• About Us
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
Fokus Borneo
Advertisement
  • Beranda
  • Nasional
  • Advetorial
    • Pemprov Kaltara
    • Pemkot Tarakan
    • Pemkab Bulungan
    • Pemkab Nunukan
    • Pemkab Malinau
    • Pemkab Tana Tidung
    • Pemkot Balikpapan
    • KPH Tarakan
    • Kementrian ATR/BPN
    • Kantah Kota Balikpapan
  • Daerah
  • TNI Polri
  • IKN
  • Kriminal
  • Politik
  • Parlemen
  • Rubrik
    • Ekonomi
    • Pendidikan
    • Olah Raga
    • Sosial Budaya
    • Hiburan
    • Energi
  • Opini
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Nasional
  • Advetorial
    • Pemprov Kaltara
    • Pemkot Tarakan
    • Pemkab Bulungan
    • Pemkab Nunukan
    • Pemkab Malinau
    • Pemkab Tana Tidung
    • Pemkot Balikpapan
    • KPH Tarakan
    • Kementrian ATR/BPN
    • Kantah Kota Balikpapan
  • Daerah
  • TNI Polri
  • IKN
  • Kriminal
  • Politik
  • Parlemen
  • Rubrik
    • Ekonomi
    • Pendidikan
    • Olah Raga
    • Sosial Budaya
    • Hiburan
    • Energi
  • Opini
No Result
View All Result
Fokus Borneo
No Result
View All Result
  • Nasional
  • Advetorial
  • Daerah
  • TNI Polri
  • IKN
  • Kriminal
  • Politik
  • Parlemen
  • KPH Tarakan
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Olah Raga
  • Sosial Budaya
  • Travel
  • Energi
  • Hiburan
  • Opini
Home Daerah

Driver Ojol Tarakan Desak Kenaikan Tarif dan Pengesahan RUU Transportasi Online

by Redaksi
20/05/2026
in Daerah
A A
Driver Ojol Tarakan Desak Kenaikan Tarif dan Pengesahan RUU Transportasi Online

Penanggu Jawab Aksi Driver Ojol di Tarakan, Misyadi. Foto: ist

TARAKAN, Fokusborneo.com – Ratusan pengemudi ojek online (ojol) di Kota Tarakan menggelar aksi damai massal untuk menyuarakan keresahan terkait kesejahteraan dan kejelasan regulasi hukum. Pergerakan yang berpusat di daerah ini merupakan bagian dari gerakan serentak di 16 kota di Indonesia sepanjang tahun 2026.

​Penanggung Jawab Aksi, Misyadi, menyatakan pergerakan tahun ini berbeda dengan aksi terdahulu pada tahun 2024 yang hanya berpusat di DPR RI. Saat ini, para pengemudi di berbagai daerah bergerak bersama demi mendorong perubahan di tingkat nasional.

Baca Juga

Imigrasi Tarakan Raih Penilaian Memadai dari Ombudsman Kaltara, Komitmen Perkuat Layanan Tanpa Maladministrasi

Ibrahim Ali dan PLN Bahas Kesiapan Listrik untuk Pusat Pemerintahan Tana Tidung

261 PPPK Paruh Waktu Bulungan Diperpanjang, Kinerja Jadi Penentu Kontrak Berikutnya

Luncurkan SIBATARAKU, Pemprov Kaltara Perkuat Tata Kelola Pajak Alat Berat

​”Terkait tuntutan nasional, ada empat poin utama yang sudah kami sampaikan. Pertama adalah kenaikan tarif ojol,” ujar Misyadi ditemui usai Rapat Dengar Pendapat (RDP) di Kantor DPRD Kota Tarakan, Rabu (20/5/26).

​Misyadi menjelaskan, rujukan utama tuntutan kenaikan tarif ini adalah kenaikan Upah Minimum Regional (UMR) maupun Upah Minimum Kota (UMK) yang mengalami peningkatan signifikan sejak tahun 2023 hingga 2026.

Menurutnya, sebagai bagian dari sektor pekerja, sudah sewajarnya para mitra pengemudi menuntut penyesuaian pendapatan.

​Tuntutan kedua dan ketiga menyoroti kekosongan regulasi pada sistem pengantaran makanan dan barang (delivery).

Menurut Misyadi, kekosongan aturan ini dimanfaatkan oleh pihak aplikator untuk memberlakukan sistem double order (pengantaran ganda) yang dinilai merugikan sepihak.

​Ia mencontohkan, jika satu orderan normalnya dihargai Rp5.000, maka dalam sistem double order yang bisa membawa dua hingga tiga pesanan sekaligus, driver hanya mendapatkan tambahan upah sekitar Rp2.000 sampai Rp3.000 saja.

​”Artinya, bicara keuntungan, yang tadinya tiga orderan ini bisa dibagi ke teman-teman driver yang lain, sekarang dilaksanakan oleh satu driver saja. Keuntungan aplikator menjadi lebih besar karena mereka hanya menambah biaya sedikit,” tegasnya.

​Sementara itu, tuntutan keempat sekaligus yang paling krusial adalah desakan hadirnya Undang-Undang Transportasi Online. Para driver berharap pemerintah dan DPR RI segera merevisi Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan (UU LLAJ) agar dapat menuangkan klausul perlindungan hukum yang konkret bagi pengemudi online.

​Selain menyampaikan aspirasi, aksi damai ini juga diwarnai dengan penandatanganan petisi Wali Kota Tarakan dan Ketua DPRD Kota Tarakan. Langkah ini diambil sebagai bentuk dukungan nyata dari pemerintah daerah.

​Misyadi menyebutkan, regulasi transportasi online berada di bawah kewenangan Kementerian dan Pemerintah Provinsi (Pemprov). Oleh karena itu, dukungan dari Kota Tarakan sangat dibutuhkan mengingat RUU Transportasi Online telah resmi masuk ke dalam Program Legislasi Nasional (Prolegnas) 2026 di urutan ke-36.

​”Petisi dukungan daerah dari 16 kota, termasuk Kota Tarakan, hari ini akan kami setorkan ke DPR RI melalui pengurus DPP KPSPOI pusat yang saat ini sedang berjuang di sana, agar RUU tersebut bisa menjadi prioritas untuk dibahas tahun ini,” tambahnya.

​Berdasarkan draf kajian yang disusun oleh Serikat Pengemudi Online Indonesia (SPOI), RUU Transportasi Online tersebut tidak hanya akan mengatur kejelasan tarif, tetapi juga memuat poin kemanusiaan dan perlindungan khusus bagi pengemudi perempuan, seperti hak cuti haid dan cuti hamil.

​Dalam lembar petisi yang berhasil ditandatangani jajaran Forkopimda Tarakan, terdapat empat poin komitmen daerah:

1. ​Mendukung penuh segala upaya konstitusional aktivis pengemudi transportasi online dalam memperjuangkan lahirnya UU Transportasi Online Indonesia sebagai payung hukum yang berkeadilan.

2. ​Mengakui bahwa kekosongan regulasi di tingkat nasional telah menimbulkan dampak kerugian ekonomi serta memicu potensi konflik sosial bagi pengemudi online di wilayah Kalimantan Utara, khususnya Kota Tarakan.

3. ​Berkomitmen mendorong percepatan pembahasan dan pengesahan RUU Transportasi Online di Prolegnas 2026 dengan mengirimkan seluruh materi kajian dan data lapangan hasil Forum Diskusi Transportasi Online Indonesia (FDTOI) kepada Kementerian Perhubungan dan Komisi V DPR RI.

4. ​Menegaskan bahwa petisi ini dibuat sebagai bentuk nyata keberpihakan pemerintah daerah terhadap 5 juta warga negara yang menggantungkan hidupnya pada sektor transportasi online, sekaligus untuk mencegah meluasnya konflik horizontal di daerah.

​Aksi yang berjalan dengan tertib dan kondusif ini diharapkan mampu menjadi pemantik bagi pemerintah pusat untuk segera mengesahkan regulasi yang berpihak pada kesejahteraan jutaan mitra ojek online di seluruh penjuru tanah air.(*/mt)

Tags: Aksi OjolAplikatordriverHeadlineMisyadiOjolPotongan Aplikator

Berita Lainnya

Imigrasi Tarakan Raih Penilaian Memadai dari Ombudsman Kaltara, Komitmen Perkuat Layanan Tanpa Maladministrasi
Daerah

Imigrasi Tarakan Raih Penilaian Memadai dari Ombudsman Kaltara, Komitmen Perkuat Layanan Tanpa Maladministrasi

5 Oktober 2026 18:25
Ibrahim Ali dan PLN Bahas Kesiapan Listrik untuk Pusat Pemerintahan Tana Tidung
Daerah

Ibrahim Ali dan PLN Bahas Kesiapan Listrik untuk Pusat Pemerintahan Tana Tidung

5 Oktober 2026 16:18
Daerah

261 PPPK Paruh Waktu Bulungan Diperpanjang, Kinerja Jadi Penentu Kontrak Berikutnya

5 Oktober 2026 15:34
Daerah

Luncurkan SIBATARAKU, Pemprov Kaltara Perkuat Tata Kelola Pajak Alat Berat

5 Oktober 2026 14:01
Daerah

Pimpin Apel, Sekda Kaltara Tekankan Nilai Pancasila dalam Etos Kerja ASN

5 Oktober 2026 13:40
Daerah

Gebyar Pajak Restoran Diluncurkan, Warga Bulungan Bisa Nikmati Bebas Denda PBB 2018-2025

4 Oktober 2026 18:35
Next Post
Driver Ojol Tarakan Desak Kenaikan Tarif dan Pengesahan RUU Transportasi Online

Sering Picu Konflik, Nasir Desak Pusat Tak Asal Tetapkan PSN Hanya Berdasarkan Peta

Plt Walikota Tarakan Dorong MBG untuk Tingkatkan Daya Beli dan Sektor Ojol

Plt Walikota Tarakan Dorong MBG untuk Tingkatkan Daya Beli dan Sektor Ojol

Wabup Sabri Tegaskan Dukungan ke Bawaslu, Sinergi Pengawasan Pemilu Diperkuat

Discussion about this post

Ikuti Kami

Ikuti Kami
  • Kunjungi Yonif TP 922/Upun Taka, Menhan Sjafrie Tekankan Kesiapan Prajurit

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kisah Siganak Hibot, Transformasi Dari Layar SMPN 7 Menuju Gerakan Karakter Kota Tarakan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Gunadarma Jadi Universitas Pertama di IKN, 48 Mahasiswa Kini Mulai Perkuliahan di Nusantara

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Pemkot Tarakan Akan Menanggung 6.071 Warga Terdampak Penonaktifan BPJS Pemprov Kaltara

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Tampil Anggun Berbusana Adat Tidung, 29 Ketua RT Selumit Pantai Resmi Dikukuhkan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Fokus Borneo

Ikuti Kami

Rubrik

  • Advetorial
  • Daerah
  • Derap Nusantara
  • Ekonomi
  • Energi
  • Fokus
  • Hiburan
  • IKN
  • Kantah Kota Balikpapan
  • Kementrian ATR/BPN
  • KPH Tarakan
  • Kriminal
  • Kuliner
  • Nasional
  • Olah Raga
  • Opini
  • Otomotif
  • Parlemen
  • Pemkab Bulungan
  • Pemkab Malinau
  • Pemkab Nunukan
  • Pemkab Tana Tidung
  • Pemkot Balikpapan
  • Pemkot Tarakan
  • Pemprov Kaltara
  • Pendidikan
  • Politik
  • Sosial Budaya
  • TNI Polri
  • Travel
  • Video

Recent News

Jufri Budiman: Infrastruktur Kaltara Harus Buka Akses dan Gerakkan Ekonomi

5 Oktober 2026 20:07
Imigrasi Tarakan Raih Penilaian Memadai dari Ombudsman Kaltara, Komitmen Perkuat Layanan Tanpa Maladministrasi

Imigrasi Tarakan Raih Penilaian Memadai dari Ombudsman Kaltara, Komitmen Perkuat Layanan Tanpa Maladministrasi

5 Oktober 2026 18:25
  • About Us
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy

© 2025 PT KITA MEDIA GROUP

error: Content is protected !!
No Result
View All Result
  • Nasional
  • Advetorial
    • Pemprov Kaltara
    • Pemkot Tarakan
    • Pemkab Bulungan
    • Pemkab Nunukan
    • Pemkab Malinau
    • Pemkab Tana Tidung
    • Pemkot Balikpapan
    • Kementrian ATR/BPN
    • Kantah Kota Balikpapan
  • Daerah
  • TNI Polri
  • IKN
  • Kriminal
  • Politik
  • Parlemen
  • KPH Tarakan
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Olah Raga
  • Sosial Budaya
  • Travel
    • Kuliner
  • Energi
  • Hiburan
  • Opini

© 2025 PT KITA MEDIA GROUP