TARAKAN – Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Tarakan menggelar talk show kesehatan bekerjasama dengan media televisi lokal Equator TV, selain dapat diikuti secara langsung, talk show juga dapat dilihat melalui live streaming, media sosial dan tv di rumah.
Talk Show Kesehatan yang digelar di lantai 6 Aula Gedung RSUD Tarakan pada Kamis (25/3/2021) menghadirkan nara sumber dokter dari RSUD Tarakan disesuaikan dengan tema dan isu kesehatan terkini.
Wakil Direktur Bidang Pelayanan RSUD Tarakan, dr Wayan Sukadana menjelaskan, talk show kesehatan baru pertama kali dilaksanakan RSUD Tarakan ini dinilai sangat bermanfaat untuk rumah sakit.
“Sangat bermanfaat sekali untuk kita rumah sakit, untuk mengenalkan pelayanan yang ada di rumah sakit, kedua memberikan pemahaman kepada masyarakat mengenai penyakit – penyakit yang terbaru salah satunya Covid-19,” jelas dr Wayan.
Selain itu melalui talk show dan kerjasama dengan media juga dalam rangka memperkenalkan pelayanan kesehatan yang ada di RSUD Tarakan selain pelayan yang ada saat ini.
“Pelayanan RSUD Tarakan itu banyak dan belum banyak dikenal masyarakat, melalui kerjasama ini kita sosialisasikan kepada masyarakat,” ungkapnya.
Kemudian, selain promosi juga edukasi kepada masyarakat tentang kesehatan, dan tentunya disesuaikan dengan bahasa – bahasa yang mudah di pahami dan dimengerti masyarakat.
“Narasumber memang dari dokter – dokter kita, memang dari dulu dokter – dokter kita ingin seperti ini. Minat dari dokter sebenarnya besar sekali untuk memberikan pemahaman tentang penyakit penyakit yang ada sekarang,” katanya.
Talk show rencananya akan terus dilaksanakan bekerjasama dengan media, karena ini masih perdana akan dilakukan evaluasi kemudian membuat MoU.

Sementara itu, Ketua Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Tarakan, dr Franky Diantoro, SP.A mengatakan, sangat apresiasi kegiatan talk show dimana untuk menambah pengetahuan masyarakat.
“Jadi kami terus terang pihak IDI tidak punya jalur secara khusus untuk komunikasi dengan masyarakat. Jadi kami sangat berterimakasih dapat bersinergi dengan media, baik itu tv, radio, cetak, maupun online (daring),” ujar dr Franky Diantoro, SP.A.
Melalui kerjasama media, tenaga medis dapat menyampaikan pengetahuan kesehatan kepada masyarakat, tentu bahasanya nanti sedikit diubah tidak terlalu ilmiah agar masyarakat mudah memahami.
“Kita siap, dokter siap mengisi (talk show), harapanya bisa sering dilaksanakan. Isunya kasus yang menarik, topik yang hangat dan berkembang saat ini, bisa dari media bisa dari IDI. Dokter cukup sehari menggali isu tidak terlalu dalam tapi mudah dipahami masyarakat,” terangnya kepada media.
dr Wayan menambahkan, RSUD Tarakan sekarang ini sudah memberikan pelayanan kesehatan secara maksimal kepada masyarakat.
“Saat pandemi Covid-19 memang ada dua pelayanan untuk pasien Covid-19 dan pelayanan umum, memang terbatas ruang geraknya namun sekarang sudah kembali normal,” imbuh dr Wayan.
Ia menambahkan, untuk pelayanan Covid-19 memang ada aturan tertentu. Kemudian untuk pelayanan umum yang sebelumnya tutup saat ini sudah kembali dibuka. (adv/wic/Iik)















Discussion about this post