TARAKAN – Anggota Komisi VII DPR RI, Hj. Rahmawati Zainal, S.H., meresmikan Rumah Singgah gratis yang diperuntukkan bagi masyarakat pedalaman dan luar daerah Kalimantan Utara (Kaltara) yang sedang menjalani pengobatan atau mendampingi keluarga yang dirujuk ke rumah sakit di Kota Tarakan.
Rumah singgah berlokasi di Jalan Pulau Irian, Kelurahan Kampung Satu Skip, Kecamatan Tarakan Tengah ini menyediakan 14 kamar siap huni, selain itu lokasinya juga tepat berada disamping Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr. Jusuf SK.
Acara peresmian dihadiri oleh sejumlah pejabat daerah, di antaranya Plt. Wali Kota Tarakan Ibnu Saud Is, Ketua DPRD Tarakan Muhammad Yunus, Ketua Komisi III DPRD Kaltara Jufri Budiman, serta jajaran anggota DPRD Kaltara dan DPRD Tarakan dari Partai Gerindra.
Hj. Rahmawati Zainal mengungkapkan bahwa ide pembangunan rumah singgah ini didasari oleh keprihatinannya melihat langsung perjuangan warga Kaltara saat dirujuk untuk berobat, baik saat ke Jakarta maupun ke Kota Tarakan.
”Saya melihat sendiri bagaimana masyarakat kita, khususnya dari pedalaman dan kabupaten, kesulitan mendapatkan tempat bernaung yang layak saat mendampingi keluarga atau anak mereka berobat. Banyak yang terpaksa menginap di tempat seadanya, bahkan di lorong-lorong rumah sakit. Hal ini membuat para pendamping rentan ikut jatuh sakit karena kelelahan dan kurang istirahat,” ujar Hj. Rahmawati.
Melihat kondisi tersebut, Hj. Rahmawati bergerak cepat dengan berkolaborasi bersama besannya, Pak Yahya, untuk menyulap bangunan yang mereka miliki menjadi fasilitas sosial. Fasilitas ini nantinya bisa digunakan secara gratis oleh warga untuk beristirahat, mencuci pakaian, atau bergantian giliran menjaga pasien.
Hj. Rahmawati menegaskan bahwa rumah singgah ini bukan sekadar bangunan fisik biasa, melainkan simbol kepedulian bersama agar masyarakat tidak merasa berjuang sendirian di perantauan saat menghadapi ujian kesehatan. Ia juga berharap langkah ini bisa memotivasi tokoh-tokoh atau dermawan lain di Kaltara untuk membangun fasilitas serupa.
Peresmian di tandai dengan pemotongan tumpeng oleh Hj. Rahmawati serta pembukaan papan nama. Diharapkan bangunan ini dapat dimanfaatkan oleh masyarakat serta dijaga dan dirawat dengan baik. (**)















Discussion about this post