• About Us
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
Fokus Borneo
Advertisement
  • Beranda
  • Nasional
  • Advetorial
    • Pemprov Kaltara
    • Pemkot Tarakan
    • Pemkab Bulungan
    • Pemkab Nunukan
    • Pemkab Malinau
    • Pemkab Tana Tidung
    • Pemkot Balikpapan
    • KPH Tarakan
    • Kementrian ATR/BPN
    • Kantah Kota Balikpapan
  • Daerah
  • TNI Polri
  • IKN
  • Kriminal
  • Politik
  • Parlemen
  • Rubrik
    • Ekonomi
    • Pendidikan
    • Olah Raga
    • Sosial Budaya
    • Hiburan
    • Energi
  • Opini
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Nasional
  • Advetorial
    • Pemprov Kaltara
    • Pemkot Tarakan
    • Pemkab Bulungan
    • Pemkab Nunukan
    • Pemkab Malinau
    • Pemkab Tana Tidung
    • Pemkot Balikpapan
    • KPH Tarakan
    • Kementrian ATR/BPN
    • Kantah Kota Balikpapan
  • Daerah
  • TNI Polri
  • IKN
  • Kriminal
  • Politik
  • Parlemen
  • Rubrik
    • Ekonomi
    • Pendidikan
    • Olah Raga
    • Sosial Budaya
    • Hiburan
    • Energi
  • Opini
No Result
View All Result
Fokus Borneo
No Result
View All Result
  • Nasional
  • Advetorial
  • Daerah
  • TNI Polri
  • IKN
  • Kriminal
  • Politik
  • Parlemen
  • KPH Tarakan
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Olah Raga
  • Sosial Budaya
  • Travel
  • Energi
  • Hiburan
  • Opini
Home Advetorial

Transisi Energi, Kaltara Dorong Masyarakat Gunakan Energi Baru

by Redaksi
11/12/2025
in Advetorial
A A

Tampilan Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) yang telah beroperasi sebesar 10 megawatt (MW) dan ditargetkan menjadi 50 MW pada akhir tahun 2024.

TANJUNG SELOR– Pemerintah Provinsi Kalimantan Utara (Kaltara) tengah gencar mendorong masyarakat untuk beralih menggunakan Energi Baru Terbarukan (EBT), khususnya melalui pemasangan Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) Atap di rumah tangga.

Kepala Bidang (Kabid) Energi Baru Terbarukan Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Kaltara, Azis mengatakan, langkah ini merupakan bagian dari Rencana Umum Energi Daerah (RUED) dan upaya transisi energi yang sedang digalakkan.

Baca Juga

Sertipikat Tanah Hilang? Kantah Balikpapan Layani Proses Penerbitan Sertipikat Pengganti

Bantu PPAT dalam Manajemen Waktu, PERINTIS 10 Hari Bawa Manfaat bagi Masyarakat

Disdikbud Tana Tidung Dorong 10 Sekolah SUMD Jadi Pelopor Peningkatan Mutu Pendidikan

Hari Kesaktian Pancasila, Kantah Balikpapan Teguhkan Pelayanan Pertanahan Berintegritas

Kadis ESDM Yosua Batara Payangan Tegaskan Potensi Energi Hijau di Kaltara Cukup Besar

“Pemanfaatan PLTS Atap ini menawarkan potensi penghematan listrik yang signifikan bagi masyarakat,” ucapnya, Rabu (10/12/2025).

Ia menjelaskan, untuk mekanisme KWH Ekspor-Impor (KWExim) adalah tentang kelebihan energi listrik yang dihasilkan oleh PLTS di siang hari, saat matahari panas dapat diekspor atau dialirkan kembali ke jaringan PLN.

“Energi yang masuk ini akan diperhitungkan sebagai impor dan mengurangi tagihan listrik,” ujarnya.

Kemudian untuk penggunaan energi mandiri saat matahari bersinar, rumah tangga dapat memanfaatkan energi surya untuk menjalankan peralatan elektronik seperti kulkas, mesin cuci, magic com, dispenser, dan lampu.

“Listrik PLN hanya akan digunakan saat malam hari atau ketika produksi PLTS minim. Masyarakat hanya perlu membayar sisa listrik yang diimpor (dipakai dari PLN, red) saja,” ungkapnya.

“Masyarakat diimbau untuk memastikan bahwa atap rumah memiliki struktur yang kuat dan memadai (misalnya, atap jenis dak beton yang rata) untuk menopang beban modul PLTS,” imbuhnya.

Adapun untuk satu modul panel surya diperkirakan memiliki berat sekitar 20 kilogram. “Sebelum pemasangan, masyarakat diwajibkan untuk berkonsultasi langsung dengan pihak PLN terkait kapasitas daya listrik rumah,” tuturnya.

Pihaknya juga telah memerintahkan PLN agar menghitung kemampuan daya yang dapat dipasang berdasarkan luasan atap dan daya terpasang pada rekening listrik.

“Pemasangan alat PLTS dan penyambungan ke perangkat elektronik harus dilakukan oleh pihak PLN karena melibatkan mekanisme KWExim dan Sertifikat Laik Operasi (SLO),” jelasnya.

Sebab saat ini, peraturan daerah baik Perda maupun Pergub terkait energi umum daerah dan PLTS atap belum secara resmi dibuat. “Pemerintah memilih fokus pada penerapan di lapangan agar tidak terjadi tumpang tindih regulasi, mengingat semua program sudah mengarah pada transisi energi,” urainya.

Namun menurutnya, saat ini kesadaran dan pemahaman masyarakat mengenai PLTS Atap sudah cukup tinggi.

“Hal yang paling penting saat ini adalah kesesuaian konsep dan kondisi atap rumah agar pemanfaatan PLTS bisa maksimal dan tidak menimbulkan masalah di kemudian hari,” pungkasnya. (**)

Tags: #ESDM Kaltara #borneo #ebt #energi abri terbarukan

Berita Lainnya

Kantah Kota Balikpapan

Sertipikat Tanah Hilang? Kantah Balikpapan Layani Proses Penerbitan Sertipikat Pengganti

2 Oktober 2026 20:29
Kementrian ATR/BPN

Bantu PPAT dalam Manajemen Waktu, PERINTIS 10 Hari Bawa Manfaat bagi Masyarakat

2 Oktober 2026 19:17
Daerah

Disdikbud Tana Tidung Dorong 10 Sekolah SUMD Jadi Pelopor Peningkatan Mutu Pendidikan

2 Oktober 2026 09:47
Kantah Kota Balikpapan

Hari Kesaktian Pancasila, Kantah Balikpapan Teguhkan Pelayanan Pertanahan Berintegritas

2 Oktober 2026 06:50
Kantah Balikpapan Perkuat Pelaksanaan PERINTIS 10 Hari
Kantah Kota Balikpapan

Kantah Balikpapan Perkuat Pelaksanaan PERINTIS 10 Hari

1 Oktober 2026 21:52
Daerah

Wagub Minta Pengelolaan SDA Kaltara Dilakukan Terpadu dan Berkelanjutan

1 Oktober 2026 21:15
Next Post

Jelang Natal dan Tahun Baru, Bandara SAMS Sepinggan Matangkan Keamanan dan Kelancaran Penerbangan

Gotong Royong PLN dan Pemkot Samarinda, Selamatkan Ekosistem Sungai Karang Mumus

Gotong Royong PLN dan Pemkot Samarinda, Selamatkan Ekosistem Sungai Karang Mumus

Sarawak Jajaki Investasi dan Kolaborasi Strategis di Nusantara, Dorong Konektivitas Borneo dan Pertumbuhan Ekonomi Kawasan

Sarawak Jajaki Investasi dan Kolaborasi Strategis di Nusantara, Dorong Konektivitas Borneo dan Pertumbuhan Ekonomi Kawasan

Discussion about this post

Ikuti Kami

Ikuti Kami
  • Pemkot Tarakan Akan Menanggung 6.071 Warga Terdampak Penonaktifan BPJS Pemprov Kaltara

    Pemkot Tarakan Akan Menanggung 6.071 Warga Terdampak Penonaktifan BPJS Pemprov Kaltara

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Gunadarma Jadi Universitas Pertama di IKN, 48 Mahasiswa Kini Mulai Perkuliahan di Nusantara

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Tampil Anggun Berbusana Adat Tidung, 29 Ketua RT Selumit Pantai Resmi Dikukuhkan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Tim Gabungan Tertibkan Bangunan Liar di Kawasan Konservasi Tahura Bukit Soeharto

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Tunggakan Iuran BPJS Kesehatan di Kaltara Tembus Rp 82 Miliar, Tarakan Menyumbang Angka Terbesar

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Fokus Borneo

Ikuti Kami

Rubrik

  • Advetorial
  • Daerah
  • Derap Nusantara
  • Ekonomi
  • Energi
  • Fokus
  • Hiburan
  • IKN
  • Kantah Kota Balikpapan
  • Kementrian ATR/BPN
  • KPH Tarakan
  • Kriminal
  • Kuliner
  • Nasional
  • Olah Raga
  • Opini
  • Otomotif
  • Parlemen
  • Pemkab Bulungan
  • Pemkab Malinau
  • Pemkab Nunukan
  • Pemkab Tana Tidung
  • Pemkot Balikpapan
  • Pemkot Tarakan
  • Pemprov Kaltara
  • Pendidikan
  • Politik
  • Sosial Budaya
  • TNI Polri
  • Travel
  • Video

Recent News

Sertipikat Tanah Hilang? Kantah Balikpapan Layani Proses Penerbitan Sertipikat Pengganti

2 Oktober 2026 20:29

Dorong Kemandirian Ekonomi Desa, Grup PHI Raih Penghargaan CSR & PDB Award 2026

2 Oktober 2026 19:35
  • About Us
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy

© 2025 PT KITA MEDIA GROUP

error: Content is protected !!
No Result
View All Result
  • Nasional
  • Advetorial
    • Pemprov Kaltara
    • Pemkot Tarakan
    • Pemkab Bulungan
    • Pemkab Nunukan
    • Pemkab Malinau
    • Pemkab Tana Tidung
    • Pemkot Balikpapan
    • Kementrian ATR/BPN
    • Kantah Kota Balikpapan
  • Daerah
  • TNI Polri
  • IKN
  • Kriminal
  • Politik
  • Parlemen
  • KPH Tarakan
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Olah Raga
  • Sosial Budaya
  • Travel
    • Kuliner
  • Energi
  • Hiburan
  • Opini

© 2025 PT KITA MEDIA GROUP