JAKARTA, Fokusborneo.com – Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Amanat Nasional (PAN) Kota Tarakan resmi mengantongi Surat Keputusan (SK) Kepengurusan periode terbaru.
SK tersebut diserahkan langsung Sekretaris Jenderal (Sekjen) Dewan Pimpinan Pusat (DPP) PAN, Eko Hendro Purnomo (Eko Patrio), di Kantor DPP PAN, Jakarta, Selasa (7/4/26).
Penyerahan ini turut dihadiri Sekretaris DPW PAN Provinsi Kalimantan Utara (Kaltara), Harjo Solaika, serta sejumlah pengurus inti lainnya.
Momentum ini menandai dimulainya langkah taktis DPD PAN Kota Tarakan dalam menyongsong kontestasi politik mendatang.
Ketua DPD PAN Kota Tarakan, Abdul Kadir, S.T., mengungkapkan pasca-penerimaan SK, terdapat tugas yang diinstruksikan langsung DPP. Salah satu poin utamanya adalah penguatan basis massa melalui perekrutan relawan hingga ke tingkat bawah.
”Target relawan secara nasional mencapai 1 juta orang. Khusus untuk Kaltara, kita ditargetkan menjaring 2.293 relawan, yang disesuaikan dengan jumlah TPS. Untuk Tarakan sendiri, terdapat 682 TPS, sehingga minimal 682 relawan harus kami penuhi sesuai prinsip satu relawan satu TPS,” ujar Abdul Kadir.
Ia menambahkan proses rekrutmen ini akan dipantau secara ketat melalui aplikasi khusus yang terhubung langsung ke pusat sebagai bentuk laporan kerja partai yang nyata.
Ada yang menarik dari komposisi kepengurusan DPD PAN Tarakan kali ini. Abdul Kadir menegaskan struktur partai kini didominasi oleh energi baru dari kalangan milenial dan generasi muda.
”Kepengurusan kali ini dibentuk dengan semangat muda. Sekitar 70 hingga 80 persen pengurus adalah anak-anak muda yang kami beri motivasi untuk bertarung di kemudian hari,” tegasnya.
Selain mengandalkan darah muda, PAN Tarakan juga mulai menarik minat tokoh-tokoh politik berpengalaman. Kadir mengonfirmasi adanya mantan anggota dewan yang telah bergabung dan tidak menutup kemungkinan jumlah ini akan terus bertambah seiring komunikasi politik yang terus berjalan.
Menghadapi pemilu mendatang, PAN Tarakan mematok target yang cukup ambisius namun realistis. Fokus utamanya adalah memastikan setiap Daerah Pemilihan (Dapil) di Tarakan terisi oleh kursi PAN.
”Target kami tetap 4 kursi, artinya masing-masing Dapil terisi. Kami sudah menyiapkan kader-kader potensial dan melakukan lobi-lobi politik. Target akhirnya adalah mengamankan posisi di unsur pimpinan DPRD Kota Tarakan,” pungkas Kadir.
Mengenai pelantikan resmi pengurus, Abdul Kadir menyatakan masih menunggu jadwal koordinasi dari DPW PAN Kaltara dan DPP, mengingat proses penyerahan SK bagi kabupaten/kota lain di Indonesia masih terus berlangsung secara bertahap.(*/mt)













Discussion about this post