• About Us
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
Fokus Borneo
Advertisement
  • Beranda
  • Nasional
  • Advetorial
    • Pemprov Kaltara
    • Pemkot Tarakan
    • Pemkab Bulungan
    • Pemkab Nunukan
    • Pemkab Malinau
    • Pemkab Tana Tidung
    • Pemkot Balikpapan
    • KPH Tarakan
    • Kementrian ATR/BPN
    • Kantah Kota Balikpapan
  • Daerah
  • TNI Polri
  • IKN
  • Kriminal
  • Politik
  • Parlemen
  • Rubrik
    • Ekonomi
    • Pendidikan
    • Olah Raga
    • Sosial Budaya
    • Hiburan
    • Energi
  • Opini
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Nasional
  • Advetorial
    • Pemprov Kaltara
    • Pemkot Tarakan
    • Pemkab Bulungan
    • Pemkab Nunukan
    • Pemkab Malinau
    • Pemkab Tana Tidung
    • Pemkot Balikpapan
    • KPH Tarakan
    • Kementrian ATR/BPN
    • Kantah Kota Balikpapan
  • Daerah
  • TNI Polri
  • IKN
  • Kriminal
  • Politik
  • Parlemen
  • Rubrik
    • Ekonomi
    • Pendidikan
    • Olah Raga
    • Sosial Budaya
    • Hiburan
    • Energi
  • Opini
No Result
View All Result
Fokus Borneo
No Result
View All Result
  • Nasional
  • Advetorial
  • Daerah
  • TNI Polri
  • IKN
  • Kriminal
  • Politik
  • Parlemen
  • KPH Tarakan
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Olah Raga
  • Sosial Budaya
  • Travel
  • Energi
  • Hiburan
  • Opini
Home Parlemen

Sering Picu Konflik, Nasir Desak Pusat Tak Asal Tetapkan PSN Hanya Berdasarkan Peta

by Redaksi
20/05/2026
in Parlemen, Politik
A A
Driver Ojol Tarakan Desak Kenaikan Tarif dan Pengesahan RUU Transportasi Online

Sekretaris Pansus II DPRD Provinsi Kaltara, Muhammad Nasir. Foto: ist

​TARAKAN, Fokusborneo.com – Penetapan status Proyek Strategis Nasional (PSN) oleh Pemerintah Pusat kembali mendapat sorotan tajam dari Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Kalimantan Utara (Kaltara).

Pusat dinilai kerap menetapkan sebuah kawasan industri hanya berdasarkan tinjauan di atas meja atau peta, tanpa melihat realitas dan kondisi riil masyarakat di lapangan.

Baca Juga

Muhammad Nasir Dorong Perhatian untuk Kesejahteraan Petani Sawit Swadaya

DPRD Tarakan Desak Pertamina Hentikan Pembongkaran dan Bentuk Pansus Sengketa WKP

Syamsuddin Arfah Minta PT. Intracawood Manufacturing Rangkul dan Jalin Komunikasi dengan Karyawan

Mediasi DPRD Kaltara Berhasil, Karyawan PT Intracawood Batalkan Mogok Kerja

​Kritik pedas tersebut dilontarkan langsung Sekretaris Pansus II DPRD Kaltara, Muhammad Nasir, di saat pembahasan lanjutan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) di Kantor Badan Penghubung (Banhub) Pemprov Kaltara di Kota Tarakan, Rabu (20/5/26).

​Rapat dihadiri Wakil Ketua DPRD Kaltara, Muddain dan sejumlah Anggota Pansus II lainnya, yakni Muhammad Nafis, Dino Andrian, Rakhmat Sewa, Saleh, serta Hj. Aluh Berlian, juga tampak hadir mengawal jalannya pembahasan.

Guna menyelaraskan substansi tata ruang, pihak legislatif turut menghadirkan jajaran eksekutif, di antaranya Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Provinsi Kaltara serta DPUPR Kabupaten Bulungan.

​Dalam pembahasan tersebut, mencuat persoalan lahan seluas kurang lebih 1.076 hektar yang kini masuk dalam pusaran konflik setelah ditetapkan sebagai kawasan PSN.

Nasir menyayangkan sikap Pemerintah Pusat yang dinilai minim koordinasi dan tidak turun langsung ke bawah sebelum menerbitkan regulasi.

​”Pemerintah itu dalam menetapkan Program Strategis Nasional yang di dalamnya itu kawasan industri, mereka kadang-kadang tidak turun ke bawah. Hanya menetapkan di atas peta gitu loh. Padahal, kenyataan di bawah itu lain. Di bawah itu banyak penduduk, banyak kawasan nelayan, dan sebagainya,” ujar Nasir.

​Dampak dari penetapan sepihak ini, menurut Nasir, sangat berpotensi memicu benturan sosial. Pihak perusahaan yang mengantongi izin dari pusat merasa berhak mengeksploitasi lahan, sementara warga lokal yang sudah menetap selama puluhan tahun mencoba bertahan mempertahankan hak atas ruang hidup mereka.

​”Bisa dibayangkan kalau kita tinggal di situ sudah lama, puluhan tahun, tiba-tiba ada izin dari pusat bahwa ini adalah kawasan perusahaan. Perusahaan merasa berhak karena memegang izin pusat, akhirnya masyarakat bertahan dan terjadilah konflik,” tegas politisi PKS.

​Lebih lanjut, Nasir mengungkapkan DPRD Kaltara sebenarnya sudah berulang kali mengingatkan Pemerintah Pusat agar lebih selektif dan mengutamakan ground-checking sebelum menetapkan status kawasan, baik untuk kawasan lindung maupun kawasan industri.

​Memanfaatkan momentum evaluasi tata ruang saat ini, Pansus II DPRD Kaltara berkomitmen untuk memperjuangkan hak-hak masyarakat lokal.

Terlebih, izin Kesesuaian Kegiatan Pemanfaatan Ruang (KKPR) untuk Kawasan Industri Hijau Indonesia (KIPI) diketahui telah berakhir pada Desember 2025 lalu dan saat ini tengah berada dalam masa pengajuan perpanjangan.

​”Nah mumpung ini masih dalam tahap untuk perpanjangan, kita ajukanlah revisi, supaya kawasan-kawasan pemukiman warga itu dikeluarkan dari kawasan industri Program Strategis Nasional itu,” pungkas Nasir.(*/mt)

Tags: DPRDDprd provinsi kaltaraHeadlineMuhammad NasirPansus IIProgram Strategis NasionalPSN

Berita Lainnya

Muhammad Nasir Dorong Perhatian untuk Kesejahteraan Petani Sawit Swadaya
Parlemen

Muhammad Nasir Dorong Perhatian untuk Kesejahteraan Petani Sawit Swadaya

6 November 2026 07:55
DPRD Tarakan Desak Pertamina Hentikan Pembongkaran dan Bentuk Pansus Sengketa WKP
Parlemen

DPRD Tarakan Desak Pertamina Hentikan Pembongkaran dan Bentuk Pansus Sengketa WKP

5 November 2026 19:59
Syamsuddin Arfah Minta PT. Intracawood Manufacturing Rangkul dan Jalin Komunikasi dengan Karyawan
Parlemen

Syamsuddin Arfah Minta PT. Intracawood Manufacturing Rangkul dan Jalin Komunikasi dengan Karyawan

5 November 2026 19:37
Mediasi DPRD Kaltara Berhasil, Karyawan PT Intracawood Batalkan Mogok Kerja
Parlemen

Mediasi DPRD Kaltara Berhasil, Karyawan PT Intracawood Batalkan Mogok Kerja

5 November 2026 17:40
DPRD Tarakan Minta Ombudsman Kaji Ulang Pengaduan Sepihak Terkait Sumbangan Sekolah
Parlemen

DPRD Tarakan Minta Ombudsman Kaji Ulang Pengaduan Sepihak Terkait Sumbangan Sekolah

5 November 2026 17:14
RDP di DPRD Tarakan: Komite Sekolah Mengeluh Sering Dipanggil Ombudsman, Singgung Bedanya Sumbangan dan Pungutan
Parlemen

RDP di DPRD Tarakan: Komite Sekolah Mengeluh Sering Dipanggil Ombudsman, Singgung Bedanya Sumbangan dan Pungutan

5 November 2026 15:01
Next Post
Plt Walikota Tarakan Dorong MBG untuk Tingkatkan Daya Beli dan Sektor Ojol

Plt Walikota Tarakan Dorong MBG untuk Tingkatkan Daya Beli dan Sektor Ojol

Wabup Sabri Tegaskan Dukungan ke Bawaslu, Sinergi Pengawasan Pemilu Diperkuat

Kecamatan Tarakan Barat Tegaskan Komitmen Pelayanan Sesuai Standar, Ini 9 Layanan Berdasarkan Perwali No. 30 Tahun 2021

Discussion about this post

Ikuti Kami

Ikuti Kami
  • Polemik Gaji Karyawan Dicicil, Manajemen PT Intracawood Beberkan Alasannya

    Polemik Gaji Karyawan Dicicil, Manajemen PT Intracawood Beberkan Alasannya

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Gaji Dibayar Dicicil, Karyawan Intracawood Mengadu ke DPRD Tarakan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Pascakebakaran Hutan di Tahura Bukit Soeharto, Otorita IKN dan Borneo Kind Tanam 1.000 Bibit Pohon

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Otorita IKN, FK UI, dan Universitas Gunadarma Wujudkan Kolaborasi di Bidang Pendidikan dan Riset Kesehatan di IKN

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Setiap Liter Berarti, Pertamina Patra Niaga Kalimantan Jaga Ketepatan Takaran BBM di SPBU

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Fokus Borneo

Ikuti Kami

Rubrik

  • Advetorial
  • Daerah
  • Derap Nusantara
  • Ekonomi
  • Energi
  • Fokus
  • Hiburan
  • IKN
  • Kantah Kota Balikpapan
  • Kementrian ATR/BPN
  • KPH Tarakan
  • Kriminal
  • Kuliner
  • Nasional
  • Olah Raga
  • Opini
  • Otomotif
  • Parlemen
  • Pemkab Bulungan
  • Pemkab Malinau
  • Pemkab Nunukan
  • Pemkab Tana Tidung
  • Pemkot Balikpapan
  • Pemkot Tarakan
  • Pemprov Kaltara
  • Pendidikan
  • Politik
  • Sosial Budaya
  • TNI Polri
  • Travel
  • Video

Recent News

Bukan Sekadar Bangun Infrastruktur, TMMD Ke-130 Tarakan Hidupkan Semangat Gotong Royong

6 November 2026 12:07

DWP Kaltara Aktifkan Kembali Koperasi, Perkuat Pemberdayaan Ekonomi Anggota

6 November 2026 11:32
  • About Us
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy

© 2025 PT KITA MEDIA GROUP

error: Content is protected !!
No Result
View All Result
  • Nasional
  • Advetorial
    • Pemprov Kaltara
    • Pemkot Tarakan
    • Pemkab Bulungan
    • Pemkab Nunukan
    • Pemkab Malinau
    • Pemkab Tana Tidung
    • Pemkot Balikpapan
    • Kementrian ATR/BPN
    • Kantah Kota Balikpapan
  • Daerah
  • TNI Polri
  • IKN
  • Kriminal
  • Politik
  • Parlemen
  • KPH Tarakan
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Olah Raga
  • Sosial Budaya
  • Travel
    • Kuliner
  • Energi
  • Hiburan
  • Opini

© 2025 PT KITA MEDIA GROUP