TARAKAN, Fokusborneo.com – Jajaran pengurus Paguyuban Keluarga Warga Jawa (Pakuwaja) Kota Tarakan sukses menyelenggarakan kegiatan Buka Puasa Bersama (Bukber), Minggu (22/2/26).
Bertempat di Sekretariat Pakuwaja, Kelurahan Kampung 1 Skip, Kecamatan Tarakan Tengah, acara ini menjadi momentum penguatan solidaritas di bawah naungan Bidang Kerohanian dan Keagamaan.
Acara ini dihadiri tokoh-tokoh penting, di antaranya Wakil Walikota Tarakan Ibnu Saud, jajaran Forkopimda Kota Tarakan, Anggota DPRD Provinsi Kaltara Komarrudin, S.Kom., MH, serta Ketua Umum Pakuwaja Kota Tarakan Djamin.
Hadir pula jajaran Dewan Pakar, Penasehat, pengurus Banom (IPP, Soko-Soko, Pemuda Pakuwaja), hingga ketua-ketua paguyuban se-Kota Tarakan.
Kegiatan ini bukan sekadar seremoni, melainkan bagian dari agenda rutin organisasi sesuai AD/ART.
Ketua Umum Pakuwaja Kota Tarakan, Djamin, menegaskan setiap bidang telah menyusun program kerja yang terencana demi eksistensi organisasi dalam jangka panjang.
”Kegiatan ini adalah ajang silaturahmi sekaligus memaknai Ramadan sebagai bulan penuh berkah untuk refleksi diri serta meningkatkan ketaqwaan kepada Allah SWT,” ujar Djamin dalam sambutannya.
Djamin menekankan pentingnya filosofi “Guyub Rukun Saklawase, Semangat Urip Bebarengan”. Menurutnya, Pakuwaja harus menjadi wadah sosial yang solid dan bersinergi dengan pemerintah maupun paguyuban lainnya.
Di era modern, Djamin juga mendorong Pakuwaja untuk bertransformasi secara digital agar semakin dikenal luas. Ia berpesan agar seluruh anggota tetap solid hingga ke lapisan terbawah (akar rumput) melalui semangat gotong royong.
”Pakuwaja harus menyentuh semua lapisan dan memberikan kontribusi nyata di bidang ekonomi, sosial, budaya, hingga keamanan untuk mendukung kemajuan Kota Tarakan dan Kaltara,” tambahnya.
Wakil Walikota Tarakan, Ibnu Saud, memberikan apresiasi tinggi atas eksistensi Pakuwaja. Ia menilai Pakuwaja telah membuktikan komitmennya dalam memberikan kontribusi positif bagi pembangunan di Kota Tarakan.
Sebagai bentuk kepedulian sosial, acara ini juga dirangkaikan dengan pemberian santunan kepada putra-putri Panti Asuhan Al-Rahmi Kota Tarakan.
Sedangkan tausiah agama oleh Al-Mukharom Ust. H. Khumaidi, S.HI, yang mengupas keutamaan bulan Ramadan sebagai bulan pengampunan dan malam Lailatul Qadar.
Acara ditutup dengan doa bersama dan ramah tamah yang berlangsung khidmat, memperkuat tali persaudaraan antar warga Jawa dan masyarakat Tarakan pada umumnya.(*/mt)














Discussion about this post