TANJUNG SELOR, Fokusborneo.com – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bulungan resmi mengoperasikan Pusat Daur Ulang (PDU) Sampah “Perisi Benuanta” yang berada di Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Kilometer (Km) 9, Desa Bumi Rahayu, Tanjung Selor, Kamis (24/9/2026).
Peresmian dilakukan Bupati Bulungan Syarwani, S.Pd., M.Si., sebagai bagian dari upaya memperkuat pengelolaan sampah sekaligus mengurangi volume sampah yang masuk ke TPA.
PDU “Perisi Benuanta” tidak hanya berfungsi sebagai fasilitas pemilahan dan pengolahan sampah organik maupun anorganik. Fasilitas ini juga diharapkan membuka peluang ekonomi dari pengelolaan sampah serta menjadi pusat pembelajaran bagi masyarakat untuk membangun sistem pengelolaan sampah secara mandiri.
Sejumlah sarana dan prasarana telah disiapkan di PDU tersebut. Di antaranya satu unit bangunan atau hanggar berukuran 30 x 25 meter, dua unit mesin dan konveyor pemilah dengan kapasitas mencapai 2 ton sampah per jam, satu unit jembatan timbang berkapasitas 40 ton, serta satu unit alat berat ekskavator mini.
Kehadiran fasilitas ini dinilai penting mengingat timbulan sampah yang masuk ke TPA Tanjung Selor cukup besar. Berdasarkan data Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Bulungan, volume sampah yang masuk ke TPA mencapai sekitar 65 hingga 70 ton per hari.
Bupati Bulungan Syarwani menyampaikan apresiasi kepada DLH dan seluruh pihak yang terlibat dalam pembangunan hingga pengoperasian PDU tersebut.
Menurutnya, pengelolaan sampah membutuhkan kolaborasi sekaligus perubahan cara pandang masyarakat. Sampah yang tidak dikelola dengan baik berpotensi menimbulkan persoalan lingkungan dan kesehatan serta berdampak terhadap kualitas ruang hidup masyarakat.
“Ini seiring nama Perisi Benuanta, dari bahasa Bulungan yang artinya ajakan mari kita bersama-sama membersihkan daerah kita,” ujar Syarwani.
Ia mengajak masyarakat mulai membangun pola pengelolaan sampah yang lebih maju dengan mengurangi sampah dari sumbernya, memilah, menggunakan kembali, mendaur ulang, serta mengolah sampah yang masih memiliki nilai manfaat.
Langkah tersebut diharapkan tidak hanya mengurangi beban TPA, tetapi juga mendorong sampah menjadi bagian dari kegiatan ekonomi masyarakat.
Peresmian PDU “Perisi Benuanta” turut dihadiri Sekretaris Daerah Bulungan Risdianto, S.Pi., M.Si., jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), serta perangkat daerah terkait.(**)















Discussion about this post