Menu

Mode Gelap
Capaian WTP Harus Berkorelasi dengan Pembangunan Daerah Gubernur Bantu Pembangunan Masjid Al Ikhlas Polairud Polda Kaltara Gubernur Santuni Pemilik Taman Pendidikan Alquran (TPA) Pantai Amal yang Terbakar Percepat Herd Immunity, Kodim Tarakan Gelar Serbuan Vaksin Untuk Pelajar Sinergikan Pemerintah Pusat dan Daerah, Pemprov Gelar Rakor GWPP

Daerah · 19 Sep 2019 08:52 WITA ·

Lagi, Pemprov Gelontorkan Bantuan ke Nelayan


PERIKANAN : Gubernur Kaltara Dr H Irianto Lambrie saat meninjau salah satu industri pengelolaan hasil perikanan di Kaltara, belum lama ini.Poto: Humas Pemprov Kaltara Perbesar

PERIKANAN : Gubernur Kaltara Dr H Irianto Lambrie saat meninjau salah satu industri pengelolaan hasil perikanan di Kaltara, belum lama ini.Poto: Humas Pemprov Kaltara

TANJUNG SELOR – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalimantan Utara (Kaltara) melalui Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) kembali menyalurkan bantuan fasilitas tangkap dan budidaya kepada nelayan di Kaltara. Bantuan tersebut dialokasikan pada Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Perubahan Provinsi Kaltara 2019.

Jenis bantuannya, seperti dilaporkan oleh Kepala DKP Kaltara Amir Bakry kepada Gubernur Dr H Irianto Lambrie, di antaranya untuk nelayan tangkap berupa tambatan perahu TPI Tanjung Selor. Kemudian lampu garam dan peti ikan untuk nelayan tugu, serta mesin dongfeng 24 PK untuk nelayan di Pulau Tias. Bantuan lainnya, berupa Generator Set (Genset) dan warik untuk nelayan Tanjung Palas Timur dan Sebatik, serta jaring milenium untuk nelayan kapal trawl.

Gubernur mengatakan, bantuan ini ditujukan untuk mendorong peningkatan usaha perikanan sekaligus meningkatkan motivasi nelayan untuk meraih pendapatan yang lebih baik. “Tujuan lainnya, adalah mendorong penguatan usaha perikanan di Kaltara serta meningkatan kesejahteraan nelayan tangkap dan budidaya di Kaltara,” kata Irianto.

Melalui bantuan yang diberikan tersebut, diharapkan Gubernur, akan mampu bermanfaat untuk menunjang kegiatan nelayan dalam mengembangkan usahanya. Baik tangkap maupun budidaya perikanan. “Melalui DKP, Pemprov Kaltara juga akan memberikan bantuan bagi nelayan budidaya ikan. Yakni, berupa bantuan bibit Bandeng sebanyak 2 juta ekor dan bibit induk unggul Udang Windu,” urainya.

Untuk bantuan selanjutnya ini, kata Gubernur, didampingi H Amir Bakry, pembagiannya akan dibantu oleh pihak asosiasi tambak. “Kalau tambaknya 10 haktare, bisa mendapatkan bibit hingga 20 ribu ekor,” jelas H Amir.

Untuk bibit induk Udang Windu sendiri, didatangkan DKP Kaltara yang berkelas unggulan. Dalam pendistribusiannya akan dibantu DKP Tarakan, utamanya ke hatchery.

Lebih jauh, dijelaskan H Amir bahwa bantuan jaring millenium merupakan teknologi alat tangkap yang cukup efektif untuk menangkap ikan demersal (ikan yang hidup dan makan di dasar laut dan danau) maupun ikan pelagis (ikan yang hidupan di permukaan air hingga kolom air antara 0 hingga 200 meter).

“Jaring millenium merupakan pengganti trawl atau pukat hela. Secara bertahap, nelayan yang menggunakan pukat hela akan ditarik alat tangkapnya dan diganti dengan jaring millenium,” ungkapnya.

Sebagai informasi, nelayan yang menerima bantuan tersebut merupakan nelayan kecil pengguna kapal dibawah 10 gross tonage (GT) yang diusulkan melalui pemerintah kabupaten dan kota kepada Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kaltara. Dimana, rata-rata nelayan tangkap di Kaltara yang menerima bantuan ini, paling banyak memiliki kapal 3 hingga 5 GT.

Selain itu, pada 2020 DKP Kaltara kembali merencanakan pemberian bantuan untuk nelayan tangkap dan budidaya. Dimana, untuk nelayan budidaya akan dibantu bibit bandeng 2 juta ekor, indukan udang windu (untuk nelayan di Tarakan), bibit rumput laut, serta perahu 20 unit dan mesin kapal 15 PK untuk pembudidaya rumput laut. Sedangkan, bagi nelayan tangkap akan diberikan bantuan kapal penangkap ikan 5 GT yang dialokasikan sebanyak 15 unit, jaring insang 620 pcs, dan mesin tempel 15 PK sebanyak 3 unit.(*/iik)

Print Friendly, PDF & Email
Artikel ini telah dibaca 42 kali

badge-check

Redaksi

Baca Lainnya

Tanah Longsor di Jalan Anggrek, Ibu dan 3 Anak Nyaris Jadi Korban 

26 September 2022 - 17:46 WITA

Presiden: Ekonomi Digital Pesat, _Startup_ Indonesia Punya Banyak Peluang

26 September 2022 - 17:34 WITA

Tanggapi Dugaan Kasus Suap dan Korupsi, Presiden: Semua Sama di Mata Hukum

26 September 2022 - 17:22 WITA

Lantik 39 Pejabat, Gubernur Titip Tiga Hal

26 September 2022 - 17:16 WITA

Oknum Guru SMK di Tarakan Diduga Cabuli Siswinya

26 September 2022 - 16:31 WITA

Pimpin Sertijab Pejabat Kodam, Pangdam VI/Mlw : Sertijab Bagian Dari Tour Of Duty dan Tour Of Area

26 September 2022 - 13:51 WITA

Trending di Daerah
error: Alert: Content is protected !!