• About Us
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
Fokus Borneo
Advertisement
  • Beranda
  • Nasional
  • Advetorial
    • Pemprov Kaltara
    • Pemkot Tarakan
    • Pemkab Bulungan
    • Pemkab Nunukan
    • Pemkab Malinau
    • Pemkab Tana Tidung
    • Pemkot Balikpapan
    • KPH Tarakan
    • Kementrian ATR/BPN
    • Kantah Kota Balikpapan
  • Daerah
  • TNI Polri
  • IKN
  • Kriminal
  • Politik
  • Parlemen
  • Rubrik
    • Ekonomi
    • Pendidikan
    • Olah Raga
    • Sosial Budaya
    • Hiburan
    • Energi
  • Opini
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Nasional
  • Advetorial
    • Pemprov Kaltara
    • Pemkot Tarakan
    • Pemkab Bulungan
    • Pemkab Nunukan
    • Pemkab Malinau
    • Pemkab Tana Tidung
    • Pemkot Balikpapan
    • KPH Tarakan
    • Kementrian ATR/BPN
    • Kantah Kota Balikpapan
  • Daerah
  • TNI Polri
  • IKN
  • Kriminal
  • Politik
  • Parlemen
  • Rubrik
    • Ekonomi
    • Pendidikan
    • Olah Raga
    • Sosial Budaya
    • Hiburan
    • Energi
  • Opini
No Result
View All Result
Fokus Borneo
No Result
View All Result
  • Nasional
  • Advetorial
  • Daerah
  • TNI Polri
  • IKN
  • Kriminal
  • Politik
  • Parlemen
  • KPH Tarakan
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Olah Raga
  • Sosial Budaya
  • Travel
  • Energi
  • Hiburan
  • Opini
Home Politik

Antisipasi Kerawanan Pencoblosan, Bawaslu Kaltara Petakan 23 Indikator Potensi TPS Rawan

by Redaksi
21 November 2024 12:22
in Politik
A A
Antisipasi Kerawanan Pencoblosan, Bawaslu Kaltara Petakan 23 Indikator Potensi TPS Rawan

Ketua Bawaslu Provinsi Kaltara Rustam Akif. Foto : Ist

TANJUNG SELOR – Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Provinsi Kalimantan Utara (Kaltara) petakan potensi Tempat Pemungutan Suara (TPS) rawan pada hari pemungutan suara pemilihan 2024.

Hasilnya, terdapat 7 indikator TPS rawan yang paling banyak terjadi, 9 indikator yang banyak terjadi, dan 7 indikator yang tidak banyak terjadi. Hal itu tetap perlu diantisipasi.

Baca Juga

Peternak Lokal Terancam, DPRD Tarakan Desak Pintu Distribusi Sapi Segera Difilter

Pansus LKPj DPRD Tarakan Sesalkan Anggaran Pelatihan BLK Minim, Hanya 16 Orang Setahun

Perkuat Wawasan Kebangsaan, Ketua DPRD Kaltara Achmad Djufrie Ikuti Retret Lemhannas RI

Masukan Pansus LKPj DPRD Tarakan, Sarana Satpol PP dan PMK Butuh Peremajaan Total

“Pemetaan kerawanan tersebut dilakukan terhadap 8 variabel dan 28 indikator, diambil dari sedikitnya 482 kelurahan/desa dan 55 Kecamatan di Kabupaten/kota yang melaporkan kerawanan TPS di wilayahnya,” kata Ketua Bawaslu Provinsi Kaltara Rustam Akif melalui keterangan press rilisnya, Rabu (20/11/24).

Pengambilan data TPS rawan, dilakukan selama 6 hari pada tanggal 10-15 November 2024.
Variabel dan indikator potensi TPS rawan adalah sebagai berikut :
*Pertama, penggunaan hak pilih (DPT yang tidak memenuhi syarat, DPTb, potensi DPK, Penyelenggara Pemilihan di luar domisili, pemilih disabilitas terdatra di DPT, Riwayat sistem noken tidak sesuai ketentuan, dan/atau Riwayat PSU/PSSU).
*Kedua, keamanan (riwayat kekerasan, intimidasi dan/atau penolakan penyelengaraan pemungutan suara).
*Ketiga, politik uang.
*Keempat, politsasi SARA.
*Kelima, netralitas (penyelenggara Pemilihan, ASN, TNI/Polri, Kepala Desa dan/atau Perangkat Desa).
*Keenam, logistik (riwayat kerusakan, kekurangan/kelebihan, dan/atau keterlambatan).
*Ketujuh, lokasi TPS (sulit dijangkau, rawan konflik, rawan bencana, dekat dengan lembaga pendidikan/pabrik/pertambangan, dekat dengan rumah Paslon/posko tim kampanye, dan/atau lokasi khusus).
*Kedelapan, jaringan listrik dan internet.

Hasilnya sebagai berikut 7 indikator potensi TPS rawan yang paling banyak terjadi :
1). 361 TPS yang terdapat Pemilih Pindahan (DPTb)
2). 330 TPS yang terdapat pemilih disabilitas yang terdaftar di DPT
3). 216 TPS yang terdapat kendala jaringan internet di lokasi TPS
4). 203 TPS yang terdapat KPPS yang merupakan pemilih di luar domisili TPS
tempatnya bertugas
5). 202 TPS yang terdapat pemilih DPT yang sudah Tidak Memenuhi Syarat (Meninggal
Dunia, Alih Status menjadi TNI/Polri)
6). 136 TPS yang terdapat potensi pemilih Memenuhi Syarat namun tidak terdaftar di
DPT (Potensi DPK)
7). 124 TPS yang terdapat kendala aliran listrik di lokasi TPS.

Sedangkan 9 indikator potensi TPS rawan yang banyak terjadi :
1). 62 TPS sulit dijangkau (geografis dan cuaca).
2). 52 TPS yang terdapat riwayat Pemungutan Suara Ulang (PSU) dan/atau
Penghitungan SUrat Suara Ulang (PSSU)
3). 22 TPS yang didirikan di wilayah rawan bencana (contoh: banjir, tanah longsor,
gempa, dll).
4). 21 TPS yang berada di dekat rumah pasangan calon dan/atau posko tim kampanye pasangan calon.
5). 20 TPS yang memiliki riwayat logistik pemungutan dan penghitungan suara
mengalami kerusakan di TPS pada saat pemilu.
6). 17 TPS yang memiliki riwayat keterlambatan pendistribusian logistik pemungutan dan penghitungan suara di TPS (maksimal H-1) pada saat pemilu.
7). 14 TPS yang memiliki riwayat kekurangan atau kelebihan dan bahkan tidak tersedia logistik pemungutan dan penghitungan suara pada saat pemilu.
8). 11 TPS di dekat wilayah kerja (pertambangan, pabrik).
9). 10 TPS yang memiliki riwayat terjadi intimidasi kepada penyelenggara pemilihan.

Sementara, 7 indikator potensi TPS rawan yang tidak banyak terjadi namun tetap perlu diantisipasi :
1). 9 TPS dekat lembaga pendidikan yang siswanya berpotensi memiliki hak pilih.
2). 9 TPS yang memiliki riwayat terjadi kekerasan di TPS.
3). 9 TPS yang didirikan di wilayah rawan konflik.
4). 6 TPS yang terdapat riwayat praktik pemberian uang atau materi lainnya yang tidak sesuai ketentuan pada masa kampanye di sekitar lokasi TPS.
5). 5 TPS di Lokasi Khusus.
6). 1 TPS yang terdapat riwayat praktik menghina/menghasut diantara pemilih terkait isu agama, suku, ras, dan golongan di sekitar lokasi TPS.
7). 1 TPS yang terdapat Petugas KPPS berkampanye untuk pasangan calon.

“Pemetaan TPS rawan ini menjadi bahan bagi Bawaslu, KPU, Pasangan Calon, pemerintah, aparat penegak hukum, pemantau Pemilihan, media dan seluruh masyarakat di seluruh tingkatan untuk memitigasi agar pemungutan suara lancar tanpa gangguan yang menghambat pemilihan yang demokratis,” pesannya.

Terhadap data TPS rawan di atas, Bawaslu Provinsi Kaltara melakukan strategi
pencegahan, diantaranya:
1). Melakukan patroli pengawasan di wilayah TPS rawan,
2). Koordinasi dan konsolidasi kepada pemangku kepentingan terkait,
3). Sosialisasi dan pendidikan politik kepada masyarakat,
4). Lolaborasi dengan pemantau Pemilihan, pegiat kepemilaun, organisasi masyarakat
dan pengawas partisipatif,
5). Menyediakan posko pengaduan masyarakat di setiap level yang bisa diakses masyarakat, baik secara offline maupun online.
6). Bawaslu Provinsi Kalimantan Utara juga melakukan pengawasan langsung untuk memastikan ketersediaan logistik pemilihan di TPS, pelaksanaan pemungutan dan penghitungan suara sesuai ketentuan, serta akurasi data pemilih dan penggunaan
hak pilih.

Berdasarkan pemetaan TPS rawan, Bawaslu Provinsi Kaltara merekomendasikan KPU Provinsi Kaltara untuk menginstruksikan kepada jajaran
PPS dan KPPS :
a. melakukan antisipasi kerawanan sebagaimana yang telah disebutkan di atas;
b. berkoordinasi dengan seluruh stakeholder, baik pemerintah daerah, aparat penegak hukum, tokoh masyarakat, dan stakeholder lainnya untuk melakukan pencegahan terhadap kerawanan yang berpotensi terjadi di TPS, baik gangguan keamanan, netralitas, kampanye pada hari pemungutan suara, potensi bencana, keterlambatan distribusi logistik, maupun gangguan listrik dan jaringan internet.
c. Melaksanakan distribusi logistik sampai ke TPS pada H-1 secara tepat (jumlah,
sasaran, kualitas, waktu), melakukan layanan pemungutan dan penghitungan suara sesuai ketentuan dan memprioritaskan kelompok rentan, serta mencatat data pemilih dan penggunaan hak pilih secara akurat.(**)

Tags: BawasluBawaslu KaltaraHeadlinepencoblosanpilgubpilkadaRustam AkifTPS Rawan

Berita Lainnya

Peternak Lokal Terancam, DPRD Tarakan Desak Pintu Distribusi Sapi Segera Difilter
Parlemen

Peternak Lokal Terancam, DPRD Tarakan Desak Pintu Distribusi Sapi Segera Difilter

16 April 2026 22:07
Pansus LKPj DPRD Tarakan Sesalkan Anggaran Pelatihan BLK Minim, Hanya 16 Orang Setahun
Parlemen

Pansus LKPj DPRD Tarakan Sesalkan Anggaran Pelatihan BLK Minim, Hanya 16 Orang Setahun

16 April 2026 21:48
Perkuat Wawasan Kebangsaan, Ketua DPRD Kaltara Achmad Djufrie Ikuti Retret Lemhannas RI
Parlemen

Perkuat Wawasan Kebangsaan, Ketua DPRD Kaltara Achmad Djufrie Ikuti Retret Lemhannas RI

16 April 2026 21:17
Masukan Pansus LKPj DPRD Tarakan, Sarana Satpol PP dan PMK Butuh Peremajaan Total
Parlemen

Masukan Pansus LKPj DPRD Tarakan, Sarana Satpol PP dan PMK Butuh Peremajaan Total

16 April 2026 14:31
TPA Juata Kerikil Melampaui Kapasitas, Pansus LKPj DPRD Soroti Ancaman Longsor
Parlemen

TPA Juata Kerikil Melampaui Kapasitas, Pansus LKPj DPRD Soroti Ancaman Longsor

16 April 2026 12:11
Parlemen

Pelni Buka Rute Tarakan-Surabaya 24 April, Supa’ad Hadianto: Ini Solusi Transportasi Ekonomis bagi Warga Kaltara

16 April 2026 11:02
Next Post
Jadi Ketua Komisi 4, Tamara Moriska Berharap Membawa Kebaikan bagi Masyarakat Kaltara

Momen Hari Anak Sedunia, Ketua Komisi 4 Komitmen Dorong Program Mendukung Kesejahteraan Anak

Sosialisasi Transformasi Perpustakaan Berbasis Inklusi Sosial di Kaltara Siap Dilaksanakan

Jawab Pertanyaan Panelis, Khairul - Ibnu Saud Beberkan Kebijakan Pembangunan dan Lingkungan

Discussion about this post

Ikuti Kami

Ikuti Kami
  • Kadis Disdikbud Tana Tidung Peringatkan Sekolah Waspadai Penipuan Mengatasnamakan Dirinya

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Polemik PHK Petugas Kebersihan Tarakan: DPRD Kecam PT Meris Tak Manusiawi, DLH Akui Dilema Anggaran

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Gaji Karyawan Sering Menunggak, Komisi I DPRD Tarakan Warning Manajemen PT Siantar Tara Sejati

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • ORKI Kaltara Targetkan Pembentukan Pengurus di Seluruh Kabupaten dan Kota

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kemitraan Sawit Dimulai, Bupati Tana Tidung Resmikan Plasma di Desa Sambungan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Fokus Borneo

Ikuti Kami

Rubrik

  • Advetorial
  • Daerah
  • Derap Nusantara
  • Ekonomi
  • Energi
  • Fokus
  • Hiburan
  • IKN
  • Kantah Kota Balikpapan
  • Kementrian ATR/BPN
  • KPH Tarakan
  • Kriminal
  • Kuliner
  • Nasional
  • Olah Raga
  • Opini
  • Otomotif
  • Parlemen
  • Pemkab Bulungan
  • Pemkab Malinau
  • Pemkab Nunukan
  • Pemkab Tana Tidung
  • Pemkot Balikpapan
  • Pemkot Tarakan
  • Pemprov Kaltara
  • Pendidikan
  • Politik
  • Sosial Budaya
  • TNI Polri
  • Travel
  • Video

Recent News

Universitas Gunadarma Siap Mulai Perkuliahan pada September 2026, Perguruan Tinggi Pertama di IKN

16 April 2026 22:28

Rapim 2026, Menteri Nusron Dorong Percepatan Penyelesaian Berkas Pertanahan

16 April 2026 22:15
  • About Us
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy

© 2025 PT KITA MEDIA GROUP

error: Content is protected !!
No Result
View All Result
  • Nasional
  • Advetorial
    • Pemprov Kaltara
    • Pemkot Tarakan
    • Pemkab Bulungan
    • Pemkab Nunukan
    • Pemkab Malinau
    • Pemkab Tana Tidung
    • Pemkot Balikpapan
    • Kementrian ATR/BPN
    • Kantah Kota Balikpapan
  • Daerah
  • TNI Polri
  • IKN
  • Kriminal
  • Politik
  • Parlemen
  • KPH Tarakan
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Olah Raga
  • Sosial Budaya
  • Travel
    • Kuliner
  • Energi
  • Hiburan
  • Opini

© 2025 PT KITA MEDIA GROUP