TARAKAN – Suasana khidmat sekaligus penuh kekeluargaan menyelimuti Rumah Dinas Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Tarakan di Kelurahan Kampung I Skip pada Selasa (21/4/2026). Sejumlah pengurus Dewan Pengurus (DP) Korpri Kota Tarakan hadir memberikan kejutan ulang tahun ke-60 kepada Ketua Dewan Pengurus Korp Pegawai Republik Indonesia (DP Korpri) Tarakan yang juga menjabat sebagai Sekda Tarakan, Jamaluddin.
Hadir dalam momen spesial tersebut Sekretaris DP Korpri Tarakan Sisca Maya Crenata, Wakil Ketua I Ilyas, Wakil Ketua II Ajat Jatnika, serta jajaran Kepala Bidang DP Korpri Tarakan, dan ASN di Lingkungan Pemerintah Kota Tarakan.
Wakil Ketua I DP Korpri Tarakan, Ilyas, menyampaikan ucapan selamat dan doa terbaik bagi Jamaluddin yang kini memasuki usia kepala enam sekaligus masa transisi menuju purnatugas.
”Kami menyampaikan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Pak Sekda. Selama kebersamaan ini, banyak hal baik berupa arahan, nasihat, maupun petunjuk formal terkait kedinasan dan pembinaan disiplin yang telah diberikan. Semua itu berdampak besar pada kemajuan organisasi,” ujar Ilyas.
Ia juga berharap agar hubungan silaturahmi yang telah terbangun selama ini tidak terbatas pada ikatan kedinasan semata, melainkan tetap terjaga sebagai hubungan kekeluargaan dan persaudaraan.

Menanggapi kejutan tersebut, Jamaluddin mengaku terharu dan tidak menyangka akan kedatangan rekan-rekan pengurus Korpri. Ia menegaskan bahwa keberhasilan program-program Korpri selama ini bukanlah kerja individu, melainkan buah dari soliditas seluruh pengurus.
”Saya merasa sangat terdukung. Pengurus Korpri Tarakan benar-benar kompak, mulai dari perencanaan, diskusi, hingga pelaksanaan di lapangan. Alhamdulillah, program tahunan mulai dari kegiatan kantor hingga perayaan HUT Korpri di stadion berjalan meriah dan antusias,” ungkap Jamaluddin, Ketua DP Korpri Tarakan.
Terkait masa pensiun yang akan datang, ia menitipkan pesan agar semangat komunikasi tetap dijaga. Meski secara formal ia akan segera melepaskan jabatannya, Jamaluddin menegaskan pintu rumahnya selalu terbuka untuk berdiskusi demi kemajuan organisasi.
”Keluarnya saya dari pengurus Korpri hanya secara formal. Secara informal, kita tetap bisa berkomunikasi, ngopi bareng, dan berdiskusi. Saya tetap bersedia memberikan usul dan saran untuk kebaikan kita bersama,” tutupnya.
Kegiatan tersebut diakhiri dengan ramah tamah dan doa bersama untuk kesehatan serta kelancaran tugas Ketua DP Korpri Tarakan ke depannya. (**)












Discussion about this post