TANJUNG SELOR, Fokusborneo.com – Wakil Ketua I Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Kalimantan Utara (Kaltara), H. Muhammad Nasir, SE., MM., CSL., menegaskan dukungan penuh lembaga legislatif terhadap pelaksanaan Operasi Kepolisian Zebra Kayan Tahun Anggaran 2025.
Operasi yang dipimpin langsung Kapolda Kaltara Irjen Pol. Djati Wiyoto Abadhy, S.I.K., ini resmi dimulai dengan apel gelar pasukan di Lapangan Apel Mako Polda Kaltara, Senin (17/11/25).
Muhammad Nasir yang turut hadir dalam apel tersebut menyambut baik langkah Polda Kaltara dalam menertibkan lalu lintas.
Menurutnya, operasi ini sangat penting untuk menekan angka fatalitas dan kecelakaan di jalan raya.
Dalam keterangannya, Muhammad Nasir menyoroti pentingnya kesadaran kolektif masyarakat Kaltara untuk mematuhi aturan berlalu lintas.
Politisi Golkar itu menekankan Operasi Zebra Kayan, yang akan berlangsung selama 14 hari hingga 30 November 2025, bukan sekadar tindakan penegakan hukum, melainkan upaya preventif demi keselamatan bersama.
”Kami di DPRD sangat mendukung kegiatan ini. Ini adalah langkah strategis untuk meningkatkan disiplin masyarakat dalam berkendara, yang pada akhirnya akan menciptakan Keamanan, Keselamatan, Ketertiban, dan Kelancaran Lalu Lintas (Kamseltibcar Lantas) yang kondusif di Kaltara,” ujar Nasir.
Nasir juga meminta masyarakat untuk mencermati dan menghindari sembilan sasaran utama operasi yang telah ditetapkan. Sasaran-sasaran ini mencakup pelanggaran yang memiliki potensi tinggi menyebabkan kecelakaan fatal, seperti menggunakan HP saat berkendara, melawan arus, balapan liar, dan pelanggaran penggunaan helm/safety belt.
”Kepada seluruh masyarakat Kaltara, mari kita jadikan operasi ini sebagai momentum untuk introspeksi dan perbaikan perilaku berlalu lintas. Hindari sembilan sasaran utama tersebut, karena aturan dibuat untuk melindungi kita semua. Keselamatan adalah yang utama,” tegasnya.
Nasir berharap, dengan adanya penindakan yang tegas namun humanis selama Operasi Zebra Kayan 2025, kesadaran dan ketaatan berlalu lintas masyarakat Kaltara akan meningkat signifikan, bahkan setelah operasi ini berakhir.(**)















Discussion about this post