Menu

Mode Gelap
Capaian WTP Harus Berkorelasi dengan Pembangunan Daerah Gubernur Bantu Pembangunan Masjid Al Ikhlas Polairud Polda Kaltara Gubernur Santuni Pemilik Taman Pendidikan Alquran (TPA) Pantai Amal yang Terbakar Percepat Herd Immunity, Kodim Tarakan Gelar Serbuan Vaksin Untuk Pelajar Sinergikan Pemerintah Pusat dan Daerah, Pemprov Gelar Rakor GWPP

Advetorial · 6 Okt 2021 14:54 WITA ·

Gubernur Dorong Pembentukan Fakultas Kedokteran UBT


Gubernur Dorong Pembentukan Fakultas Kedokteran UBT Perbesar

JAKARTA-Usai menghadiri pembukaan Pekan Olahraga Nasional ke XX di Papua, Gubernur Kalimantan Utara (Kaltara) Drs H. Zainal A. Paliwang langsung bertolak ke Jakarta untuk menghadiri beberapa pertemuan, salah satunya adalah pertemuan bersama Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Mendikbudristek) Nadiem Anwar Makarim.

Dalam agendanya, pertemuan Gubernur dengan Mendikbudristek yang berlangsung di Kantor Direktorat Jenderal (Ditjen) Pendidikan Tinggi
(Dikti), Gubernur membahas rencana pembukan Program Studi Sarjana Kedokteran dan Program Studi Profesi Dokter di Universitas Borneo Tarakan (UBT), Selasa (5/10/2021).

“Saat ini memang pendirian FK (Fakuktas,red) statusnya dalam kondisi moratorium. Jadi tidak diizinkan untuk membuka FK baru. Tetapi kita tentu akan melihat daerah-daerah yang belum ada universitas kedokterannya,” kata Diretur Jenderal (Dirjen) Dikti Nizam saat ditemui usai pertemuan.

Selain mempertimbangkan daerahnya, kebutuhan masyarakat terhadap pelayanan kesehatan dapat menjadi pertimbangan dalam pendirian Fakultas Kedokteran di daerah yang masih membutuhkan dokter.

“Alhamdulilah, mas menteri (Nadiem, red) memberikan arahan, ini perlu kita dorong dan kembangkan bersama-sama,” terangnya.

Ditemui di tempat yang sama, Prof Adri Patton Rektor UBT memberikan apresiasi kepada Mendikbudristek beserta jajarannya khususnya Dirjen Dikti yang selalu aktif memberikan bantuan dalam proses pengembangan universitas.

“Saat ini ada mimpi besar kami, yang pada hari ini telah kita lakukan pertemuan yang difasilitasi langsung Dirjen Nizam dan langsung tadi kita melakukan teleconference dengan mas menteri (panggilan akrab Mendikbudristek, red),” terangnya.

Sejak Adri Patton menjabat sebagai rektor, UBT telah mendirikan sembilan program studi baru termasuk S1 Keperawatan Profesi Nurse, dan Kebidanan Profesi Bidan.

“Proses belum berakhir, masih ada tahapan-tahapan yang harus kita urus,” lanjut dia.

Rektor UBT ini juga mengatakan bahwa pendirian Fakultas Kedokteran di UBT akan dilakukan dengan pembinaan dari Universitas Gajah Mada.

“Agar Fakuktas Kedokteran di Kaltara dapat berjalan dengan baik . Tanpa pembinaan UGM, tidak bisa melaksanakan proses ini dengan baik,” tutupnya.

Pertemuan ini dihadiri secara luring dan daring oleh LLDIKTI wilayah XI, Wali Kota Tarakan, Ketua DPRD Kaltara, Rektor Universitas Borneo Tarakan, berserta jajaran kepala perangkat daerah Pemerintah Provinsi Kaltara, termasuk Direktur RSUD dan RSUT. (ahy/dksipkaltara)

Artikel ini telah dibaca 27 kali

badge-check

Redaksi

Baca Lainnya

Resmi Dilantik, Dewan Pendidikan Diharapkan Bantu Gubernur Tingkatkan Pelayanan Pendidikan

4 Desember 2021 - 06:36 WITA

Pesta Budaya Ditutup, Akan Jadi Event Tahunan Kaltara

3 Desember 2021 - 20:17 WITA

Luhut Panjaitan Kunjungi Provinsi Kaltara

3 Desember 2021 - 20:06 WITA

Persiapan Groundbreaking KIPI, 9 Perusahaan Mancanegara Siap Investasi di Kaltara

3 Desember 2021 - 20:00 WITA

Bupati Ibrahim Ali Tegaskan Pembangunan Pusat Pemerintah Terus Beprores

3 Desember 2021 - 11:59 WITA

Gedung Baru DPRD KTT Tahun Depan Bisa Digunakan 

3 Desember 2021 - 06:44 WITA

Trending di Daerah