Menu

Mode Gelap
Capaian WTP Harus Berkorelasi dengan Pembangunan Daerah Gubernur Bantu Pembangunan Masjid Al Ikhlas Polairud Polda Kaltara Gubernur Santuni Pemilik Taman Pendidikan Alquran (TPA) Pantai Amal yang Terbakar Percepat Herd Immunity, Kodim Tarakan Gelar Serbuan Vaksin Untuk Pelajar Sinergikan Pemerintah Pusat dan Daerah, Pemprov Gelar Rakor GWPP

Daerah · 2 Okt 2021 16:04 WITA ·

Gerakan Sadar Batik, Gerakan Bersama Mendunia


Dharma Pertiwi Koorcab  Tanjung Selor Daerah F, saat mengikuti kegiatan gerakan membantik serentak di seluruh dunia dalam rangka hari batik nasional secara virtual bertempat di Kodim 0907 Tarakan Perbesar

Dharma Pertiwi Koorcab Tanjung Selor Daerah F, saat mengikuti kegiatan gerakan membantik serentak di seluruh dunia dalam rangka hari batik nasional secara virtual bertempat di Kodim 0907 Tarakan

TARAKAN – Dharma Pertiwi pusat melaksanakan gerakan membatik secara serentak di seluruh dunia. Gerakan bersama ini dalam rangka memperingati hari batik nasional tahun 2021, Sabtu (10/2/2021).

Gerakan membatik diikuti seluruh Dharma Pertiwi yang terdiri dari Persit Kartika Chandra Kirana, Jalasenastri, PIA Ardhya Garini, dan IKKT dari tingkat pusat hingga daerah di seluruh Nusantara secara virtual.


Ketua umum Dhamar Pertiwi Nanny Hadi Tjahjanto menjelaskan, kegiatan ini dalam rangka memperingati hari batik nasional serta melestarikan batik Indonesia yang telah diakui dunia dan ditetapkan sebagai warisan dunia oleh Unesco.

“Batik adalah warisan dunia dan sudah mendarah daging di masyarakat Indonesia dari nenek moyang,” ungkapnya.

Motif batik disetiap daerah berbeda sesuai dengan letak geografis dan kultur budaya masing-masing wilayah. Selain itu batik tidak hanya sebuah produk namun lebih dari pada itu menyimpan sisi lain dan terkandung makna filosifi di dalamnya.

“Sebagai langkah nyata, akan kita canangkan penulisan nama batik dan asal batik disetiap lembar batik yang dibuat oleh pengerajin,” ucap Ketua Umum Dharma Pertiwi.

Dengan menambahkan tulisan dalam batik Indonesia memperjelas kembali kepemilikan batik Indonesia yang tidak bisa diklaim oleh negara manapun.

Sementara itu, kegiatan ini disambut baik pengerajin batik Tarakan yang juga mengikuti kegiatan membatik di Markas Kodim 0907 Tarakan.

“Alhamdulillah dengan adanya kegiatan ini yang digagas oleh Dhamar Pertiwi Pusat saya sebagai pengerajin sangat apresiasi sangat tinggi,” ucap Sonny Lolong, pengerajin batik Tarakan.

Meski dilaksanakan secara virtual, pengerajin sangat senang karena melalui kegiatan ini masyarakat bisa lebih mengenal batik Tarakan, minimal 4 matra TNI yaitu TNI AD, TNI AL, dan TNI AD.

“Ini sebagai langkah sosialisasi dan promosi bagi Tarakan. Saya sangat mendukung penuh,” katanya.

Dalam kondisi pandemi Covid-19 saat ini omset pengerajin batik turun, namun khusus di Kaltara dan Tarakan sudah ada kebijakan Gubernur Kaltara dan Walikota Tarakan untuk melestarikan batik. (iik)

Artikel ini telah dibaca 19 kali

badge-check

Redaksi

Baca Lainnya

Sumpah Pemuda Ke-93, Jamhari: Pemuda Harus Bangkit di Tengah Pandemi

28 Oktober 2021 - 08:58 WITA

Uji Kemampuan Fisik Prajurit,Kodim 0907/Trk Gelar Garjas Periodik II

28 Oktober 2021 - 06:15 WITA

Bentuk Kepedulian, Kodim 0907/Tarakan Berikan Bantuan Sembako Untuk Korban Kebakaran

27 Oktober 2021 - 20:46 WITA

Desa Bandan Bikis Sambut Baik Program Gebyar Pemda KTT

27 Oktober 2021 - 18:15 WITA

Ketua TP-PKK Rachmawati Zainal akan Promosikan Batik Kaltara ke Ajang Nasional

27 Oktober 2021 - 17:29 WITA

1.000 Unit Rumah ASN Pemprov Dibangun Tahun Depan

27 Oktober 2021 - 17:21 WITA

Trending di Advetorial