• About Us
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
Fokus Borneo
Advertisement
  • Beranda
  • Nasional
  • Advetorial
    • Pemprov Kaltara
    • Pemkot Tarakan
    • Pemkab Bulungan
    • Pemkab Nunukan
    • Pemkab Malinau
    • Pemkab Tana Tidung
    • Pemkot Balikpapan
    • KPH Tarakan
    • Kementrian ATR/BPN
    • Kantah Kota Balikpapan
  • Daerah
  • TNI Polri
  • IKN
  • Kriminal
  • Politik
    • Parlemen
  • Rubrik
    • Ekonomi
    • Pendidikan
    • Olah Raga
    • Sosial Budaya
    • Hiburan
    • Energi
  • Opini
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Nasional
  • Advetorial
    • Pemprov Kaltara
    • Pemkot Tarakan
    • Pemkab Bulungan
    • Pemkab Nunukan
    • Pemkab Malinau
    • Pemkab Tana Tidung
    • Pemkot Balikpapan
    • KPH Tarakan
    • Kementrian ATR/BPN
    • Kantah Kota Balikpapan
  • Daerah
  • TNI Polri
  • IKN
  • Kriminal
  • Politik
    • Parlemen
  • Rubrik
    • Ekonomi
    • Pendidikan
    • Olah Raga
    • Sosial Budaya
    • Hiburan
    • Energi
  • Opini
No Result
View All Result
Fokus Borneo
No Result
View All Result
  • Nasional
  • Advetorial
  • Daerah
  • TNI Polri
  • IKN
  • Kriminal
  • Politik
  • KPH Tarakan
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Olah Raga
  • Sosial Budaya
  • Travel
  • Energi
  • Hiburan
  • Opini
Home Opini

AJUNG BERAMBANG

by Redaksi
19 Agustus 2024 15:49
in Opini
A A

Irdiansyah Sekretaris Diknas KTT

Kerajaan kerajaan Benayuk dulu konon sangat indah aman dan tentram bahkan konon katanya tidak ada yang meninggal di masyarakatnya, maka suatu saat kerajaan benayuk takabur karena kemasyuhranya mereka melakukan ritual pernikahan dengan ikan pesut
maka terjadilah gasab, gasab adalah hujan yang sangat lebat dan petir mengelegar sehingga terjadi tragedi runtuhnya wilayah Benayuk di Menjulutung.

Sebagian besar masyarakat ada yang hilang tenggelam dan sebagian masih ada yang hidup, yang hidup ini membuat mirip
seperti perahu yang dijadikan satu mirip perahu besar disebut Ajung Berambang.

Baca Juga

BI Tahan Bunga Acuan

MBG: Investasi Besar, Perlu Desain Cermat

Dengan QRIS Jualan Makin Sat-Set, Rezeki Makin Tak Seret!

Wujudkan Pendidikan Teologi Berintegritas

Ajung berambang adalah tiga perahu dijadikan satu dalam satu kekuatan bersatu untuk
mempertahankan hidup satu nasib satu sepenanggungan bagi yang bertahan hidup dari suku Tidung pada saat itu terjadilah migrasi suku Tidung secara besar besaran dari kerajaan Manjelutung ada yang ke Tarakan dan ada yang ke Salimbatu Tanjung Selor dan ada juga yang ke Duri sesayap bahkan ada yang sampai ke Tawau Malaysia.

Ajung Berambang secara epistemologi berasal kata dari dua suku kata Bahasa tidung yaitu Ajung dan Berambang, Ajung adalah perahu besar dan Berambang adalah pengikat pemersatu satu kesatuan. Filosofi
persatuan dimaksud adalah perahu tiga buah dijadikan satu untuk kekuatan mempertahan
hidup untuk berpindah mempertahankan hidup.

Bagi suku Tidung yang migrasi ke Tarakan
disebut Padaw Tuju Dulung yang migrasi ke Tanjung Selor disebut dengan Biiduk Bebandung, sedangkan yang migrasi ke duri di Tideng Pale menyebutnya dengan Ajung Berambang.
(Pendapat Aspar Rasyid ).

Kebiasaan masyarakat suku Tidung jika melaksanakan hajat besar seperti acara
pernikahan acara tasmiyah atau acara lain selalu mengundang sanak saudara
yang jauh dari Tarakan, Tanjung Selor dan Malinau, mereka selalu menggunakan sarana perahu yang besar untuk berangkat ke tujuan dengan membawa keluarga yang cukup banyak dan disertakan dengan membawa hasil pertanian atau bahan pokok kebutuhan acara tersebut perahu besar tersebut di gandengkan atau dipersatukan untuk membawa orang dengan jumlah yang banyak dan mengangkut bahan makanan untuk acara tersebut.

Perahu tiga haluan atau padaw talu dulung disebut ajung berambang (Pendapat Abu Bekar ) Ajung berambang diberangkatkan setiap acara IRAU Kabupaten Tana Tidung dalam rangka memperingati hari bersejarah kerjaan benayuk di Tana Tidung yang indah damai dan tentram dan bahagia penduduknya.

(Tulisan ini diambil dari berbagai sumber budayawan pemerhati Sejarah Tidung tujuanya
agar mudah dipahami dimengerti dengan tata bahasa yang sederhana).

Ajung adalah perahu besar, Berambang adalah pengikat pemersatu atau tiga dijadikan satu kesatuan.

Padaw Tuju Dulung adakah Perahu tujuh haluan Kota Tarakan.

Biduk bebandung adalah perahu tiga haluan Kabupaten Bulungan.

Gasab adalah Musibah

Ikan Pesut adalah hewan bernama latin Orcaella brevirostris sejeins lumba luma.

Padaw adalah Perahu

Benayuk adalah kerajaan Tidung di Manjelutung.

Takabur adalah membangakan dirinya,sukunya

Ritual adalah upacara

Migrasi adalah perpindahan penduduk dengan tujuan untuk menetap dari suatu
tempat ke tempat lain melewati batas administratif.(*)

Ditulis Oleh: Irdiansyah, S.Sos.,MM

Tags: Adat Ajung BerambangHealdineOpini

Berita Lainnya

BI Tahan Bunga Acuan
Ekonomi

BI Tahan Bunga Acuan

23 Februari 2026 17:19
Opini

MBG: Investasi Besar, Perlu Desain Cermat

14 Februari 2026 09:35
Dengan QRIS Jualan Makin Sat-Set, Rezeki Makin Tak Seret!
Ekonomi

Dengan QRIS Jualan Makin Sat-Set, Rezeki Makin Tak Seret!

27 Januari 2026 22:53
Wujudkan Pendidikan Teologi Berintegritas
Opini

Wujudkan Pendidikan Teologi Berintegritas

22 Januari 2026 05:50
QRIS: Meningkatkan Efisiensi dan Keamanan Transaksi di Pelabuhan Speed Boat
Ekonomi

QRIS: Meningkatkan Efisiensi dan Keamanan Transaksi di Pelabuhan Speed Boat

21 Januari 2026 20:26
Begini Cara Thailand Memajukan UMKM dan Memuliakan PKL
Ekonomi

Begini Cara Thailand Memajukan UMKM dan Memuliakan PKL

11 Januari 2026 19:22
Next Post
NasDem Resmi Usung Ibrahim Ali-Sabri di Pilkada KTT

NasDem Resmi Usung Ibrahim Ali-Sabri di Pilkada KTT

Pendaftaran Pilkada Dilaksanakan 27-29 Agustus, Ini Pesan KPU Tarakan buat Paslon

Pendaftaran Pilkada Dilaksanakan 27-29 Agustus, Ini Pesan KPU Tarakan buat Paslon

DPKP Kaltara Laksanakan GPM di PLBN Sei Nyamuk Sebatik

Discussion about this post

Ikuti Kami

Ikuti Kami
  • Vamelia Ibrahim Sukses Pertahankan Riset Aplikasi BUSAK PAUD, Perkuat Pemantauan Literasi Anak Secara Terukur

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Akses Putus Total, Polresta Bulungan Arahkan Jalur Alternatif

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Praktisi Hukum: Lamanya Plt di Kaltara karena Proses Birokrasi dan Regulasi yang Ketat

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bertemu Menteri PKP, Gubernur Kaltara Berhasil Perjuangkan 2.000 Unit Rumah Subsidi untuk Warga

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Produktivitas Tambak Menurun, Muddain Usulkan Ada Reklamasi Lahan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Fokus Borneo

Ikuti Kami

Rubrik

  • Advetorial
  • Daerah
  • Derap Nusantara
  • Ekonomi
  • Energi
  • Fokus
  • Hiburan
  • IKN
  • Kantah Kota Balikpapan
  • Kementrian ATR/BPN
  • KPH Tarakan
  • Kriminal
  • Kuliner
  • Nasional
  • Olah Raga
  • Opini
  • Otomotif
  • Parlemen
  • Pemkab Bulungan
  • Pemkab Malinau
  • Pemkab Nunukan
  • Pemkab Tana Tidung
  • Pemkot Balikpapan
  • Pemkot Tarakan
  • Pemprov Kaltara
  • Pendidikan
  • Politik
  • Sosial Budaya
  • TNI Polri
  • Travel
  • Video

Recent News

IKN Perkuat Kepastian Investasi, Hadirkan Aturan Lahan dan Insentif Fiskal yang Lebih Transparan dan Kompetitif

28 Februari 2026 20:59

Sambut HUT ke-29, Pertamina Patra Niaga Regional Kalimantan Berbagi Kebahagiaan dengan Masyarakat

28 Februari 2026 20:45
  • About Us
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy

© 2025 PT KITA MEDIA GROUP

error: Content is protected !!
No Result
View All Result
  • Nasional
  • Advetorial
    • Pemprov Kaltara
    • Pemkot Tarakan
    • Pemkab Bulungan
    • Pemkab Nunukan
    • Pemkab Malinau
    • Pemkab Tana Tidung
    • Pemkot Balikpapan
    • Kementrian ATR/BPN
    • Kantah Kota Balikpapan
  • Daerah
  • TNI Polri
  • IKN
  • Kriminal
  • Politik
    • Parlemen
  • KPH Tarakan
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Olah Raga
  • Sosial Budaya
  • Travel
    • Kuliner
  • Energi
  • Hiburan
  • Opini

© 2025 PT KITA MEDIA GROUP