• About Us
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
Fokus Borneo
Advertisement
  • Beranda
  • Nasional
  • Advetorial
    • Pemprov Kaltara
    • Pemkot Tarakan
    • Pemkab Bulungan
    • Pemkab Nunukan
    • Pemkab Malinau
    • Pemkab Tana Tidung
    • Pemkot Balikpapan
    • KPH Tarakan
    • Kementrian ATR/BPN
    • Kantah Kota Balikpapan
  • Daerah
  • TNI Polri
  • IKN
  • Kriminal
  • Politik
  • Parlemen
  • Rubrik
    • Ekonomi
    • Pendidikan
    • Olah Raga
    • Sosial Budaya
    • Hiburan
    • Energi
  • Opini
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Nasional
  • Advetorial
    • Pemprov Kaltara
    • Pemkot Tarakan
    • Pemkab Bulungan
    • Pemkab Nunukan
    • Pemkab Malinau
    • Pemkab Tana Tidung
    • Pemkot Balikpapan
    • KPH Tarakan
    • Kementrian ATR/BPN
    • Kantah Kota Balikpapan
  • Daerah
  • TNI Polri
  • IKN
  • Kriminal
  • Politik
  • Parlemen
  • Rubrik
    • Ekonomi
    • Pendidikan
    • Olah Raga
    • Sosial Budaya
    • Hiburan
    • Energi
  • Opini
No Result
View All Result
Fokus Borneo
No Result
View All Result
  • Nasional
  • Advetorial
  • Daerah
  • TNI Polri
  • IKN
  • Kriminal
  • Politik
  • Parlemen
  • KPH Tarakan
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Olah Raga
  • Sosial Budaya
  • Travel
  • Energi
  • Hiburan
  • Opini
Home Daerah

Guberrnur Desak Komisi VII Turut Membantu

Komisi VII Perlu RDP dengan Kementerian ESDM, PUPR, dan PT KHE Desak Pertamina dan PLN Bantu Bidang Pendidikan Lewat CSR

by Redaksi
3 Maret 2020 11:28
in Daerah
A A
Guberrnur Desak Komisi VII Turut Membantu

KUNJUNGAN KERJA : Gubernur Kaltara Dr H Irianto Lambrie bersama ketua tim Komisi VII DPR RI Alex Noerdin pada pertemuan dengan Anggota Komisi VII DPR RI dalam rangka reses masa persidangan II tahun sidang 2019 di Kaltara, Senin (2/3). Poto : Humas Provinsi Kaltara

TANJUNG SELOR – Gubernur Kalimantan Utara (Kaltara) Dr H Irianto meminta pemerintah berlaku adil terhadap daerah-daerah penghasil devisa negara, seperti hanya Provinsi Kaltara.

Menurut Gubernur, alokasi dana pemerintah ke daerah-daerah yang kapasitas fiskalnya sangat kecil juga cenderung lebih kecil. Kapasitas fiskal Provinsi Kaltara adalah salah satu dari 9 provinsi yang terendah di Indonesia, namun masih lebih baik dibandingkan Gorontalo, Sulawesi Barat, dan sejumlah provinsi lain.

Baca Juga

Pertamina Patra Niaga Regional Kalimantan Apresiasi Pengendara Perempuan, Rayakan Hari Kartini di SPBU Kota Balikpapan

Pemprov Kaltara Perkuat Peran Perempuan di Perhutanan Sosial untuk Dorong Ekonomi

Langkah Bersama Terangi Kalimantan, PLN UIP KLT dan Kejati Kaltim Perkuat Kolaborasi

Pemprov Kaltara Terbitkan Edaran Optimalisasi PAD, Dunia Usaha Wajib Taat Pajak

Provinsi Kaltara menurut Gubernur wajar jikalau merasa iri. “Sebagai gubernur, kami komplain. Pembangunan Jawa Timur untuk lima tahun ke depan didukung dana APBN sebesar Rp 268 triliun.

Jawa Tengah kurang lebih Rp 300-an triliun. Saya protes, tetapi bukan benci kepada pusat. Semestinya daerah yang sumber daya alamnya besar, lalu itu menyumbang pendapatan negara, seharusnya mendapatkan keadilan.

Utamanya alokasi yang besar untuk Kaltara dan daerah-daerah yang kapasitas fiskalnya masih keci,” tutur Gubernur saat beraudiensi dalam kunjunga kerja Komisi VII DPR RI dan mitra kerjanya di gedung gabungan Dinas Pemprov Kaltara, Senin (2/3).

Dukungan percepatan pembangunan Pembangkit Listrik           Tenaga Air (PLTA) Besahan du Kabupaten Bulungan juga disampaikan Gubernur kepada anggota Komisi VII dan mitra kerjanya. Ia mendesak Komisi VII mendorong Kementerian PUPR mempercepat tahapan penerbitan Izin Bendungan.

Agar dapat mengetahui secara rinci kendala belum terbangunnya PLTA Besahan, Gubernur meminta Komisi VII melalukan rapat dengan pendapat dengan investor PLTA PT Kayan Hidro Energi, Kementerian ESDM, Kementerian PUPR, dan Balai Bendungan.

“Mungkin setelah kunjungan kerja ini, kita semua mengharapkan Komisi VII memanggil pihak-pihak terkait tersebut dalam rangka mendorong percepatan pembangunannya,” sebutnya.

Gubernur mengatakan, sejatinya Presiden Jokowi telah mendesak Menteri PUPR untuk melakukan percepatan perizinan PLTA, saat Presiden berkunjung ke lokasi PLTA tersebut akhir Desember 2019 kemarin.

“Pak Presiden bilang ke saya, Pak Gub beritahu itu investor, udah hampir 10 tahun tidak jalan (sejak groundbreaking) . Kalau tidak serius kita beri waktu 2 tahun.

Kalau dalam 2 tahun tidak bisa merealisasikan, maka beliau sebagai kepala negara akan menggunakan kewenangannya untuk mencari investor lain,” ujarnya.

“Sekarang kendalanya adalah Izin Bendungan. Kurang lebih sudah ada 1.000 gambar bendungan, namun izinnya belum terbit. Maka itu kami dorong Komisi VII untuk menindaklanjutinya dengan menggelar rapat hearing,” ujarnya.

Menurutnya, tolak ukur pembangunan suatu daerah, dapat dilihat dari ketersediaan energi yang dimilikinya. Oleh karena itu, pembangunan PLTA yang berkapasitas 9.000 MW di Sungai Kayan tersebut harus didorong.

Sebab, produksi listriknya untuk kepentingan proyek strategis nasional (PSN) KIPI Tanah Kuning-Mangkupadi di Kabupaten Bulungan, disuplai ke Ibu Kota Negara di Kaltim, serta keperluan lain dalam dalam daerah, hingga orientasi jual listrik ke negara tetangga.

Kehadiran mitra kerja Komisi VII dalam audiensi, seperti PT PLN Persero dan Pertamina dimanfaatkan gubernur meminta dukungan program pembangunan sumber daya manusia di Kaltara melalui sistem coorporate social responsibility atau CSR.

Menurut Gubernur, daerah-daerah penghasil Migas seperti Kaltara perlu ditopang pembangunan oleh BUMN.

“Tolong Pertamina dan PLN diperbanyak program CSR ke Kaltara, jangan hanya lebih besar CSR di Pulau Jawa. Saya mohon agar UBT (Universitas Borneo Tarakan) itu dibantu.

Laboratoriumnya masih ada yang kurang. Termasuk juga membantu sekolah-sekolah pedalaman dengan CSR,” ujarnya.

Di lain sisi, Gubernur juga memberi apresiasi program kebijakan pembangunan yang telah dilakukan mitra kerja Komisi VII yang telah dilaksanakan di Kaltara seperti bantuan listrik tenaga surya. Gubernur berharap bantuan tersebut tidak hanay perlu diperbanyak, namun perlu ditingkatkan dari segi kualitas.

Melalui Komisi VII DPR RI, orang nomor satu di Kaltara ini menyampaikan agar pemerintah Dana Alokasi Khusus (DAK) yang digelontorkan pemerintah ke Kaltara dibarengi dengan aturan petunjuk teknis.

Selain itu, Gubernur juga meminta Komisi VII mendorong pemerintah untuk memberikan dana bagi hasil yang jelas kepada Kaltara atas sumbangan devisa dari sektor perkebunan sawit serta pertambangan migas dan batu bara.

“Banyak dana DAK yang tidak dapat kita ambil, karena petunjuk teknisnya tidak ada,” ujarnya.

Untuk diketahui, kunjungan kerja Komisi VII DPR RI dipimpin oleh H Alex Noerdin. Hadir anggota Komisi VII antara lain Arkanata Akram, Awang Faroek Ishak, Willy Midel Yoseph, Ratna Juwita Sari, H Mulyanto, dan Anwar Idris.(humas)

Tags: borneoBUMNFokusfokusborneoGubernur KaltaraKomisi VII DPR RIPemprov KaltaraPertaminaPLNpltaPLTA KayanUBT

Berita Lainnya

Daerah

Pertamina Patra Niaga Regional Kalimantan Apresiasi Pengendara Perempuan, Rayakan Hari Kartini di SPBU Kota Balikpapan

21 April 2026 20:39
Daerah

Pemprov Kaltara Perkuat Peran Perempuan di Perhutanan Sosial untuk Dorong Ekonomi

21 April 2026 20:09
Daerah

Langkah Bersama Terangi Kalimantan, PLN UIP KLT dan Kejati Kaltim Perkuat Kolaborasi

21 April 2026 19:39
Daerah

Pemprov Kaltara Terbitkan Edaran Optimalisasi PAD, Dunia Usaha Wajib Taat Pajak

21 April 2026 19:35
Daerah

Pemprov Kaltara Dorong Integrasi Data melalui Workshop SPBE dan Satu Data

21 April 2026 13:35
Daerah

Pemprov Kaltara Perkuat Kualitas Laporan Keuangan Lewat Rekonsiliasi Triwulan I

21 April 2026 13:25
Next Post

Puluhan Warga Deklarasi Relawan Husen

5 Maret 2020, KPU Tarakan Umumkan Hasil Tes Tulis PPS

5 Maret 2020, KPU Tarakan Umumkan Hasil Tes Tulis PPS

Warga Kurang Mampu-Lansia Terima Bantuan dan Santunan

Warga Kurang Mampu-Lansia Terima Bantuan dan Santunan

Discussion about this post

Ikuti Kami

Ikuti Kami
  • Pelni Buka Rute Tarakan-Surabaya 24 April, Supa’ad Hadianto: Ini Solusi Transportasi Ekonomis bagi Warga Kaltara

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Rayakan HUT ke-20, PAGOYA Tarakan Perkuat Silaturahmi dan Komitmen Membangun Daerah

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kadis Disdikbud Tana Tidung Peringatkan Sekolah Waspadai Penipuan Mengatasnamakan Dirinya

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Gaji Karyawan Sering Menunggak, Komisi I DPRD Tarakan Warning Manajemen PT Siantar Tara Sejati

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Polemik PHK Petugas Kebersihan Tarakan: DPRD Kecam PT Meris Tak Manusiawi, DLH Akui Dilema Anggaran

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Fokus Borneo

Ikuti Kami

Rubrik

  • Advetorial
  • Daerah
  • Derap Nusantara
  • Ekonomi
  • Energi
  • Fokus
  • Hiburan
  • IKN
  • Kantah Kota Balikpapan
  • Kementrian ATR/BPN
  • KPH Tarakan
  • Kriminal
  • Kuliner
  • Nasional
  • Olah Raga
  • Opini
  • Otomotif
  • Parlemen
  • Pemkab Bulungan
  • Pemkab Malinau
  • Pemkab Nunukan
  • Pemkab Tana Tidung
  • Pemkot Balikpapan
  • Pemkot Tarakan
  • Pemprov Kaltara
  • Pendidikan
  • Politik
  • Sosial Budaya
  • TNI Polri
  • Travel
  • Video

Recent News

Menaker: RUU PPRT Tekankan Pentingnya Pelindungan Pekerja Rumah Tangga

21 April 2026 22:05

Otorita IKN Perkuat Literasi Anak melalui Pelatihan Penulisan Cerita di Sepaku

21 April 2026 21:58
  • About Us
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy

© 2025 PT KITA MEDIA GROUP

error: Content is protected !!
No Result
View All Result
  • Nasional
  • Advetorial
    • Pemprov Kaltara
    • Pemkot Tarakan
    • Pemkab Bulungan
    • Pemkab Nunukan
    • Pemkab Malinau
    • Pemkab Tana Tidung
    • Pemkot Balikpapan
    • Kementrian ATR/BPN
    • Kantah Kota Balikpapan
  • Daerah
  • TNI Polri
  • IKN
  • Kriminal
  • Politik
  • Parlemen
  • KPH Tarakan
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Olah Raga
  • Sosial Budaya
  • Travel
    • Kuliner
  • Energi
  • Hiburan
  • Opini

© 2025 PT KITA MEDIA GROUP