• About Us
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
Fokus Borneo
Advertisement
  • Beranda
  • Nasional
  • Advetorial
    • Pemprov Kaltara
    • Pemkot Tarakan
    • Pemkab Bulungan
    • Pemkab Nunukan
    • Pemkab Malinau
    • Pemkab Tana Tidung
    • Pemkot Balikpapan
    • KPH Tarakan
    • Kementrian ATR/BPN
    • Kantah Kota Balikpapan
  • Daerah
  • TNI Polri
  • IKN
  • Kriminal
  • Politik
  • Parlemen
  • Rubrik
    • Ekonomi
    • Pendidikan
    • Olah Raga
    • Sosial Budaya
    • Hiburan
    • Energi
  • Opini
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Nasional
  • Advetorial
    • Pemprov Kaltara
    • Pemkot Tarakan
    • Pemkab Bulungan
    • Pemkab Nunukan
    • Pemkab Malinau
    • Pemkab Tana Tidung
    • Pemkot Balikpapan
    • KPH Tarakan
    • Kementrian ATR/BPN
    • Kantah Kota Balikpapan
  • Daerah
  • TNI Polri
  • IKN
  • Kriminal
  • Politik
  • Parlemen
  • Rubrik
    • Ekonomi
    • Pendidikan
    • Olah Raga
    • Sosial Budaya
    • Hiburan
    • Energi
  • Opini
No Result
View All Result
Fokus Borneo
No Result
View All Result
  • Nasional
  • Advetorial
  • Daerah
  • TNI Polri
  • IKN
  • Kriminal
  • Politik
  • Parlemen
  • KPH Tarakan
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Olah Raga
  • Sosial Budaya
  • Travel
  • Energi
  • Hiburan
  • Opini
Home Daerah

Pengerajin Batik KTT Banjir Orderan

by Redaksi
20/10/2021
in Daerah, Sosial Budaya
A A
Pengerajin Batik KTT Banjir Orderan

Batik Hanny : Marzuki, pengrajin batik di kabupaten Tana Tidung.Foto: Fokusborneo

TANA TIDUNG – Potensi Batik Khas Kabupaten Tana Tidung terus berkembang, dari awalnya hanya memenuhi kebutuhan lokal, kini Batik sudah merambah pasar nasional.

Salah satunya pengerajin Batik KTT yakni, Hanny Batik yang berdiri sejak tahun 2016 lalu, dari tempat usaha yang masih kecil kini sudah mulai berkembang.

Baca Juga

Pemkab Tana Tidung Gandeng Kejaksaan, Pengawasan Perizinan Diperkuat untuk Dongkrak PAD

MGKJ dan Perusahaan Tiongkok Jajaki Pengembangan PLTS 100 MWp di Kaltara

Akses Kesehatan Dipermudah, Desa Tideng Pale Timur Terima Bantuan Ambulans

Tarakan Tetap Tangguh Hadapi Krisis Air Bersih Akibat El Nino 2026

Pengerajin Batik Hanny Batik, Marzuki menceritakan sejak mendapatkan pelatihan dan pembinaan oleh Provinsi Kaltara kini usahanya terus berkembang.

“Dari motif motif yang hanya 11 sekarang berkembang menjadi 50 motif. Yang 11 motif sudah kita patenkan dan yang 50 motif masih on proses di Kementerian,” terangnya kepada fokusborneo.com, Rabu (20/10/2021).

Marzuki mengatakan, motif batik yang Ia gunakan adalah motif batik khas Kabupaten Tana Tidung, seperti satwa khas Kalimantan, kemudian budaya, adat istiadat daerah dan lainya.

Batik Hanny : Marzuki, pengrajin batik di kabupaten Tana Tidung.Foto: Fokusborneo

“Ada motif pempulus sangang artinya burung enggang itu bahasa Tidung nya karena burung enggang banyak di Kalimantan akhirnya kita buat lah motif ini, kemudian ada motif kelakai, kelakai itu seperti akar kayu, kemudian ada motif labau silau, ada labu kuning, ada motif kalid itu artinya tameng, motif pusakarang itu artinya bunga di karang, motif daun sabay, daun ubi dan masih banyak lagi motif lainnya,” jelasnya.

Terkait dengan pemasaran sampai saat ini sudah sampai di wilayah Provinsi bahkan sampai nasional, “Kadang ada beberapa souvenir yang ke Jakarta, jadi Alhamdulillah adalah beberapa yang pesan,” sambungnya.

Hanny Batik hampir setiap hari mendapatkan orderan batik, apalagi semenjak adanya edaran Gubernur Kaltara Zainal Arifin Paliwang terkait penggunaan batik khas Kaltara.

“Kalau kami produksi tergantung cuaca, tapi kalau orderan Alhamdulillah ada terus. Semenjak ada edaran Gubernur permintaan melonjak dan Alhamdulillah sekarang ada orderan 100 lembar, dengan adanya edaran Gubernur kami terbantu lah dengan penjualan batik,” katanya.

“Ini kita lagi membuat orderan seragam guru SD , guru SMA dan beberapa dari Dinas Pemkab,” sambungnya.

Karena banyaknya orderan dan kurangnya tenaga kerja, Hanny Batik saat ini masih melayani batik cap. Mengingat batik tulis butuh waktu yang lebih lama 1 – 2 bulan.

Meski batik cap, Ia mengaku tetap menggunakan warna alam yang ada disekitar seperti kulit kayu, daun dan lainya.

Sementara untuk harga batik sendiri bervariasi antara Rp285 Ribu – Rp350 Ribu, ada juga Rp600 Ribu – Rp700, harga tergantung ukuran, bahan kain dan jenis batik cap atau tulis.

Hanny Batik yang beralamat di Gang Nuri Jalan Padat Karya No.99, Kabupaten Tana Tidung ini berharap adanya bantuan dari pemerintah berupa alat atau bahan.

“Kita harap ada bantuan dari pemerintah, karena bahan bakunya ini dan alat alat untuk membatik itu mahal kita beli, jadi saya harap adalah bantuan pemerintah dari segi pemasaran mungkin dari pemerintah Kabupaten bisa untuk semua SKPD menggunakan batik khas KTT tanpa ada pengecualian,” pungkasnya. (her/Iik)

Tags: Batikbatik capBatik tulisborneoFbFokusborneoKabupaten Tana TidungKTTpengrajin batik

Berita Lainnya

Pemkab Tana Tidung Gandeng Kejaksaan, Pengawasan Perizinan Diperkuat untuk Dongkrak PAD
Daerah

Pemkab Tana Tidung Gandeng Kejaksaan, Pengawasan Perizinan Diperkuat untuk Dongkrak PAD

31 Oktober 2026 17:08
Daerah

MGKJ dan Perusahaan Tiongkok Jajaki Pengembangan PLTS 100 MWp di Kaltara

31 Oktober 2026 16:43
Pemkab Tana Tidung Gandeng Kejaksaan, Pengawasan Perizinan Diperkuat untuk Dongkrak PAD
Daerah

Akses Kesehatan Dipermudah, Desa Tideng Pale Timur Terima Bantuan Ambulans

31 Oktober 2026 16:09
Tarakan Tetap Tangguh Hadapi Krisis Air Bersih Akibat El Nino 2026
Daerah

Tarakan Tetap Tangguh Hadapi Krisis Air Bersih Akibat El Nino 2026

31 Oktober 2026 14:20
Daerah

Bupati Bulungan Gandeng IPB dan YKAN, Perkuat Pembangunan Hijau Berkelanjutan

31 Oktober 2026 10:59
Daerah

Optimalkan Sinergi Pengawasan, Imigrasi Balikpapan Satukan Langkah Lintas Instansi di Kabupaten Paser

30 Oktober 2026 18:51
Next Post

Arsjad Rasjid Lantik Pengurus KADIN Indonesia Periode 2021 - 2026

Tarakan Diguncang Gempa Bumi 3.7 SR, Lokasi 9 KM Arah Timur

Aldera Pius

PhD (2)

Discussion about this post

Ikuti Kami

Ikuti Kami
  • Piala Soeratin 2026 di IKN, Perluas Semangat Sepak Bola ke Seluruh Indonesia

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • P-APBD 2026 Tana Tidung, Ibrahim Ali Tekankan Anggaran Tepat Sasaran

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Disbudporapar Targetkan Tarakan Juara Umum Porprov II Kaltara di Malinau, Ini Daftar Cabor Diikuti 

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Enam Tuntutan AMRT ke DPRD Tarakan, Desak Solusi Nyata 

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Setiap Liter Berarti, Pertamina Patra Niaga Kalimantan Jaga Ketepatan Takaran BBM di SPBU

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Fokus Borneo

Ikuti Kami

Rubrik

  • Advetorial
  • Daerah
  • Derap Nusantara
  • Ekonomi
  • Energi
  • Fokus
  • Hiburan
  • IKN
  • Kantah Kota Balikpapan
  • Kementrian ATR/BPN
  • KPH Tarakan
  • Kriminal
  • Kuliner
  • Nasional
  • Olah Raga
  • Opini
  • Otomotif
  • Parlemen
  • Pemkab Bulungan
  • Pemkab Malinau
  • Pemkab Nunukan
  • Pemkab Tana Tidung
  • Pemkot Balikpapan
  • Pemkot Tarakan
  • Pemprov Kaltara
  • Pendidikan
  • Politik
  • Sosial Budaya
  • TNI Polri
  • Travel
  • Video

Recent News

Pesan Menteri ATR/Kepala BPN kepada 152 Pejabat dalam Pelantikan: Layani Masyarakat dengan Baik

31 Oktober 2026 17:45
Pascakebakaran Hutan di Tahura Bukit Soeharto, Otorita IKN dan Borneo Kind Tanam 1.000 Bibit Pohon

Pascakebakaran Hutan di Tahura Bukit Soeharto, Otorita IKN dan Borneo Kind Tanam 1.000 Bibit Pohon

31 Oktober 2026 17:39
  • About Us
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy

© 2025 PT KITA MEDIA GROUP

error: Content is protected !!
No Result
View All Result
  • Nasional
  • Advetorial
    • Pemprov Kaltara
    • Pemkot Tarakan
    • Pemkab Bulungan
    • Pemkab Nunukan
    • Pemkab Malinau
    • Pemkab Tana Tidung
    • Pemkot Balikpapan
    • Kementrian ATR/BPN
    • Kantah Kota Balikpapan
  • Daerah
  • TNI Polri
  • IKN
  • Kriminal
  • Politik
  • Parlemen
  • KPH Tarakan
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Olah Raga
  • Sosial Budaya
  • Travel
    • Kuliner
  • Energi
  • Hiburan
  • Opini

© 2025 PT KITA MEDIA GROUP