungai Nyamuk.

Pilot Study, pada 29 ibu yang memiliki anak usia 0-3 tahun 24% tidak memberikan ASI eksklusif. Hal ini disebabkan persepsi ibu, menyusui membuat payudara kendor (31%), berat badan bertambah (45%), ASI tidak lancar segera mengganti susu formula (20.7%), pengetahuan 58.6%, dan self-efficacy 44.8%.

Ini dapat menjadi faktor penyebab dari kegagalan ASI ekskslusif. Hanya 57.1% pengetahuan kader baik dan belum semua memahami konsep ASI menyusui.

Berdasarkan hal tersebut, tim pemberdayaan berbasis masyarakat dari Universitas Borneo Tarakan yaitu Reza Bintangdari Johan, M.Keb., Cici Ismuniar, M.Psi., Psikolog, dan Nur Pangesti Apriliyana, M.Pd membuat kegiatan pemberdayaan berbasis masyarakat tentang “Implemenetasi Pemberdayaan Menyusui Melalui Peran Kampus ASI untuk Mewujudkan Genarasi Emas Indonesia di Desa Sungai Nyamuk Kabupaten Nunukan Wilayah Perbatasan Indonesia”.

Program yang dilaksankaan mendapatkan pendanaan dari Direktorat Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Direktorat Jendral Riset dan Pengembangan Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains dan Teknologi Sesuai Kontrak Pelaksanaan Pengabdian Kepada Masyarakat Tahun 2025.

Pemberdayaan berbasis masyarakat ini dilaksanakan di Desa Sungai Nyamuk sebagai mitra dalam kegiatan ini. “Saya Zulkifli, S. I.Kom selaku Kepala Desa Sungai Nyamuk mengucapakan terimakasih kepada tim PKM Kampus ASI Universitas Borneo Tarakan telah memilih Desa Sungai Nyamuk dalam implementasi Kampus ASI. Kami sangat mendukung dan senang kegiatan positif ini khususnya tentang kesehatan, pengetahuan bagi kami dan kader-kader kami tentang kedepannya untuk meningkatkan kesehatan ibu dan anak serta mendukung upaya ketercapaian ASI eksklusif di Desa kami ini,” ungkapnya.

Universitas Borneo Tarakan (UBT) gelar pelatihan pemberdayaan berbasis masyarakat di Nunukan. Foto: ist

Kampus ASI ini merupakan sebuah inovasi dalam intervensi kesehatan masyarakat yang melibatkan kader dalam kegiatannya untuk mendukung keberhasilan ASI eksklusif.

“Kampus ASI adalah pusat edukasi, informasi, pelatihan, dan penyuluhan bagi kader tentang ASI dan menyusui. Kampus ASI sebagai wadah integrasi bagi kader untuk meningkatkan pengetahuan dan kemampuannya. Kampus ASI berisi ibu kader posyandu dan kelompok pendukung ibu menyusui yang dibawahi oleh kepala desa dan diketahui oleh Bidan Desa Sungai Nyamuk sebagai penanggungjawab. Belum ada kegiatan yang terfokus untuk pendampingan kader terutama dalam memahami konsep menyusui dan ASI secara fisiologis maupun psikologis serta penerapan dengan memanfaatkan media pembelajaran interaktif dalam kegiatan penyuluhan. Penyuluhan merupakan salah satu keterampilan yang harus dimiliki oleh seorang kader,” ungkap Reza Bintangdari Johan, M.Keb., selaku Ketua Tim PKM Kampus ASI.

Kegiatan ini bertujuan memberdayakan para kader posyandu sebagai ujung tombak pelayanan kesehatan di masyarakat. Selama ini, kader sering kali terkendala pengetahuan dan keterampilan yang kurang memadai, serta terbatasnya akses pada media edukasi yang interaktif.

Kader memiliki peranan penting dalam pelayanan kesehatan masyarakat di Desa. Kader memiliki kontribusi besar dalam membantu permasalahan gizi anak yaitu pemberian ASI eksklusif. Kader bekerja secara sukarela, ditunjuk dan diangkat berdasarkan kepercayaan masyarakat.

Harapannya kader dapat memberdayakan masyarakat dalam mendorong perilaku sehat dan mampu membantu memecahkan permasalahan menyusui yang ada di masyarakat.

Kegiatan pemberdayaan menyusui melalui peran Kampus ASI diharapkan dapat membantu kader dalam meningkatkan pemahaman mereka tentang kebutuhan gizi khususnya ASI eksklusif dan menyusui.

“Kader dapat membagikan pengetahuan dan keterampilannya kepada ibu menyusui sehingga akan terbentuk kemandirian keluarga dan terwujudnya Desa sehat. Ini merupakan bagian dari kegiatan Kampus ASI dalam peningkatan kapasitas kader posyandu dalam mendukung keberhasilan menyusui”, jelasnya.

Pelaksanaan kegiatan Kampus ASI juga melibatkan Bidan Puskesmas Sungai Nyamuk yaitu Bidan Sarini, A.Md. Keb., selaku konselor ASI yang memberikan penjelasan tentang ASI dan menyusui.

Selain itu, kegiatan Kampus ASI tidak hanya terfokus pada peningkatan pengetahuan dan keterampilan tentang menyusui saja melainkan juga menekankan peran kader dalam aspek psikologis untuk membangun kepercayaan diri dan menghadapi tantangan menyusui melalui psychological well-being yang di jelaskan oleh Cici Ismuniar, M.Psi., Psikolog selaku tim dalam PKM Kampus ASI ini dan seorang psikologi sosial.

“Psychological well-being bertujuan membantu kader mengenali tanda-tanda kesejahteraan psikologis (PWB) pada ibu menyusui lewat pengamatan perilaku sehari-hari, sehingga bisa memberikan dukungan tepat,” ungkapnya.

Kegiatan Kampus ASI ini juga memberikan workshop pengembangan media video interaktif edukasi melalui EduLak dan pembuatan buku saku digital MengASIhi agar promosi kesehatan lebih mernarik, mudah di terapkan dan dipahami oleh kader sehingga kader dapat mengimplementasikan kepada ibu menyusui yang di jelaskan oleh Nur Pangesti Apriliyana, M.Pd selaku tim dalam PKM kampus ASI.

“Pengembangan media interaktif edukasi melalui EduLak dan Pembuatan Buku Saku Digital MengASIhi bertujuan untuk memberikan informasi yang mudah dipahami dan praktik menyusui, menyediakan media Edukasi interaktif yang menarik pengetahuan masyarakat, dan membantu kader serta penyuluh kesehatan dalam menyampaikan edukasi berbasis visual dan narasi” jelasnya.

Pelaksanaan kampus ASI tidak hanya melibatkan dosen saja, melainkan juga melibatkan peran mahasiswa kebidanan Universitas Borneo Tarakan.

Kegiatan Kampus ASI ini tidak hanya meningkatkan kapasitas kader dan pengetahuannya saja, melainkan juga mendukung peencapaian tujuan Sustainable Development Goals (SDGs). Dengan demikian kegiatan Kampus ASI di Desa Sungai Nyamuk menjadi sebuah ikon dan investasi penting dalam mewujudkan generasi emas Indonesia di wilayah perbatasan.(**)

Tags: Air Susu IbuASIHeadlineKampus ASINunukansebatikuniversitas borneo tarakan

Berita Lainnya

Daerah

PHI Dukung Keberlanjutan Sekolah Negeri Terapung di Wilayah 3T, Raih Penghargaan Internasional

5 Mei 2026 20:38
Disdik Tarakan Perketat Aturan SPMB 2026, Syarat Domisili Minimal 1 Tahun
Pendidikan

Disdik Tarakan Perketat Aturan SPMB 2026, Syarat Domisili Minimal 1 Tahun

5 Mei 2026 14:10
Forum Konsultasi Publik, Disdik Tarakan Tekankan Validitas Syarat Umum dan Khusus di SPMB 2026
Pendidikan

Forum Konsultasi Publik, Disdik Tarakan Tekankan Validitas Syarat Umum dan Khusus di SPMB 2026

5 Mei 2026 13:48
Disdik Tarakan Sosialisasi Juknis SPMB 2026, Pendaftaran Dibuka Mulai 29 Juni
Pendidikan

Disdik Tarakan Sosialisasi Juknis SPMB 2026, Pendaftaran Dibuka Mulai 29 Juni

5 Mei 2026 11:30
Transformasi Ekosistem Haji, Wamenhaji Paparkan Visi Cash Outflow Menjadi Kekuatan Ekonomi Nasional di UBT
Pendidikan

Transformasi Ekosistem Haji, Wamenhaji Paparkan Visi Cash Outflow Menjadi Kekuatan Ekonomi Nasional di UBT

4 Mei 2026 18:58
O2SN 2026 Kota Tarakan Resmi Dibuka, 350 Siswa Bersaing dalam 6 Cabang Olahraga
Olah Raga

O2SN 2026 Kota Tarakan Resmi Dibuka, 350 Siswa Bersaing dalam 6 Cabang Olahraga

4 Mei 2026 15:22
Next Post

HUT Lalu Lintas Ke-70, Satlantas Polresta Bulungan Gelar Bakti Sosial

Polresta Bulungan Imbau Pos Kamling Jaga Keamanan

Sinergi Keuangan Negara, Pemkab Tana Tidung Teken MoU dengan DJPb Kaltara

Discussion about this post

Ikuti Kami

Ikuti Kami
  • DKP Kaltara Resmikan Pasar Ikan Higienis di Pelabuhan Tengkayu II, Dorong Ekonomi dan Gizi Masyarakat

    DKP Kaltara Resmikan Pasar Ikan Higienis di Pelabuhan Tengkayu II, Dorong Ekonomi dan Gizi Masyarakat

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Perjuangan Gigih Mohamad Nur Utomo, Dobrak Barikade Status PPPK Jadi Guru Besar 

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • O2SN 2026 Kota Tarakan Resmi Dibuka, 350 Siswa Bersaing dalam 6 Cabang Olahraga

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Pemkot Tarakan Alihkan Pekerja Kebersihan ke Pihak Ketiga, Baharudin: Kebijakan Prematur

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kadis Dikbud Tana Tidung Buka Gebyar Sesingal, Dorong Pelestarian Budaya di Sekolah

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Fokus Borneo

Ikuti Kami

Rubrik

  • Advetorial
  • Daerah
  • Derap Nusantara
  • Ekonomi
  • Energi
  • Fokus
  • Hiburan
  • IKN
  • Kantah Kota Balikpapan
  • Kementrian ATR/BPN
  • KPH Tarakan
  • Kriminal
  • Kuliner
  • Nasional
  • Olah Raga
  • Opini
  • Otomotif
  • Parlemen
  • Pemkab Bulungan
  • Pemkab Malinau
  • Pemkab Nunukan
  • Pemkab Tana Tidung
  • Pemkot Balikpapan
  • Pemkot Tarakan
  • Pemprov Kaltara
  • Pendidikan
  • Politik
  • Sosial Budaya
  • TNI Polri
  • Travel
  • Video

Recent News

Kaltara Perkuat Kesiapsiagaan Karhutla 2026, Personel dan Sarpras Disiagakan

6 Mei 2026 20:49

Cegah Karhutla, Wamen Ossy Imbau Pemegang HGU Perkuat Tindakan Pencegahan

6 Mei 2026 20:01
  • About Us
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy

© 2025 PT KITA MEDIA GROUP

error: Content is protected !!
No Result
View All Result
  • Nasional
  • Advetorial
    • Pemprov Kaltara
    • Pemkot Tarakan
    • Pemkab Bulungan
    • Pemkab Nunukan
    • Pemkab Malinau
    • Pemkab Tana Tidung
    • Pemkot Balikpapan
    • Kementrian ATR/BPN
    • Kantah Kota Balikpapan
  • Daerah
  • TNI Polri
  • IKN
  • Kriminal
  • Politik
  • Parlemen
  • KPH Tarakan
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Olah Raga
  • Sosial Budaya
  • Travel
    • Kuliner
  • Energi
  • Hiburan
  • Opini

© 2025 PT KITA MEDIA GROUP