TARAKAN – Sinergitas bersama instansi dan stakholder terkait di wilayah Provinsi Kalimantan Utara, Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea dan Cukai Tipe Madya Pabean B Tarakan berhasil menggagalkan penyelundukan narkoba sebanyak 9 kali sejak Januari sampai November 2021.
Kepala KPPBC TMP B Tarakan, Minhajuddin Nafsah mengatakan bahwa wilayah Kaltara sangat berpotensi sebagai titik masuk barang berbahaya salah satunya narkoba tidak hanya melalui laut, udara maupun darat.
“Maka kita perlu saling dukung mendukung, seperti yang kita musnahkan tadi kejadianya di pelabuhan laut dan menurut kami perlu sinergitas,” terang Minhajuddin Nafsah usai pemunsahan barang bukti sabu hampir 2 Kilogram, Kamis (11/11/2021).
Tidak hanya sinegeri bersama instasi dan stakholder terkait namun juga masyarakat, tujuanya tidak lain bagaimana menjaga masa depan generasi bangsa Indonesia dari ancaman bahaya narkoba.
“Sepanjang 2021 teman-teman dari bagian pendidikan dan penyidikan bea cukai Tarakan sudah 9 kali menggagalkan sabu dan obat-obatan varian serupa total 75.134 gram (75 Kg) dengan nlai Rp 113.438.318.000,” ungkapnya.
Minhajuddin Nafsah menegaskan, Bea Cukai Tarakan tidak pernah berhenti sejak Januari sampai saat ini dan terus berupaya menjaga Tarakan. Meski dengan keterbatasan pihaknya bersyukur sudah 9 kali sepanjang 2021.
Lebih lanjut, Ia menambahkan total pegawai Bea Cukai Tarakan saat ini sekitar 70 orang dan siap bergerak langsung melakukan pengawasan penindakan di lapangan. (wic/iik)














Discussion about this post