• About Us
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
Fokus Borneo
Advertisement
  • Beranda
  • Nasional
  • Advetorial
    • Pemprov Kaltara
    • Pemkot Tarakan
    • Pemkab Bulungan
    • Pemkab Nunukan
    • Pemkab Malinau
    • Pemkab Tana Tidung
    • Pemkot Balikpapan
    • KPH Tarakan
    • Kementrian ATR/BPN
    • Kantah Kota Balikpapan
  • Daerah
  • TNI Polri
  • IKN
  • Kriminal
  • Politik
  • Parlemen
  • Rubrik
    • Ekonomi
    • Pendidikan
    • Olah Raga
    • Sosial Budaya
    • Hiburan
    • Energi
  • Opini
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Nasional
  • Advetorial
    • Pemprov Kaltara
    • Pemkot Tarakan
    • Pemkab Bulungan
    • Pemkab Nunukan
    • Pemkab Malinau
    • Pemkab Tana Tidung
    • Pemkot Balikpapan
    • KPH Tarakan
    • Kementrian ATR/BPN
    • Kantah Kota Balikpapan
  • Daerah
  • TNI Polri
  • IKN
  • Kriminal
  • Politik
  • Parlemen
  • Rubrik
    • Ekonomi
    • Pendidikan
    • Olah Raga
    • Sosial Budaya
    • Hiburan
    • Energi
  • Opini
No Result
View All Result
Fokus Borneo
No Result
View All Result
  • Nasional
  • Advetorial
  • Daerah
  • TNI Polri
  • IKN
  • Kriminal
  • Politik
  • Parlemen
  • KPH Tarakan
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Olah Raga
  • Sosial Budaya
  • Travel
  • Energi
  • Hiburan
  • Opini
Home Daerah

Dari Pameran ke Aksi Nyata: Otorita IKN Rumuskan Strategi Nasional Kopi Liberika

by Redaksi
12/08/2025
in Daerah, Ekonomi, Nasional
A A

Baca Juga

Sekprov Pastikan TPP ASN Tetap Dibayarkan

Resmi Dilantik, ISEI Tarakan Siap Jadi ‘Brain Trust’ Transformasi Ekonomi Daerah

Peringati HUT RI, PLN UID Kaltimra dan DPR RI Hadirkan Listrik untuk 65 Keluarga di Samarinda

DWP Kaltara Ajak Perkuat Peran Keluarga dan Sekolah Cegah Bullying

NUSANTARA – Semangat membangun Ibu Kota Nusantara (IKN) sebagai pusat inovasi dan identitas budaya kembali ditegaskan melalui perhelatan Nusantara Liberica Coffee Exhibition pada Sabtu–Minggu (9–10/08/2025) di Sentra Massa KIPP. Ajang ini bukan hanya merayakan cita rasa unik kopi liberika yang tumbuh subur di tanah Indonesia, tetapi juga menjadi ruang strategis untuk merumuskan langkah konkret membangun ekosistemnya dari hulu ke hilir. Dipandu oleh Direktorat Ketahanan Pangan Otorita IKN, “Rembuk Komunitas Kopi Liberika Nusantara” melahirkan lima rencana aksi nasional yang diharapkan memperkuat pamor kopi liberika di pasar domestik maupun internasional.

Meskipun telah dibudidayakan jauh dari negeri asalnya di Liberia, Afrika Barat, ternyata kopi liberika dapat tumbuh dengan subur di Indonesia. Tanaman kopi dengan daun lebih lebar dan tajuk yang menjulang tinggi dibandingkan kopi arabika dan robusta ini, ternyata mampu menghasilkan karakter dan varian cita-rasa yang beragam ketika ditanam di area dengan agroekologi berbeda. Sebagai seorang praktisi, Prayogo menyebut ini sebagai “keajaiban” kopi liberika. Ia pernah menanam bibit kopi liberika yang sama di area yang berbeda, kopi yang dihasilkannya ternyata memiliki karakter dan citarasa yang berbeda.

Antusiasme pengujung pameran kopi liberika di KIPP-IKN ini, sekaligus memberi kesan kopi liberika dapat menjadi alternatif menarik bagi para pecinta kopi yang ingin mencoba sesuatu yang berbeda. Meski belum sepopuler kopi arabika yang lebih kuat rasa asamnya dan kopi robusta yang lebih menonjol rasa pahitnya, kopi liberika dengan cita-rasanya yang fruity (nangka), sedikit rasa kayu dan rempah memiliki daya tarik tersendiri bagi pecinta kopi, bahkan bagi penikmat kopi pemula. Salah seorang pengunjung pameran, Jasmin yang baru pertama kali menjajal kopi liberika memberikan kesaksiannya, “cita-rasa kopi liberika seperti perpaduan antara kopi arabika dan robusta”.

Di dalam “Rembuk Komunitas Kopi Liberika Nusantara” yang menjadi sesi penutup dari kegiatan Nusantara Liberica Coffee Exhibition, terungkap sejumlah tantangan yang dihadapi dalam pengembangan kopi liberika di Indonesia, khususnya di Kalimantan Timur dan IKN. Di antaranya adalah masih terbatasnya luasan lahan budidaya dan minimnya produk kopi liberika karena masalah budaya pertanian kopi yang belum sepenuhnya terinternalisasi dalam kehidupan petani setempat. Kebun-kebun kopi milik petani umumnya hanya dianggap sebagai usaha sampingan, tidak dikelola secara profesional dan berkelanjutan. Banyak diantara mereka bahkan tidak mampu memanen sendiri, hingga buah ceri matang membusuk di pohon. Petani mengeluhkan sulit dan mahalnya mendapatkan pekerja pemetik harian.

Realitas tersebut tampaknya kontras dengan kegiatan budidaya pertanian kopi di Bondowoso yang telah memiliki ekosistem pertanian kopi yang lebih mapan. Salah seorang petani peserta rembuk dari Bondowoso mengatakan, dalam budidaya kopi tidak cukup sekedar mendorong peningkatan kapasitas dan kompetensi petani, serta pemberian dukungan sarana dan prasarananya. Lebih dari itu yang terpenting adalah tumbuhnya kesadaran dalam diri petani bahwa tanaman kopi adalah hidup mereka. “Setiap petani kopi harus menyatu, setiap saat kakinya harus menginjak-injak tanah yang ditumbuhi pohon kopinya!”, tegasnya. Militansi seperti inilah yang menurutnya menjadi dasar kesuksesan petani-petani kopi di Bondowoso yang umumnya memanfaatkan lahan-lahan kawasan hutan melalui program perhutanan sosial (agroforestri). Banyak diantaranya adalah petani-petani kopi milenial yang dalam setahunnya dapat meraup penghasilan diatas 100 juta rupiah.

Sementara Sigit, pelaku usaha kuliner di Samarinda, menyoroti ketidakstabilan pasokan bahan baku kopi liberika. Menurutnya, saat ini telah ada sentimen positif, ketertarikan konsumen terhadap kopi liberika yang ia sajikan di kedai miliknya. Namun, ia kesulitan untuk memenuhi keinginan konsumen yang ingin membawa pulang roasting biji kopi liberika yang dijualnya. Sigit mengaku hasil roasting biji liberika di kedainya, ia dapatkan hanya dari satu sumber yang suplaynya sangat terbatas dan tidak menentu. Sedangkan kalangan perguruan tinggi, menghimbau perlunya kolaborasi lebih luas diantara para pihak dalam mengembangkan budidaya kopi liberika dari hulu hingga hilir secara terintegrasi.

Dengan lima rencana aksi strategis, mulai dari inventarisasi petani dan lahan, standarisasi pascapanen, riset varietas, pembentukan wadah komunitas nasional, hingga kompetisi kopi liberika di IKN pada Hari Kopi Sedunia, Nusantara menegaskan diri sebagai simpul kolaborasi kopi liberika Indonesia. Lebih dari sekadar komoditas, kopi liberika membawa narasi tentang keberagaman rasa, inovasi pertanian, dan kebanggaan daerah yang dapat menjadi ikon diplomasi kuliner Indonesia di mata dunia. Dari hutan Kalimantan hingga panggung internasional, OIKN berkomitmen menjadikan kopi liberika bagian dari denyut ekonomi kreatif dan identitas kota dunia untuk semua.(**)

—
*Humas Otorita Ibu Kota Nusantara*

Tags: Berita NasionalBerita NusntaraHeadlineIbu Kota NusantaraIKNKopi LiberikaNusantara Liberica Coffee ExhibitionOtorita IKN

Berita Lainnya

Daerah

Sekprov Pastikan TPP ASN Tetap Dibayarkan

7 Agustus 2026 07:01
Resmi Dilantik, ISEI Tarakan Siap Jadi ‘Brain Trust’ Transformasi Ekonomi Daerah
Ekonomi

Resmi Dilantik, ISEI Tarakan Siap Jadi ‘Brain Trust’ Transformasi Ekonomi Daerah

6 Agustus 2026 21:15
Daerah

Peringati HUT RI, PLN UID Kaltimra dan DPR RI Hadirkan Listrik untuk 65 Keluarga di Samarinda

6 Agustus 2026 20:10
Daerah

DWP Kaltara Ajak Perkuat Peran Keluarga dan Sekolah Cegah Bullying

6 Agustus 2026 19:08
Daerah

Genjot Profesionalisme ASN, Pemkab Bulungan Ekspose Manajemen Talenta ke BKN

6 Agustus 2026 18:51
Cegah Pengaruh LGBT, Dinsos Tarakan Ajak Jamaah Ngopi Ahad Perkuat Keluarga
Daerah

Cegah Pengaruh LGBT, Dinsos Tarakan Ajak Jamaah Ngopi Ahad Perkuat Keluarga

6 Agustus 2026 18:44
Next Post

Gubernur Ajak Masyarakat Kibarkan Bendera Merah Putih Semarakkan HUT RI ke-80

APBD-P 2025 Tarakan Diproyeksikan Naik, Fokus pada Program Prioritas

APBD-P 2025 Tarakan Diproyeksikan Naik, Fokus pada Program Prioritas

Bimtek Desa, Wabup Sabri Tekankan Transparansi dan Ketahanan Pangan

Discussion about this post

Ikuti Kami

Ikuti Kami
  • Menteri ATR/Kepala BPN Tetapkan Standar Waktu Layanan untuk Pengukuran Tanah dan Peralihan Hak

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Derry Pilih Damai, Perselisihan dengan Karyawan Bank Diselesaikan Secara Adat

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Sirkuit Balap Bertaraf Internasional Siap Dibangun Tahun Ini di Pantai Amal

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Tingkatkan Kualitas Pelayanan Publik, Wali Kota Tarakan Beri Arahan Tegas ke DPMPTSP dan Disdik

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Sekda Tarakan Abd. Azis Hasan Tekankan ASN Kerja Berbasis Target

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Fokus Borneo

Ikuti Kami

Rubrik

  • Advetorial
  • Daerah
  • Derap Nusantara
  • Ekonomi
  • Energi
  • Fokus
  • Hiburan
  • IKN
  • Kantah Kota Balikpapan
  • Kementrian ATR/BPN
  • KPH Tarakan
  • Kriminal
  • Kuliner
  • Nasional
  • Olah Raga
  • Opini
  • Otomotif
  • Parlemen
  • Pemkab Bulungan
  • Pemkab Malinau
  • Pemkab Nunukan
  • Pemkab Tana Tidung
  • Pemkot Balikpapan
  • Pemkot Tarakan
  • Pemprov Kaltara
  • Pendidikan
  • Politik
  • Sosial Budaya
  • TNI Polri
  • Travel
  • Video

Recent News

Raih Popular Government Institutions Award 2026, Kinerja Komunikasi Publik Kementerian ATR/BPN Kembali Diakui

Raih Popular Government Institutions Award 2026, Kinerja Komunikasi Publik Kementerian ATR/BPN Kembali Diakui

7 Agustus 2026 07:25

Sekprov Pastikan TPP ASN Tetap Dibayarkan

7 Agustus 2026 07:01
  • About Us
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy

© 2025 PT KITA MEDIA GROUP

error: Content is protected !!
No Result
View All Result
  • Nasional
  • Advetorial
    • Pemprov Kaltara
    • Pemkot Tarakan
    • Pemkab Bulungan
    • Pemkab Nunukan
    • Pemkab Malinau
    • Pemkab Tana Tidung
    • Pemkot Balikpapan
    • Kementrian ATR/BPN
    • Kantah Kota Balikpapan
  • Daerah
  • TNI Polri
  • IKN
  • Kriminal
  • Politik
  • Parlemen
  • KPH Tarakan
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Olah Raga
  • Sosial Budaya
  • Travel
    • Kuliner
  • Energi
  • Hiburan
  • Opini

© 2025 PT KITA MEDIA GROUP