• About Us
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
Fokus Borneo
Advertisement
  • Beranda
  • Nasional
  • Advetorial
    • Pemprov Kaltara
    • Pemkot Tarakan
    • Pemkab Bulungan
    • Pemkab Nunukan
    • Pemkab Malinau
    • Pemkab Tana Tidung
    • Pemkot Balikpapan
    • KPH Tarakan
    • Kementrian ATR/BPN
    • Kantah Kota Balikpapan
  • Daerah
  • TNI Polri
  • IKN
  • Kriminal
  • Politik
  • Parlemen
  • Rubrik
    • Ekonomi
    • Pendidikan
    • Olah Raga
    • Sosial Budaya
    • Hiburan
    • Energi
  • Opini
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Nasional
  • Advetorial
    • Pemprov Kaltara
    • Pemkot Tarakan
    • Pemkab Bulungan
    • Pemkab Nunukan
    • Pemkab Malinau
    • Pemkab Tana Tidung
    • Pemkot Balikpapan
    • KPH Tarakan
    • Kementrian ATR/BPN
    • Kantah Kota Balikpapan
  • Daerah
  • TNI Polri
  • IKN
  • Kriminal
  • Politik
  • Parlemen
  • Rubrik
    • Ekonomi
    • Pendidikan
    • Olah Raga
    • Sosial Budaya
    • Hiburan
    • Energi
  • Opini
No Result
View All Result
Fokus Borneo
No Result
View All Result
  • Nasional
  • Advetorial
  • Daerah
  • TNI Polri
  • IKN
  • Kriminal
  • Politik
  • Parlemen
  • KPH Tarakan
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Olah Raga
  • Sosial Budaya
  • Travel
  • Energi
  • Hiburan
  • Opini
Home Parlemen

RDP di DPRD Tarakan: Komite Sekolah Mengeluh Sering Dipanggil Ombudsman, Singgung Bedanya Sumbangan dan Pungutan

by Redaksi
05/11/2026
in Parlemen, Pendidikan, Politik
A A
RDP di DPRD Tarakan: Komite Sekolah Mengeluh Sering Dipanggil Ombudsman, Singgung Bedanya Sumbangan dan Pungutan

DPRD Kota Tarakan gelar RDP bersama Komite Sekolah, Ombudsman dan Disdik. Foto: Fokusborneo.com

​TARAKAN, Fokusborneo.com – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Tarakan menggelar Rapat Dengar Pendapat (RDP) menyusul keluhan komite sekolah yang sering dipanggil Ombudsman terkait polemik batas tipis sumbangan dan pungutan, Kamis (5/11/26).

Pertemuan yang mempertemukan Dinas Pendidikan (Disdik), Ombudsman Kaltara, Bagian Hukum Setda, hingga para ketua komite SD dan SMP se-Kota Tarakan.​

Baca Juga

Serap Aspirasi di Sebengkok Jeruju, Herman Hamid Salurkan Bantuan Perlengkapan Ibadah

Keputusan RDP, DPRD Tarakan Desak PT Intracawood Lunasi Gaji Buruh

Rahmat Suparman Serap Aspirasi Warga Pantai Amal, Tegaskan Komitmen Kawal Kebutuhan Dasar

Diserbu Ratusan Warga Saat Reses, Rathna Serap Aspirasi Demi Kebijakan Pro-Rakyat

Rapat tersebut dipimpin langsung Wakil Ketua DPRD Kota Tarakan, Herman Hamid, S.E. didampingi Ketua Komisi II, Simon Patino, Anggota Komisi II, Cudarsiah dan Sabaria.

Di hadapan para peserta, Herman menegaskan forum ini digelar untuk mencari solusi permanen agar persoalan aturan di dunia pendidikan tidak terus-menerus menjadi beban psikologis maupun hukum bagi pengurus komite sekolah.

​”Semoga ada berkah yang kita simpulkan pada hari ini, sehingga tidak menjadi beban, tidak menjadi selalu persoalan dan polemik bagi komite-komite sekolah kita,” ungkap Herman.

Keluh kesah langsung mencuat dari perwakilan pengurus komite. Ketua Komite SMP Negeri 2 Kota Tarakan, Fajar Ngewa, secara terbuka menyoroti maraknya pemanggilan pengurus komite dan pihak sekolah oleh Ombudsman Kaltara yang dinilai kerap terjadi secara rutin.​

Fajar mengingatkan pengurus komite adalah relawan yang bekerja secara ikhlas tanpa mendapatkan imbalan materi untuk membantu kemajuan sekolah. Namun, waktu dan tenaga mereka kerap terkuras akibat proses pemanggilan tersebut.

“Mereka ini kan tidak dapat apa-apa, cuma membantu pihak sekolah, tetapi membuang waktu untuk dipanggil ke Ombudsman. Lindungi, tolong lindungi dengan cara membuat regulasi,” tegas Fajar.

​Pihak komite lantas merindukan kepastian hukum seperti Peraturan Wali Kota (Perwali) Nomor 1 Tahun 2015 yang sempat diterbitkan pada era Kadisdik sebelumnya, agar para pengurus komite memiliki payung hukum yang jelas dalam menjalankan tugasnya.

Di sisi lain, komite juga blak-blakan menyebut terbatasnya alokasi dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) sering kali membuat pihak sekolah terpaksa mencari solusi pendanaan bersama orang tua siswa demi meningkatkan mutu pendidikan.

Kepala Disdik Kota Tarakan, Endah Sarastiningsih, memberikan apresiasi tinggi kepada para pengurus dan anggota komite sekolah atas dedikasi serta keikhlasan mereka dalam mendampingi dunia pendidikan

Menurut Endah, peran komite sangat vital sebagai mitra pemerintah dalam menyelesaikan berbagai persoalan di sekolah negeri yang belum dapat ditangani sepenuhnya oleh pemerintah.

“Satu, tidak dibayar. Yang kedua, menghabiskan tenaga dan waktu. Kalau beliau-beliau itu pengusaha, pasti hitungan time is money, tetapi ini karena kepedulian terhadap anak-anak, kepedulian terhadap pendidikan,” ujar Endah.

​Ia menambahkan, bentuk kepedulian tersebut bahkan sering kali ditunjukkan oleh pengurus komite yang anak-anaknya sudah lulus dari sekolah bersangkutan.

“Bahkan kadang ada pengurus komite, ketua komite, yang anaknya tidak ada di situ, sudah lulus. Tetapi sekali lagi, karena sebagai tokoh masyarakat, akhirnya memiliki kepedulian itu,” tambahnya. ​

Terkait mekanisme pungutan atau sumbangan, Endah meyakini seluruh komite sekolah negeri di Tarakan sudah memahami aturan sumbangan tidak boleh menetapkan angka nominal maupun batas waktu tertentu. Namun, persoalan kerap muncul dari celah komunikasi di tingkat orang tua murid.

Endah mencontohkan dinamika yang sering terjadi di lapangan ketika rapat komite diselenggarakan.

“Komite mengumpulkan orang tua, orang tuanya 600-an, yang hadir hanya mungkin 500. 500 sepakat, yang 100 ini tidak tahu. Akhirnya timbullah persepsi yang berbeda kepada yang tidak hadir ini,” jelasnya.

Kondisi inilah yang terkadang memicu laporan ke pihak Ombudsman. Oleh karena itu, Disdik Kota Tarakan terus berupaya mengevaluasi dan mendiskusikan hal ini bersama Ombudsman serta pengurus komite agar terbangun keselarasan informasi. ​

“Aturan apapun yang diberikan payung ke komite, tetap akan ada celah ini. Karena tidak semua orang tua itu bisa hadir rapat,” pungkas Endah.

Ia berharap sinergi yang kuat antara pemerintah dan masyarakat terus terjaga demi memajukan mutu pendidikan di Kota Tarakan.

​Menanggapi dinamika tersebut, Asisten Muda dan Kepala Keasistenan Bidang Pencegahan Maladministrasi Ombudsman Kaltara, Syahruddin, S.Sos., memberikan penjelasan tegas.

Ombudsman mencatat adanya lonjakan aduan dan laporan terkait dugaan pungutan liar (pungli) di satuan pendidikan SD dan SMP di Tarakan dan Bulungan sepanjang tahun 2026 ini.

​Syahruddin membeberkan, banyak penggalangan dana di sekolah seperti sumbangan perpisahan atau pengadaan sarana-prasarana berpotensi melanggar aturan karena keluar dari koridor Permendikbud Nomor 44 Tahun 2012 dan Permendikbud Nomor 75 Tahun 2016.

​Poin yang disoroti adalah batas tipis antara sumbangan dan pungutan. Menurut Syahruddin, sumbangan murni didasarkan pada prinsip sukarela, tidak mengikat, serta tidak ditentukan jumlah nominal maupun batasan waktunya.

​”Dalam konteks sumbangan, ukurannya bukan mampu atau tidak mampu, melainkan mau atau tidak mau,” ujar Syahruddin.

​Herman Hamid turut mengamini kebingungan di lapangan ini. Menurutnya, batasan regulasi tersebut kerap membuat pihak sekolah berada di posisi yang dilematis.

​”Antara sumbangan dan pungutan itu beda tipis. Sumbangan dan pungutan, dan Ombudsman itu di perdebatkan,” timpal Herman.

​Politisi Demokrat itu menegaskan DPRD Kota Tarakan berkomitmen untuk mengawal persoalan ini hingga tuntas.

DPRD berharap Disdik dan Pemkot Tarakan segera merumuskan pedoman teknis atau regulasi yang tegas.

Langkah ini dinilai mendesak agar seluruh komite sekolah memiliki pemahaman seragam, terlindungi secara hukum, serta mampu menjaga psikologis anak-anak didik dari keluarga kurang mampu, sehingga dunia pendidikan di Tarakan berjalan transparan, akuntabel, dan bebas dari jeratan maladministrasi.(**)

Tags: Dinas PendidikanDisdikDPRDDPRD Kota TarakanEndah SarastiningsihHeadlineHerman HamidKomite SekolahOmbudsmanPungutanSumbangan

Berita Lainnya

Serap Aspirasi di Sebengkok Jeruju, Herman Hamid Salurkan Bantuan Perlengkapan Ibadah
Parlemen

Serap Aspirasi di Sebengkok Jeruju, Herman Hamid Salurkan Bantuan Perlengkapan Ibadah

5 November 2026 09:37
Ketua DPRD Tarakan Ajak PT Intracawood Cari Solusi Terbaik Tanpa Korbankan Pekerja
Parlemen

Keputusan RDP, DPRD Tarakan Desak PT Intracawood Lunasi Gaji Buruh

4 November 2026 19:03
Rahmat Suparman Serap Aspirasi Warga Pantai Amal, Tegaskan Komitmen Kawal Kebutuhan Dasar
Parlemen

Rahmat Suparman Serap Aspirasi Warga Pantai Amal, Tegaskan Komitmen Kawal Kebutuhan Dasar

4 November 2026 16:27
Diserbu Ratusan Warga Saat Reses, Rathna Serap Aspirasi Demi Kebijakan Pro-Rakyat
Parlemen

Diserbu Ratusan Warga Saat Reses, Rathna Serap Aspirasi Demi Kebijakan Pro-Rakyat

4 November 2026 16:10
Temui Ratusan Warga Tarakan, Muddain Bicara Kewenangan Anggaran Provinsi dan Kota
Parlemen

Temui Ratusan Warga Tarakan, Muddain Bicara Kewenangan Anggaran Provinsi dan Kota

4 November 2026 15:46
Program MBG, DPRD Tekankan Pentingnya Kualitas Makanan
Parlemen

DPRD Tarakan Genjot Pembahasan Ranperda P4GN, Target Sah Jadi Perda Tahun 2027

4 November 2026 13:42
Next Post

Tembus USD30 Per Ton, Karbon Mangrove Kaltara Simpan Potensi Besar 

Produksi Perikanan Kelompok Binaan M4CR Kaltara Melonjak Hingga 5 Kali Lipat

Geliatkan Ekonomi Pesisir Kaltara, Program M4CR Dorong Kemandirian Kelompok Usaha dan Petambak

Geliatkan Ekonomi Pesisir Kaltara, Program M4CR Dorong Kemandirian Kelompok Usaha dan Petambak

Discussion about this post

Ikuti Kami

Ikuti Kami
  • Gaji Dibayar Dicicil, Karyawan Intracawood Mengadu ke DPRD Tarakan

    Gaji Dibayar Dicicil, Karyawan Intracawood Mengadu ke DPRD Tarakan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Pascakebakaran Hutan di Tahura Bukit Soeharto, Otorita IKN dan Borneo Kind Tanam 1.000 Bibit Pohon

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Setiap Liter Berarti, Pertamina Patra Niaga Kalimantan Jaga Ketepatan Takaran BBM di SPBU

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • SKK Migas Gandeng Insan Pers Perkuat Kolaborasi Industri Hulu Migas

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Polemik Gaji Karyawan Dicicil, Manajemen PT Intracawood Beberkan Alasannya

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Fokus Borneo

Ikuti Kami

Rubrik

  • Advetorial
  • Daerah
  • Derap Nusantara
  • Ekonomi
  • Energi
  • Fokus
  • Hiburan
  • IKN
  • Kantah Kota Balikpapan
  • Kementrian ATR/BPN
  • KPH Tarakan
  • Kriminal
  • Kuliner
  • Nasional
  • Olah Raga
  • Opini
  • Otomotif
  • Parlemen
  • Pemkab Bulungan
  • Pemkab Malinau
  • Pemkab Nunukan
  • Pemkab Tana Tidung
  • Pemkot Balikpapan
  • Pemkot Tarakan
  • Pemprov Kaltara
  • Pendidikan
  • Politik
  • Sosial Budaya
  • TNI Polri
  • Travel
  • Video

Recent News

Geliatkan Ekonomi Pesisir Kaltara, Program M4CR Dorong Kemandirian Kelompok Usaha dan Petambak

Geliatkan Ekonomi Pesisir Kaltara, Program M4CR Dorong Kemandirian Kelompok Usaha dan Petambak

5 November 2026 15:16

Produksi Perikanan Kelompok Binaan M4CR Kaltara Melonjak Hingga 5 Kali Lipat

5 November 2026 15:10
  • About Us
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy

© 2025 PT KITA MEDIA GROUP

error: Content is protected !!
No Result
View All Result
  • Nasional
  • Advetorial
    • Pemprov Kaltara
    • Pemkot Tarakan
    • Pemkab Bulungan
    • Pemkab Nunukan
    • Pemkab Malinau
    • Pemkab Tana Tidung
    • Pemkot Balikpapan
    • Kementrian ATR/BPN
    • Kantah Kota Balikpapan
  • Daerah
  • TNI Polri
  • IKN
  • Kriminal
  • Politik
  • Parlemen
  • KPH Tarakan
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Olah Raga
  • Sosial Budaya
  • Travel
    • Kuliner
  • Energi
  • Hiburan
  • Opini

© 2025 PT KITA MEDIA GROUP