• About Us
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
Fokus Borneo
Advertisement
  • Beranda
  • Nasional
  • Advetorial
    • Pemprov Kaltara
    • Pemkot Tarakan
    • Pemkab Bulungan
    • Pemkab Nunukan
    • Pemkab Malinau
    • Pemkab Tana Tidung
    • Pemkot Balikpapan
    • KPH Tarakan
    • Kementrian ATR/BPN
    • Kantah Kota Balikpapan
  • Daerah
  • TNI Polri
  • IKN
  • Kriminal
  • Politik
  • Parlemen
  • Rubrik
    • Ekonomi
    • Pendidikan
    • Olah Raga
    • Sosial Budaya
    • Hiburan
    • Energi
  • Opini
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Nasional
  • Advetorial
    • Pemprov Kaltara
    • Pemkot Tarakan
    • Pemkab Bulungan
    • Pemkab Nunukan
    • Pemkab Malinau
    • Pemkab Tana Tidung
    • Pemkot Balikpapan
    • KPH Tarakan
    • Kementrian ATR/BPN
    • Kantah Kota Balikpapan
  • Daerah
  • TNI Polri
  • IKN
  • Kriminal
  • Politik
  • Parlemen
  • Rubrik
    • Ekonomi
    • Pendidikan
    • Olah Raga
    • Sosial Budaya
    • Hiburan
    • Energi
  • Opini
No Result
View All Result
Fokus Borneo
No Result
View All Result
  • Nasional
  • Advetorial
  • Daerah
  • TNI Polri
  • IKN
  • Kriminal
  • Politik
  • Parlemen
  • KPH Tarakan
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Olah Raga
  • Sosial Budaya
  • Travel
  • Energi
  • Hiburan
  • Opini
Home Daerah

Pengerajin Batik KTT Banjir Orderan

by Redaksi
20 Oktober 2021 21:51
in Daerah, Sosial Budaya
A A
Pengerajin Batik KTT Banjir Orderan

Batik Hanny : Marzuki, pengrajin batik di kabupaten Tana Tidung.Foto: Fokusborneo

TANA TIDUNG – Potensi Batik Khas Kabupaten Tana Tidung terus berkembang, dari awalnya hanya memenuhi kebutuhan lokal, kini Batik sudah merambah pasar nasional.

Salah satunya pengerajin Batik KTT yakni, Hanny Batik yang berdiri sejak tahun 2016 lalu, dari tempat usaha yang masih kecil kini sudah mulai berkembang.

Baca Juga

Gubernur Kaltara Tegaskan Larangan Gratifikasi bagi ASN Jelang Idulfitri 1447 H

Gerakan KTT Berzakat Resmi Dimulai, Pemkab Tana Tidung Perkuat Peran Baznas

Strategi “Perang Udara” Upaya BPJS Ketenagakerjaan Genjot Kepesertaan di Kalimantan

Di Masjid Baiturrahman Kujau, Bupati Tegaskan Komitmen Pelayanan Kesehatan

Pengerajin Batik Hanny Batik, Marzuki menceritakan sejak mendapatkan pelatihan dan pembinaan oleh Provinsi Kaltara kini usahanya terus berkembang.

“Dari motif motif yang hanya 11 sekarang berkembang menjadi 50 motif. Yang 11 motif sudah kita patenkan dan yang 50 motif masih on proses di Kementerian,” terangnya kepada fokusborneo.com, Rabu (20/10/2021).

Marzuki mengatakan, motif batik yang Ia gunakan adalah motif batik khas Kabupaten Tana Tidung, seperti satwa khas Kalimantan, kemudian budaya, adat istiadat daerah dan lainya.

Batik Hanny : Marzuki, pengrajin batik di kabupaten Tana Tidung.Foto: Fokusborneo

“Ada motif pempulus sangang artinya burung enggang itu bahasa Tidung nya karena burung enggang banyak di Kalimantan akhirnya kita buat lah motif ini, kemudian ada motif kelakai, kelakai itu seperti akar kayu, kemudian ada motif labau silau, ada labu kuning, ada motif kalid itu artinya tameng, motif pusakarang itu artinya bunga di karang, motif daun sabay, daun ubi dan masih banyak lagi motif lainnya,” jelasnya.

Terkait dengan pemasaran sampai saat ini sudah sampai di wilayah Provinsi bahkan sampai nasional, “Kadang ada beberapa souvenir yang ke Jakarta, jadi Alhamdulillah adalah beberapa yang pesan,” sambungnya.

Hanny Batik hampir setiap hari mendapatkan orderan batik, apalagi semenjak adanya edaran Gubernur Kaltara Zainal Arifin Paliwang terkait penggunaan batik khas Kaltara.

“Kalau kami produksi tergantung cuaca, tapi kalau orderan Alhamdulillah ada terus. Semenjak ada edaran Gubernur permintaan melonjak dan Alhamdulillah sekarang ada orderan 100 lembar, dengan adanya edaran Gubernur kami terbantu lah dengan penjualan batik,” katanya.

“Ini kita lagi membuat orderan seragam guru SD , guru SMA dan beberapa dari Dinas Pemkab,” sambungnya.

Karena banyaknya orderan dan kurangnya tenaga kerja, Hanny Batik saat ini masih melayani batik cap. Mengingat batik tulis butuh waktu yang lebih lama 1 – 2 bulan.

Meski batik cap, Ia mengaku tetap menggunakan warna alam yang ada disekitar seperti kulit kayu, daun dan lainya.

Sementara untuk harga batik sendiri bervariasi antara Rp285 Ribu – Rp350 Ribu, ada juga Rp600 Ribu – Rp700, harga tergantung ukuran, bahan kain dan jenis batik cap atau tulis.

Hanny Batik yang beralamat di Gang Nuri Jalan Padat Karya No.99, Kabupaten Tana Tidung ini berharap adanya bantuan dari pemerintah berupa alat atau bahan.

“Kita harap ada bantuan dari pemerintah, karena bahan bakunya ini dan alat alat untuk membatik itu mahal kita beli, jadi saya harap adalah bantuan pemerintah dari segi pemasaran mungkin dari pemerintah Kabupaten bisa untuk semua SKPD menggunakan batik khas KTT tanpa ada pengecualian,” pungkasnya. (her/Iik)

Tags: Batikbatik capBatik tulisborneoFbFokusborneoKabupaten Tana TidungKTTpengrajin batik

Berita Lainnya

Daerah

Gubernur Kaltara Tegaskan Larangan Gratifikasi bagi ASN Jelang Idulfitri 1447 H

4 Maret 2026 18:03
Daerah

Gerakan KTT Berzakat Resmi Dimulai, Pemkab Tana Tidung Perkuat Peran Baznas

4 Maret 2026 14:36
Daerah

Strategi “Perang Udara” Upaya BPJS Ketenagakerjaan Genjot Kepesertaan di Kalimantan

4 Maret 2026 11:17
Daerah

Di Masjid Baiturrahman Kujau, Bupati Tegaskan Komitmen Pelayanan Kesehatan

4 Maret 2026 08:02
Daerah

Gubernur Kaltara Dorong Optimalisasi Zakat ASN untuk Perkuat Pemerataan Ekonomi

4 Maret 2026 07:27
Daerah

Sinergi dengan Media, BPJS Ketenagakerjaan Perkuat Literasi Jaminan Sosial di Kaltara 

3 Maret 2026 20:54
Next Post

Arsjad Rasjid Lantik Pengurus KADIN Indonesia Periode 2021 - 2026

Tarakan Diguncang Gempa Bumi 3.7 SR, Lokasi 9 KM Arah Timur

Aldera Pius

PhD (2)

Discussion about this post

Ikuti Kami

Ikuti Kami
  • Penyesuaian Anggaran, 361 Tenaga Non-ASN DLH Tarakan Resmi Dialihdayakan

    Penyesuaian Anggaran, 361 Tenaga Non-ASN DLH Tarakan Resmi Dialihdayakan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Akses Putus Total, Polresta Bulungan Arahkan Jalur Alternatif

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bertemu Menteri PKP, Gubernur Kaltara Berhasil Perjuangkan 2.000 Unit Rumah Subsidi untuk Warga

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • SMA Negeri 5 Tarakan Resmi Beroperasi, Kebutuhan Ruang Belajar Masih Jadi Tantangan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Vamelia Ibrahim Sukses Pertahankan Riset Aplikasi BUSAK PAUD, Perkuat Pemantauan Literasi Anak Secara Terukur

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Fokus Borneo

Ikuti Kami

Rubrik

  • Advetorial
  • Daerah
  • Derap Nusantara
  • Ekonomi
  • Energi
  • Fokus
  • Hiburan
  • IKN
  • Kantah Kota Balikpapan
  • Kementrian ATR/BPN
  • KPH Tarakan
  • Kriminal
  • Kuliner
  • Nasional
  • Olah Raga
  • Opini
  • Otomotif
  • Parlemen
  • Pemkab Bulungan
  • Pemkab Malinau
  • Pemkab Nunukan
  • Pemkab Tana Tidung
  • Pemkot Balikpapan
  • Pemkot Tarakan
  • Pemprov Kaltara
  • Pendidikan
  • Politik
  • Sosial Budaya
  • TNI Polri
  • Travel
  • Video

Recent News

Memasuki Ramadan, BPS Tarakan Catat Inflasi 0,58 Persen pada Februari 2026

4 Maret 2026 21:48
Rismanto Desak Perbaikan Infrastruktur Demi Tarik Investor ke Nunukan

Rismanto Minta Pertamina Benahi Penyakit APMS di Nunukan

4 Maret 2026 21:41
  • About Us
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy

© 2025 PT KITA MEDIA GROUP

error: Content is protected !!
No Result
View All Result
  • Nasional
  • Advetorial
    • Pemprov Kaltara
    • Pemkot Tarakan
    • Pemkab Bulungan
    • Pemkab Nunukan
    • Pemkab Malinau
    • Pemkab Tana Tidung
    • Pemkot Balikpapan
    • Kementrian ATR/BPN
    • Kantah Kota Balikpapan
  • Daerah
  • TNI Polri
  • IKN
  • Kriminal
  • Politik
  • Parlemen
  • KPH Tarakan
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Olah Raga
  • Sosial Budaya
  • Travel
    • Kuliner
  • Energi
  • Hiburan
  • Opini

© 2025 PT KITA MEDIA GROUP