• About Us
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
Fokus Borneo
Advertisement
  • Beranda
  • Nasional
  • Advetorial
    • Pemprov Kaltara
    • Pemkot Tarakan
    • Pemkab Bulungan
    • Pemkab Nunukan
    • Pemkab Malinau
    • Pemkab Tana Tidung
    • Pemkot Balikpapan
    • KPH Tarakan
    • Kementrian ATR/BPN
    • Kantah Kota Balikpapan
  • Daerah
  • TNI Polri
  • IKN
  • Kriminal
  • Politik
    • Parlemen
  • Rubrik
    • Ekonomi
    • Pendidikan
    • Olah Raga
    • Sosial Budaya
    • Hiburan
    • Energi
  • Opini
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Nasional
  • Advetorial
    • Pemprov Kaltara
    • Pemkot Tarakan
    • Pemkab Bulungan
    • Pemkab Nunukan
    • Pemkab Malinau
    • Pemkab Tana Tidung
    • Pemkot Balikpapan
    • KPH Tarakan
    • Kementrian ATR/BPN
    • Kantah Kota Balikpapan
  • Daerah
  • TNI Polri
  • IKN
  • Kriminal
  • Politik
    • Parlemen
  • Rubrik
    • Ekonomi
    • Pendidikan
    • Olah Raga
    • Sosial Budaya
    • Hiburan
    • Energi
  • Opini
No Result
View All Result
Fokus Borneo
No Result
View All Result
  • Nasional
  • Advetorial
  • Daerah
  • TNI Polri
  • IKN
  • Kriminal
  • Politik
  • KPH Tarakan
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Olah Raga
  • Sosial Budaya
  • Travel
  • Energi
  • Hiburan
  • Opini
Home Daerah

Topang Ketahanan Pangan, Dorong Konsumsi Pangan Non-Beras

Gubernur Luncurkan Gerakan Diversifikasi Pangan di Kaltara

by Redaksi
20 Agustus 2020 08:13
in Daerah, Ekonomi
A A
0
Topang Ketahanan Pangan, Dorong Konsumsi Pangan Non-Beras

Gubernur Kaltara, Dr H Irianto Lambrie bersama Prof Dr Risfaher, Kepala Pusat Distribusi dan Cadangan Pangan BKP Kementan RI saat meninjau stan UMKM yang menjajakan produk pangan lokal non beras, Rabu (19/8). Foto: Humas Pemprov Kaltara

TANJUNG SELOR – Gubernur Kalimantan Utara (Kaltara), Dr H Irianto Lambrie, Rabu (19/8) pagi meluncurkan Gerakan Diversifikasi Pangan yang dilaksanakan oleh Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan (DPKP) Kaltara bekerjasama dengan Badan Ketahanan Pangan (BKP) Kementerian Pertanian (Kementan) RI.

“Dalam rangka itu, saya selaku Gubernur Kaltara menyatakan dukungan atas gerakan ini. Saya juga mengajak seluruh masyarakat Kaltara untuk mendukung gerakan diversifikasi pangan dengan mengkonsumsi makanan atau pangan lokal non-beras  minimal satu hari dalam satu bulan. Sebab, penganekaragaman pangan menjadi salah satu pilar utama dalam mewujudkan ketahanan pangan menuju kemandirian dan kedaulatan pangan,” kata Irianto dalam peluncuran yang dilangsungkan di di Ruang Pertemuan Gedung Gabungan Dinas (Gadis) I Pemprov Kaltara.

Baca Juga

Sukses Bangun GI 150 kV Batulicin Baru, PLN Dorong Program KEK Indonesia di Batulicin

RDMP Balikpapan, Antara Ketahanan Energi dan Pertumbuhan Ekonomi Kota

Perkuat Ketahanan Pangan, Pengurus TMI Kota Tarakan Resmi Dilantik

Gubernur Zainal: Kendaraan Listrik Jadi Komitmen Kaltara Menuju Energi Bersih

Hanya saja, sebut Gubernur masih ada sejumlah permasalahan dalam upaya pemenuhan ketahanan pangan itu. “Meski keanekaragaman pangan pokok di Indonesia, khususnya Kaltara cukup besar, minat masyarakat untuk mengkonsumsi pangan non beras masih rendah. Sebab, sejak lama masyarakat sudah bergantung pada komoditas beras. Untuk itu, mindset masyarakat pun telah terbentuk bahwa untuk mencapai rasa kenyang harus dengan mengkonsumsi nasi,” jelas Gubernur.

Selain itu, dalam kenyataannya pola konsumsi masyarakat di Indonesia. Tak terkecuali di Kaltara, masih belum menunjukkan pola makan gizi seimbang dan beragam, yang ditunjukkan dengan tingginya konsumsi padi padian yang mendominasi karbohidrat.

“Kementan memperkirakan, sebagian besar penduduk Indonesia (97 persen) mengkonsumsi karbohidrat dari beras. Bahkan, daerah-daerah yang dulunya mengkonsumsi pangan sumber karbohidrat non beras, seperti sagu, jagung dan umbi umbian (singkong) saat ini berubah mengkonsumsi beras. Tingginya konsumsi beras dan jumlah penduduk yang semakin tahun semakin meningkat menyebabkan penyediaan beras semakin berat pada setiap tahunnya,” beber Irianto.

Untuk itu, penting dilakukan diversifikasi pangan. Lalu, apa itu diversifikasi pangan? diversifikasi pangan adalah program yang disusun agar masyarakat tidak berpaku pada satu jenis makanan pokok saja dan terdorong untuk juga mengkonsumsi bahan pangan lainnya sebagai pengganti makanan pokok yang selama ini dikonsumsi. “Program ini berperan dalam pemenuhan gizi masyarakat sehingga nutrisi yang diterima oleh tubuh bervariasi dan seimbang serta beragam,” urai Gubernur.

Tujuan lain dari Gerakan Diversifikasi Pangan di Kaltara, adalah untuk mengantisipasi krisis pangan dan ancaman kekeringan. Lalu, upaya penyediaan pangan alternatif sumber korbohidrat lokal non beras, menggerakan ekonomi masyarakat, dan mewujudkan sumberdaya manusia yang sehat, aktif, dan produktif melalui kecukupan pangan yang beragam, bergizi seimbang dan aman (B2SA).

“Adapun sasaran yang diincar, adalah menurunkan ketergantungan konsumsi beras dan meningkatkan konsumsi pangan lokal sumber korbohidrat lainnya. Dan, menumbuhkan UMKM pangan sebagai penyedia pangan,” tutur Irianto.

Namun, menurut Gubernur, pihak terkait juga harus menelisik sejumlah tantangan dalam mensukseskan program ini. Yakni, kebijakan pengembangan pangan di Indonesia, termasuk Kaltara yang terfokus pada beras. Lalu, upaya penggalian dan pemanfaatan sumber sumber pangan karbohidrat lokal masih kurang. “Selain itu, pola konsumsi pangan masyarakat masih belum beragam, serta kemampuan memproduksi pangan lokal masih rendah, terutama musim paceklik, dan penerapan teknologi produksi dan teknologi pengolahan pangan lokal di masyarakat tidak mampu mengimbangi pangan olahan asal impor yang membanjiri pasar,” ulas Gubernur.

Untuk itu, dibutuhkan strategi yang tepat untuk mengatasinya. Strategi pertama, mengembangkan diversifikasi pangan pokok berbasiskan kepada kondisi setempat; mengembangkan bisnis pangan untuk mendukung diversifikasi berbasiskan sumberdaya lokal atau kearifan lokal; meningkatkan efisiensi usaha pertanian melalui penelitian efektif yang dipublikasikan; meningkatkan apresiasi terhadap sumberdaya lokal / kearifan lokal; dan mengembangkan kemandirian bangsa di bidang pangan berlandaskan sumberdaya lokal atau kearifan lokal.

“Pemprov Kaltara sendiri, telah menerbitkan Pergub Kaltara No. 52/2018 tentang Pengembangan Pangan Lokal Di Provinsi Kalimantan Utara. Apa maksudnya? Pertama, mendukung berkembangnya penganekaragaman pangan lokal yang bermutu di Provinsi Kaltara; dan, mewujudkan ketahanan pangan di wilayah Provinsi Kaltara,” ucap Irianto.

Pengembangan pangan lokal sendiri, sebut Gubernur bertujuan untuk meningkatkan sistem produksi pangan lokal secara berkelanjutan sesuai dengan potensi wilayah; meningkatkan ketersediaan pangan lokal yang bermutu dengan harga yang wajar dan terjangkau sesuai dengan daya beli masyarakat; meningkatkan penganekaragaman produk pangan lokal; meningkatkan kesadaran, minat, kesukaan dan selera masyarakat untuk  mengkonsumsi pangan lokal; dan, mendorong dan meningkatkan kreatifitas masyarakat dalam mengembangkan atau menciptakan menu-menu berbasis sumber daya  lokal.

“Ini sesuai dengan target pencapaian program diversifikasi pangan di Indonesia, yaitu percepatan penganekaragaman konsumsi pangan berbasis sumber daya lokal, dengan cara memfasilitasi dan mendorong terwujudnya pola konsumsi pangan yang beragam, bergizi seimbang dan aman,” tutup Gubernur.(humas)

Tags: BKPborneoDinas Pertanian dan Ketahanan PanganFB. FokusborneoPangan Non BerasPemprov KaltaraUMKM
ShareTweetSendShareSend

Berita Lainnya

Ekonomi

Sukses Bangun GI 150 kV Batulicin Baru, PLN Dorong Program KEK Indonesia di Batulicin

17 Januari 2026 13:22
Daerah

RDMP Balikpapan, Antara Ketahanan Energi dan Pertumbuhan Ekonomi Kota

17 Januari 2026 07:06
Daerah

Perkuat Ketahanan Pangan, Pengurus TMI Kota Tarakan Resmi Dilantik

16 Januari 2026 22:15
Daerah

Gubernur Zainal: Kendaraan Listrik Jadi Komitmen Kaltara Menuju Energi Bersih

16 Januari 2026 22:12
Daerah

Semangat Berbagi, Jumat Berkah Darun Najah Himpun Ratusan Nasi Kotak

16 Januari 2026 19:06
Targetkan PNBP Naik Jadi Rp7,9 Miliar di 2026, Imigrasi Tarakan Andalkan Program Paspor Simpatik
Daerah

Targetkan PNBP Naik Jadi Rp7,9 Miliar di 2026, Imigrasi Tarakan Andalkan Program Paspor Simpatik

16 Januari 2026 18:01
Next Post
Maju Pilkada KTT, Ibrahim-Hendrik Optimis Diusung 3 Parpol Dengan 9 Kursi

Maju Pilkada KTT, Ibrahim-Hendrik Optimis Diusung 3 Parpol Dengan 9 Kursi

Beri Motivasi, Babinsa Koramil 0907/04 Tarut Dampingi Warga Binaan Budidaya Ikan Lele

Beri Motivasi, Babinsa Koramil 0907/04 Tarut Dampingi Warga Binaan Budidaya Ikan Lele

Peringati HUT RI, Sipelandukilat Layani Warga Perbatasan Nunukan

Peringati HUT RI, Sipelandukilat Layani Warga Perbatasan Nunukan

Discussion about this post

Ikuti Kami

Ikuti Kami
  • Disdik Tana Tidung Sosialisasikan SPMB, Istilah Baru Pengganti PPDB

    SK Paruh Waktu Diserahkan Februari, Ratusan Tenaga Kerja Kembali Aktif di Tana Tidung

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • KM Logistik Nusantara V Resmi Layani Tol Laut Tarakan Januari Ini, Layani Rute Surabaya 

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Tingkatkan Konektivitas, Pemprov Dorong AirAsia Buka Rute Penerbangan Tarakan-Tawau

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Siapkan 4 Konter Khusus Penumpang, Imigrasi Tarakan Dukung Penerbangan Internasional di Bandara Juwata

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Menjaga Paru-Paru Tarakan, Tantangan KPH di Tengah Maraknya Perambahan dan Pemukiman

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Fokus Borneo

Ikuti Kami

Rubrik

  • Advetorial
  • Daerah
  • Derap Nusantara
  • Ekonomi
  • Energi
  • Fokus
  • Hiburan
  • IKN
  • Kantah Kota Balikpapan
  • Kementrian ATR/BPN
  • KPH Tarakan
  • Kriminal
  • Kuliner
  • Nasional
  • Olah Raga
  • Opini
  • Otomotif
  • Parlemen
  • Pemkab Bulungan
  • Pemkab Malinau
  • Pemkab Nunukan
  • Pemkab Tana Tidung
  • Pemkot Balikpapan
  • Pemkot Tarakan
  • Pemprov Kaltara
  • Pendidikan
  • Politik
  • Sosial Budaya
  • TNI Polri
  • Travel
  • Video

Recent News

Jaga Kekhusyukan Ibadah, Polresta Bulungan Hadir Amankan Peringatan Isra Miraj 1447 H

17 Januari 2026 15:24

Sukses Bangun GI 150 kV Batulicin Baru, PLN Dorong Program KEK Indonesia di Batulicin

17 Januari 2026 13:22
  • About Us
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy

© 2025 PT KITA MEDIA GROUP

error: Content is protected !!
No Result
View All Result
  • Nasional
  • Advetorial
    • Pemprov Kaltara
    • Pemkot Tarakan
    • Pemkab Bulungan
    • Pemkab Nunukan
    • Pemkab Malinau
    • Pemkab Tana Tidung
    • Pemkot Balikpapan
    • Kementrian ATR/BPN
    • Kantah Kota Balikpapan
  • Daerah
  • TNI Polri
  • IKN
  • Kriminal
  • Politik
    • Parlemen
  • KPH Tarakan
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Olah Raga
  • Sosial Budaya
  • Travel
    • Kuliner
  • Energi
  • Hiburan
  • Opini

© 2025 PT KITA MEDIA GROUP