Menu

Mode Gelap
Capaian WTP Harus Berkorelasi dengan Pembangunan Daerah Gubernur Bantu Pembangunan Masjid Al Ikhlas Polairud Polda Kaltara Gubernur Santuni Pemilik Taman Pendidikan Alquran (TPA) Pantai Amal yang Terbakar Percepat Herd Immunity, Kodim Tarakan Gelar Serbuan Vaksin Untuk Pelajar Sinergikan Pemerintah Pusat dan Daerah, Pemprov Gelar Rakor GWPP

Daerah · 13 Mei 2022 18:49 WITA ·

Calon Lumbung Pangan IKN, TNI Bangun Akses Jalan Desa di Tana Tidung


Program TMMD ke 113 Kodim 0914/TNT pembukaan akses jalan desa Perbesar

Program TMMD ke 113 Kodim 0914/TNT pembukaan akses jalan desa

TANA TIDUNG – Kabupaten Tana Tidung, yang merupakan kabupaten termuda di provinsi Kalimantan Utara terus berbenah seiring dengan rencana pemindahan ibu kota baru yang dicanangkan oleh Presiden Joko Widodo.

Sejak 2012, Kabupaten ini merupakan bagian dari provinsi Kalimantan Utara, seiring dengan pemekaran provinsi baru tersebut dari provinsi Kalimantan Timur. Penduduk kabupaten ini paling sedikit dari semua kabupaten/kota di Kalimantan Utara, yakni 25.584 jiwa (2020), dengan kepadatan penduduk 6 jiwa/km persegi.

Untuk itu, TNI bersinergi dengan Pemda KTT melaksanakan pembangunan infrastruktur berupa jalan melalui program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD).

Dandim 0914/Tnt, Letkol Czi Tri Prio Utomo mengatakan, sasaran TMMD ke-113 yaitu jalan yang menghubungkan Desa Safari dan Desa Rian.

“Pembangunan akses jalan sepanjang 5 KM di daerah ini bisa menghemat waktu tempuh warga masyarakat selama 30 menit saja. Sebelumnya mobilitas warga di 2 desa ini harus menempuh perjalanan hampir 2 jam dengan kendaraan roda 2 dan 3 jam dengan kendaraan roda 4,” ujarnya.

Program TNI Manunggal Masuk Desa atau yang kerap disebut dengan TMMD merupakan program rutin TNI AD dengan Pemerintah Daerah yang salah satunya bertujuan untuk mewujudukan pemerataan pembangunan di wilayah wilayah yang dinilai masih belum memiliki akses yang layak.

“Tahun ini, untuk pertama kalinya Kodim 0914/Tana Tidung melalui Dansatgas TMMD ke 113 Letkol Czi Tri Priyo Utomo mengerahkan puluhan personelnya untuk melakukan pembangunan baik di sasaran fisik maupun non fisik diantaranya pembangunan akses jalan yang menghubungkan Desa Safari dan Desa Rian, pembangunan plat duiker, renovasi rumah ibadah serta sasaran non fisik lainnya seperti penyuluhan hukum dan kesehatan,” terangnya.

Dengan anggaran yang digelontorkan oleh pemerintah daerah sebesar Rp 1 Milliar, diharapkan semua pekerjaan dapat dirampungkan dalam kurun waktu kurang lebih 1 bulan kedepan.

“Di harapkan masyarakat akan segera merasakan kemudahan baik dalam mobilitas maupun aktivitas ekonomi yang tentunya akan mendukung pertumbuhan ekonomi serta kemandirian di daerah tersebut,” pungkasnya. (her/Iik)

Artikel ini telah dibaca 16 kali

badge-check

Redaksi

Baca Lainnya

Petugas Lapas Tarakan Musnahkan Handphone Hasil Razia Gabungan

24 Mei 2022 - 11:40 WITA

Hati – Hati Bisa Meledak! Bom Sisa Perang Dunia Ke II Tak Ada Tanggal Kadaluwarsanya

24 Mei 2022 - 11:24 WITA

Bom Seberat Setengah Ton Dievakuasi Tim Jibom Satbrimob Polda Kaltara

23 Mei 2022 - 21:40 WITA

Silaturahmi dengan Warga Sulsel di Tarakan, Andi Rakhmat Ingin Melepas Kangen

23 Mei 2022 - 19:29 WITA

Warga Tarakan Temukan Bom Ukuran Jumbo Peninggalan Perang Dunia Ke II

23 Mei 2022 - 18:23 WITA

Pimpin Harkitnas, Gubernur Dorong Transparansi pada ASN

23 Mei 2022 - 18:16 WITA

Trending di Daerah
error: Alert: Content is protected !!