TARAKAN, Fokusborneo.com – Wakil Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Tarakan, Herman Hamid, membuktikan komitmennya dalam mengawal serta merelisasikan aspirasi masyarakat.
Salah satu usulan warga yang berhasil direalisasikan pada tahun anggaran 2026 ini adalah pengaspalan Jalan Pulau Nias di wilayah RT 11, Kelurahan Kampung Satu Murni.
Herman Hamid menyampaikan perbaikan jalan tersebut merupakan hasil penyerapan aspirasi saat kegiatan reses. Kondisi jalan yang sebelumnya berlubang dan rusak cukup membahayakan para pengguna jalan, sehingga perbaikan menjadi prioritas yang harus diperjuangkan.
”Alhamdulillah, aspirasi warga di RT 11 Jalan Pulau Nias, Kampung Satu, bisa kita kawal dan terealisasi melalui APBD murni tahun 2026 ini. Apalagi jalan ini menjadi salah satu jalan utama menuju rumah sakit dr. Jusuf SK,” ujar Herman Hamid saat dikonfirmasi, Kamis (13/8/26).
Ia menjelaskan, proyek pengaspalan jalan tersebut mencakup penanganan jalan sepanjang lebih dari 100 meter. Perbaikan ini diharapkan dapat memberikan kenyamanan serta keamanan bagi kelancaran mobilitas warga setempat.
Menurut Politisi Demokrat, wilayah RT 11 menjadi salah satu perhatiannya karena dukungan serta kepercayaan masyarakat yang cukup besar dalam pemilu lalu. Hal itu menjadi beban moral baginya untuk memperjuangkan kebutuhan warga di parlemen.
”RT 11 ini merupakan salah satu wilayah dengan kontribusi suara yang cukup bagus pada pemilihan lalu. Tentunya ini menjadi atensi dan beban moral bagi saya untuk memperjuangkan aspirasi mereka,” tegasnya.
Di tengah keterbatasan anggaran daerah saat ini, Herman mengimbau masyarakat untuk bersama-sama menjaga dan merawat fasilitas jalan yang telah dibangun agar memiliki daya tahan yang lama.
”Harapan saya masyarakat kompak menjaga jalanan yang sudah kita perjuangkan ini. Khususnya mengantisipasi genangan air agar aspalnya bisa bertahan lama,” harapnya.
Lebih lanjut, Herman Hamid juga menyampaikan pesan moral kepada masyarakat agar semakin bijak dan cerdas dalam menentukan wakil rakyat di masa mendatang, sehingga aspirasi dan kebutuhan pembangunan daerah dapat terus diperjuangkan secara nyata.
Selain di Kampung Satu, program pengaspalan jalan juga direncanakan akan menyasar wilayah lain, salah satunya di kawasan Sebengkok RT 13 dengan panjang penanganan yang serupa.(**)












Discussion about this post