• About Us
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
Fokus Borneo
Advertisement
  • Beranda
  • Nasional
  • Advetorial
    • Pemprov Kaltara
    • Pemkot Tarakan
    • Pemkab Bulungan
    • Pemkab Nunukan
    • Pemkab Malinau
    • Pemkab Tana Tidung
    • Pemkot Balikpapan
    • KPH Tarakan
    • Kementrian ATR/BPN
    • Kantah Kota Balikpapan
  • Daerah
  • TNI Polri
  • IKN
  • Kriminal
  • Politik
  • Parlemen
  • Rubrik
    • Ekonomi
    • Pendidikan
    • Olah Raga
    • Sosial Budaya
    • Hiburan
    • Energi
  • Opini
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Nasional
  • Advetorial
    • Pemprov Kaltara
    • Pemkot Tarakan
    • Pemkab Bulungan
    • Pemkab Nunukan
    • Pemkab Malinau
    • Pemkab Tana Tidung
    • Pemkot Balikpapan
    • KPH Tarakan
    • Kementrian ATR/BPN
    • Kantah Kota Balikpapan
  • Daerah
  • TNI Polri
  • IKN
  • Kriminal
  • Politik
  • Parlemen
  • Rubrik
    • Ekonomi
    • Pendidikan
    • Olah Raga
    • Sosial Budaya
    • Hiburan
    • Energi
  • Opini
No Result
View All Result
Fokus Borneo
No Result
View All Result
  • Nasional
  • Advetorial
  • Daerah
  • TNI Polri
  • IKN
  • Kriminal
  • Politik
  • Parlemen
  • KPH Tarakan
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Olah Raga
  • Sosial Budaya
  • Travel
  • Energi
  • Hiburan
  • Opini
Home Daerah

Praperadilan AMI Dinyatakan Gugur, Muhklis Ramlan Akan Lakukan Upaya Hukum Selanjutnya

by Redaksi
23/05/2023
in Daerah, Kriminal
A A

Mukhlis Ramlan

TARAKAN – Sidang praperadilan perkara dugaan kayu ilegal dinyatakan gugur oleh hakim tunggal praperadilan Agus Purwanto pada sidang putusan praperadilan di Pengadilan Negeri Tarakan, Senin (22/5/2023).

Sidang putusan praperadilan yang berlangsung sekitar pukul 15.00 Wita tersebut, hakim tunggal menggugurkan gugatan pemohon yakni terdakwa AMI dengan termohon Dir Polairud Polda Kaltara.

Baca Juga

Pos Aji Kuning Amankan 1.500 Bungkus Rokok Diduga Ilegal di Perbatasan

Gubernur Bawa Aspirasi DOB Kaltara ke Forum Nasional

Gubernur Harap Program SKALA Dilanjutkan di Kaltara

Tingkatkan Kualitas Layanan Publik, Kecamatan Tarakan Utara Gelar Forum Konsultasi Publik Legalisasi TUKS

Dengan adanya putusan hakim tersebut, kuasa hukum pemohon Mukhlis Ramlan mengatakan dalam seminggu terakhir pihaknya secara marathon menghadirkan saksi fakta dan saksi ahli dalam perkara praperadilan ini.

Lebih lanjut, Mukhlis Ramlan menegaskan bahwa dalam fakta persidangan saksi ahli, maupun saksi fakta dan berbagai pembuktian menyatakan bahwa penetapan tersangka tanpa didahului pemeriksaan sebagai saksi atau terlapor melanggar hukum acara pidana.

“Pada amar putusan hakim dan telah diketahui dalam fakta – fakta persidangan praperadilan selama 7 hari pihak pemohon merasa dalam amar putusan hakim tidak didasarkan pada Keputusan Mahkamah Konstitusi Nomor 102 /PUU-XIII/2015 tentang gugurnya praperadilan melainkan berdasarkan pada SEMA,” jelas Muhklis Ramlan.

Dalam PMK 102/PUU-XIII/201S menyatakan gugurnya praperadilan pada saat dimulainya sidang pertama pada pokok perkara (Persidangan dimulai pertama kali sesuai jadwal Kamis, tanggal 25 Mei 2023) sehingga putusan praperadilan tanggal 22 Mei 2023 adalah sah karena masih dalam batas waktu yang ditentukan.

Bahwa hakim menggugurkan praperadilan 4/AKTA.PID.PRA/2021/TAR berdasarkan SEMA yang menyatakan gugurnya praperadilan pada saat masuknya teregistrasi di Pengadilan Negeri Tarakan, seharusnya tunduk pada putusan Mahkamah Konstitusi (MK).

Mukhlis membeberkan bahwa kalau hakim menggugurkan praperadilan berdasarkan SEMA mengapa tidak dari awal sejak teregistrasinya perkara tertanggal 16 Mei 2023 seharusnya sudah digugurkan, tetapi majelis hakim terus melanjutkan persidangan selama 7 hari dengan meminta para pihak untuk menyiapkan pembuktian persidangan baik saksi ahli, saksi fakta, serta pembuktian lainnya, dan beberapa kali dalam persidangan kuasa pemohon menyampaikan apakah persidangan sesuai dengan Peraturan Mahkamah Konstitusi? Aau ada pendapat lain dan selalu majelis tunggal Agus Purwanto “Kita lanjutkan terus dan diputuskan sampai 7 hari” yang bermakna bahwa tetap berpedoman pada Keputusan Mahkamah Konstitusi 102/PUU-XIII/2015, jika dia mengacu pada putusan SEMA seharusnya sudah gugur pada saat teregistrasi pokok perkara di Pengadilan Negeri Tarakan pada tanggal 16 Mei 2023/jadi proses persidangan menggunakan PMK namun dasar putusan menggunakan SEMA, sehingga hakim tunggal
praperadilan memberikan putusan yang tidak berkualitas dan tidak mencerminkan rasa keadilan.

“Bahwa Seharusnya Hakim tunggal memberikan putusan yang berkualitas yang mencerminkan rasa keadilan sehingga putusan praperadilan nomor 4/AKTA.PID.PRA/2023/TAR harusnya di putus dikabulkan ataupun di tolak karena telah melalui proses tahapan pembacaan permohonan, Eksepsi (Jawaban Termohon), Replik, Duplik, pembuktian ahli dan saksi serta kesimpulan bukan menggugurkan praperadilan,” bebernya.

Sekali lagi atas dasar tersebut, Muhklis menegaskan bahwa menggugurkan praperadilan berdasarkan SEMA yang menyatakan gugurnya praperadilan pada saat masuknya teregistrasi di Pengadilan Negeri Tarakan seharusnya tunduk pada putusan MK.

“Kalau hakim menggugurkan Praperadilan berdasarkan SEMA mengapa tidak dari awal sejak teregistrasinya Perkara tertanggal 16 Mei 2023 seharusnya sudah digugurkan, tetapi Majelis hakim terus melanjutkan persidangan selama 7 hari dengan meminta para pihak untuk menyiapkan pembuktian persidangan baik saksi ahli, saksi fakta, serta pembuktian lainnya,” tegasnya.

Mukhlis Ramlan mengatakan, sejak awal pihaknya sudah menyampaikan bahwa penetapan tersangka kliennya sangat cepat dari tahap 2, P21 hingga dilimpahkan ke PN.

Pihaknya juga telah menyampaikan berbagai fakta di lapangan hingga kondisi kliennya AMI yang sakit dan itu sah secara hukum.

“Tapi apapun kita hormati (putusan) hakim tunggal tadi kita masuk pada pokok perkara di sidang PN nanti hari Kamis kita mulai, dan kita pantau terus apa yang terjadi .
Karena nanti ada putusan sela, kita lakukan eksepsi karena kita yang didakwa jadi kita eksepsi kita lakukan pembelaan,” sambungnya.

Mudah – mudahan dalam putusan sela tidak masuk pokok perkara, dan pihaknya akan mengulangi lagi apa yang ditetapkan tersangka tidak sah.

Sementara itu, Abdul Rahman Thalib selaku juru bicara PN Tarakan perkara praperadilan mengatakan bahwa informasi dari hakim mengatakan bahwa perkara ini diterima di PN Tarakan dua Minggu yang lalu, namun si pemohon tidak hadir.

Karena ini praperadilan maka mengacu pada hukum acara perdata, sehingga jika salah satu pihak tidak hadir pada hukum acara perdata sidang perdata atau sidang pertama maka kewajiban PN untuk memanggil sekali lagi pihak yang tidak hadir dalam hal ini termohon.

Baca Juga : Puluhan Massa Geruduk Mapolres Tarakan, Suarakan Keadilan 

“Setelah ditunda dan dilakukan pemanggilan kedua atau sidang berikutnya termohon hadir, perkara akhirnya diperiksa kemudian disitulah dibaca permohonan praperadilan. Sebagaimana ketentuan KUHP Praperadilan dihitung 7 hari sejak dibacakan permohonan,” jelasnya.

Lebih lanjut, Ia menjelaskan setelah acara pembuktian 3 sampai 4 permohonan dibacakan disitu ada pembuktian para pihak, “Ternyata pada saat pembuktian informasi dari Hakim yang saya terima termohon mengajukan bukti menyatakan perkara pokok sudah diperiksa atau dilimpahkan di PN Tarakan. Dalam ketentuan KUHP praperadilan dinyatakan bahwa apabila praperadilan sudah mulai diperiksa pokok perkara di PN maka secara serta merta perkara sidang praperadilan gugur,” jelasnya.

Praperadilan dilakukan oleh tersangka, sedangkan setelah tersangka masuk atau teregistrasi di PN istilah tersangka menjadi terdakwa dan tidak ada istilah praperadilan untuk terdakwa dan ini diperkuat oleh Surat Edaran (SE) MA yang salah satu bunyinya apabila perkara sudah dilimpahkan dan diregister di PN maka sejak saat itu perkara Praperadilan tidak bisa diperiksa untuk selanjutnya dan harus dinyatakan gugur.

“Perkara ini sudah ada bukti, hakim bersangkutan dan kroscek di sistem kami dan ternyata benar akan ada sidang pokok perkara pada Kamis ini. Praperadilan untuk penyidikan dan penuntutan bukan untuk tingkat pemeriksaan di PN,” pungkasnya. (**)

Tags: FbFokusborneoHeadlineKaltaraTarakan

Berita Lainnya

Kriminal

Pos Aji Kuning Amankan 1.500 Bungkus Rokok Diduga Ilegal di Perbatasan

29 September 2026 22:01
Daerah

Gubernur Bawa Aspirasi DOB Kaltara ke Forum Nasional

29 September 2026 21:16
Daerah

Gubernur Harap Program SKALA Dilanjutkan di Kaltara

29 September 2026 20:09
Tingkatkan Kualitas Layanan Publik, Kecamatan Tarakan Utara Gelar Forum Konsultasi Publik Legalisasi TUKS
Daerah

Tingkatkan Kualitas Layanan Publik, Kecamatan Tarakan Utara Gelar Forum Konsultasi Publik Legalisasi TUKS

29 September 2026 16:18
Daerah

Pertamina Patra Niaga Regional Kalimantan Hadirkan Layanan Kesehatan bagi 100 Ibu Hamil di Tarakan

29 September 2026 11:40
Tampil Anggun Berbusana Adat Tidung, 29 Ketua RT Selumit Pantai Resmi Dikukuhkan
Daerah

Tampil Anggun Berbusana Adat Tidung, 29 Ketua RT Selumit Pantai Resmi Dikukuhkan

29 September 2026 11:15
Next Post

Reses di Tanjung Palas, Warga Usulkan Pembangunan Replika Kapal Warmond ke Ketua DPRD Kaltara

Jaga Ekosistem Mangrove Kaltara Dengan Teknologi Digital

Dekranasda Tana Tidung Gencar Promosikan Produk Tana Tidung Hingga Kancah Nasional

Discussion about this post

Ikuti Kami

Ikuti Kami
  • Tim Gabungan Tertibkan Bangunan Liar di Kawasan Konservasi Tahura Bukit Soeharto

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Pemkot Tarakan Akan Menanggung 6.071 Warga Terdampak Penonaktifan BPJS Pemprov Kaltara

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Gunadarma Jadi Universitas Pertama di IKN, 48 Mahasiswa Kini Mulai Perkuliahan di Nusantara

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Tampil Anggun Berbusana Adat Tidung, 29 Ketua RT Selumit Pantai Resmi Dikukuhkan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Tunggakan Iuran BPJS Kesehatan di Kaltara Tembus Rp 82 Miliar, Tarakan Menyumbang Angka Terbesar

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Fokus Borneo

Ikuti Kami

Rubrik

  • Advetorial
  • Daerah
  • Derap Nusantara
  • Ekonomi
  • Energi
  • Fokus
  • Hiburan
  • IKN
  • Kantah Kota Balikpapan
  • Kementrian ATR/BPN
  • KPH Tarakan
  • Kriminal
  • Kuliner
  • Nasional
  • Olah Raga
  • Opini
  • Otomotif
  • Parlemen
  • Pemkab Bulungan
  • Pemkab Malinau
  • Pemkab Nunukan
  • Pemkab Tana Tidung
  • Pemkot Balikpapan
  • Pemkot Tarakan
  • Pemprov Kaltara
  • Pendidikan
  • Politik
  • Sosial Budaya
  • TNI Polri
  • Travel
  • Video

Recent News

Pos Aji Kuning Amankan 1.500 Bungkus Rokok Diduga Ilegal di Perbatasan

29 September 2026 22:01

Sekjen ATR/BPN Tekankan Penyusunan Anggaran 2027 Harus Terukur dan Berdampak bagi Masyarakat

29 September 2026 21:20
  • About Us
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy

© 2025 PT KITA MEDIA GROUP

error: Content is protected !!
No Result
View All Result
  • Nasional
  • Advetorial
    • Pemprov Kaltara
    • Pemkot Tarakan
    • Pemkab Bulungan
    • Pemkab Nunukan
    • Pemkab Malinau
    • Pemkab Tana Tidung
    • Pemkot Balikpapan
    • Kementrian ATR/BPN
    • Kantah Kota Balikpapan
  • Daerah
  • TNI Polri
  • IKN
  • Kriminal
  • Politik
  • Parlemen
  • KPH Tarakan
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Olah Raga
  • Sosial Budaya
  • Travel
    • Kuliner
  • Energi
  • Hiburan
  • Opini

© 2025 PT KITA MEDIA GROUP