• About Us
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
Fokus Borneo
Advertisement
  • Beranda
  • Nasional
  • Advetorial
    • Pemprov Kaltara
    • Pemkot Tarakan
    • Pemkab Bulungan
    • Pemkab Nunukan
    • Pemkab Malinau
    • Pemkab Tana Tidung
    • Pemkot Balikpapan
    • KPH Tarakan
    • Kementrian ATR/BPN
    • Kantah Kota Balikpapan
  • Daerah
  • TNI Polri
  • IKN
  • Kriminal
  • Politik
  • Parlemen
  • Rubrik
    • Ekonomi
    • Pendidikan
    • Olah Raga
    • Sosial Budaya
    • Hiburan
    • Energi
  • Opini
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Nasional
  • Advetorial
    • Pemprov Kaltara
    • Pemkot Tarakan
    • Pemkab Bulungan
    • Pemkab Nunukan
    • Pemkab Malinau
    • Pemkab Tana Tidung
    • Pemkot Balikpapan
    • KPH Tarakan
    • Kementrian ATR/BPN
    • Kantah Kota Balikpapan
  • Daerah
  • TNI Polri
  • IKN
  • Kriminal
  • Politik
  • Parlemen
  • Rubrik
    • Ekonomi
    • Pendidikan
    • Olah Raga
    • Sosial Budaya
    • Hiburan
    • Energi
  • Opini
No Result
View All Result
Fokus Borneo
No Result
View All Result
  • Nasional
  • Advetorial
  • Daerah
  • TNI Polri
  • IKN
  • Kriminal
  • Politik
  • Parlemen
  • KPH Tarakan
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Olah Raga
  • Sosial Budaya
  • Travel
  • Energi
  • Hiburan
  • Opini
Home Daerah

Buntut Kebijakan Gubernur, Pengerajin Batik Malinau Kebanjiran Order

by Redaksi
01/03/2021
in Daerah, Ekonomi
A A

Batik khas Malinau.Foto: Ist

MALINAU – Buntut kebijakan Gubernur baru provinsi Kalimantan Utara, Zainal Arifin Paliwang sejumlah pengerajin batik kebanjiran order kain batik.

Kebijakan tentang penggunaan baju batik khas Kaltara tersebut menjadi angin segar bagi pengerajin salah satunya di Kabupaten Malinau.

Baca Juga

Siapkan Layanan ESWL, Batu Ginjal Bisa Dipecah Tanpa Operasi di RSUD Jusuf SK Tarakan

Pemprov Ingatkan Warga Waspadai Karhutla di Tengah Cuaca Ekstrem

Pemkab Tana Tidung Kejar Pendirian IAIN di Wilayah Perbatasan

BPBD Perkuat Kesiapsiagaan Karhutla, Wilayah Rawan Mulai Dipetakan

Di tengah himpitan ekonomi akibat pandemi Covid-19, tentu kebijkan ini mendorong perekonomian masyarakat khususnya industri kecil batik lokal.

“Alhamdulilah, saat ini kita selalu memproduksi hingga 50 picis kain batik Malinau dan kita kebanjiran orderan sejak adanya kebijakan pak gubernur,” kata Sulowati, salah seorang pengrajin batik di Kabupaten Malinau.

Bahkan, pengrajin batik Kabupaten Malinau kewalahan menerima orderan batik dari ASN Pemprov Kaltara, belakangan ini. Meski merasa kewalahan dalam menerima permintaan pasar, namun Sulowati mengaku sangat berterima kasih dengan kebijakan yang dibuat oleh Gubernur Kaltara.

Sulowati merasa kebijakan gubernur, telah banyak membantu perekonomian para pengrajin batik, sekaligus mendongkrak pasar untuk batik daerah.

“Baru menjabat sudah sangat membantu pengusaha kecil. Tentunya kita sangat bersyukur karena hal ini dapat menyelamatkan ekonomi para pengrajin di tengah pandemik Covid-19,” imbuhnya.

Sedangkan untuk harga, Sulowati menjelaskan ada variasi harga untuk batik khas Malinau, tergantung dari jenis kain dan motif dari batik yang dipesan oleh konsumen.

“Kalau batik biasa dan kualitas biasa harganya di angka Rp 100 ribu hingga Rp 200 ribu. Tapi yang biasa standar dipesan konsumen itu batik tulis kita, harganya Rp 350 ribu hingga Rp750 ribu, mahal tapi sesuai kualitas dan batik tulis ini yang memang paling banyak dicari,” katanya.

Mengenai motif batik, kata pemilik toko batik di Malinau, Tri Listiawan motif batik Busak Uwe kini menjadi pamor setelah dikenakan oleh Gubernur dan Wakil Gubernur Kaltara, belum lama ini.

“Kalau di Malinau sebenarnya sudah familiar dengan motif batik ini, namun tidak dengan yang di luar Malinau. Justru saat memesan batik ini, mereka malah bilangnya, saya ingin pesan batik motif Gubernur dan Wagub,” imbuhnya.

Ia pun tak heran dengan terkenalnya motif batik Busak Uwe setelah dibranding Gubernur dan Wakil Gubernur Kaltara.
“Secara tidak langsung malah membuat gubernur dan wagub, sebagai brandnya. Namun tidak masalah, karena hal itu juga yang membuat batik-batik Malinau menjadi terpasarkan,” ujarnya.

Sejak adanya kebijakan penggunaan batik daerah, Tri mengaku kebanjiran orderan, hingga ke seluruh wilayah Kaltara.

“Dulu pasaran kita hanya sekitar wilayah Malinau saja. Tapi sekarang sudah menjangkau seluruh wilayah Kaltara, karena banyak dari Tarakan, Nunukan, Bulungan dan KTT yang memesan ke pengrajin kita,” tutupnya. (*)

Tags: Batik khas MalinauborneoFB FokusborneoGubernurKaltaraKearifan lokalKebijakanMalinauPemprov Kaltara

Berita Lainnya

Daerah

Siapkan Layanan ESWL, Batu Ginjal Bisa Dipecah Tanpa Operasi di RSUD Jusuf SK Tarakan

13 Agustus 2026 21:12
Daerah

Pemprov Ingatkan Warga Waspadai Karhutla di Tengah Cuaca Ekstrem

13 Agustus 2026 20:09
Pemkab Tana Tidung Kejar Pendirian IAIN di Wilayah Perbatasan
Daerah

Pemkab Tana Tidung Kejar Pendirian IAIN di Wilayah Perbatasan

13 Agustus 2026 19:50
Daerah

BPBD Perkuat Kesiapsiagaan Karhutla, Wilayah Rawan Mulai Dipetakan

13 Agustus 2026 19:09
Kapolda Kaltara Resmikan Jembatan Merah Putih Presisi di Tarakan
Daerah

Kapolda Kaltara Resmikan Jembatan Merah Putih Presisi di Tarakan

13 Agustus 2026 18:45
Daerah

Jembatan TNI Tuntas, 571 KK di Sajau Hilir Kini Tak Lagi Bergantung pada Perahu

13 Agustus 2026 18:40
Next Post

Presiden Jokowi Tinjau Vaksinasi Massal di Kota Yogyakarta

Tingkatkan Pelayanan, Polres Tarakan Canangkan Zona Integritas

Stimulus Listrik Maret Sudah Siap, Kini Bisa Dinikmati Lewat PLN Mobile

Stimulus Listrik Maret Sudah Siap, Kini Bisa Dinikmati Lewat PLN Mobile

Discussion about this post

Ikuti Kami

Ikuti Kami
  • Suryadi Sangkala Minta BPN Tak Persulit Pengajuan Hak Tanah Warga, Ini Penjelasan BPN

    Suryadi Sangkala Minta BPN Tak Persulit Pengajuan Hak Tanah Warga, Ini Penjelasan BPN

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Efisiensi APBD, Wali Kota Tarakan Rampingkan OPD dan Pangkas Jabatan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Desak Pengusutan Dugaan Penghinaan Pancasila, Ratusan Warga Datangi Polres Tarakan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • PT Medco E&P Tegaskan Komitmen Kepatuhan Hukum Soal Polemik Sertifikat Tanah Warga Mamburungan 

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Dari Medan Tugas ke Arena Kempo, Prajurit Yonif TP 922/Upun Taka Raih Lima Medali

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Fokus Borneo

Ikuti Kami

Rubrik

  • Advetorial
  • Daerah
  • Derap Nusantara
  • Ekonomi
  • Energi
  • Fokus
  • Hiburan
  • IKN
  • Kantah Kota Balikpapan
  • Kementrian ATR/BPN
  • KPH Tarakan
  • Kriminal
  • Kuliner
  • Nasional
  • Olah Raga
  • Opini
  • Otomotif
  • Parlemen
  • Pemkab Bulungan
  • Pemkab Malinau
  • Pemkab Nunukan
  • Pemkab Tana Tidung
  • Pemkot Balikpapan
  • Pemkot Tarakan
  • Pemprov Kaltara
  • Pendidikan
  • Politik
  • Sosial Budaya
  • TNI Polri
  • Travel
  • Video

Recent News

Siapkan Layanan ESWL, Batu Ginjal Bisa Dipecah Tanpa Operasi di RSUD Jusuf SK Tarakan

13 Agustus 2026 21:12

Pemprov Ingatkan Warga Waspadai Karhutla di Tengah Cuaca Ekstrem

13 Agustus 2026 20:09
  • About Us
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy

© 2025 PT KITA MEDIA GROUP

error: Content is protected !!
No Result
View All Result
  • Nasional
  • Advetorial
    • Pemprov Kaltara
    • Pemkot Tarakan
    • Pemkab Bulungan
    • Pemkab Nunukan
    • Pemkab Malinau
    • Pemkab Tana Tidung
    • Pemkot Balikpapan
    • Kementrian ATR/BPN
    • Kantah Kota Balikpapan
  • Daerah
  • TNI Polri
  • IKN
  • Kriminal
  • Politik
  • Parlemen
  • KPH Tarakan
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Olah Raga
  • Sosial Budaya
  • Travel
    • Kuliner
  • Energi
  • Hiburan
  • Opini

© 2025 PT KITA MEDIA GROUP