• About Us
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
Fokus Borneo
Advertisement
  • Beranda
  • Nasional
  • Advetorial
    • Pemprov Kaltara
    • Pemkot Tarakan
    • Pemkab Bulungan
    • Pemkab Nunukan
    • Pemkab Malinau
    • Pemkab Tana Tidung
    • Pemkot Balikpapan
    • KPH Tarakan
    • Kementrian ATR/BPN
    • Kantah Kota Balikpapan
  • Daerah
  • TNI Polri
  • IKN
  • Kriminal
  • Politik
  • Parlemen
  • Rubrik
    • Ekonomi
    • Pendidikan
    • Olah Raga
    • Sosial Budaya
    • Hiburan
    • Energi
  • Opini
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Nasional
  • Advetorial
    • Pemprov Kaltara
    • Pemkot Tarakan
    • Pemkab Bulungan
    • Pemkab Nunukan
    • Pemkab Malinau
    • Pemkab Tana Tidung
    • Pemkot Balikpapan
    • KPH Tarakan
    • Kementrian ATR/BPN
    • Kantah Kota Balikpapan
  • Daerah
  • TNI Polri
  • IKN
  • Kriminal
  • Politik
  • Parlemen
  • Rubrik
    • Ekonomi
    • Pendidikan
    • Olah Raga
    • Sosial Budaya
    • Hiburan
    • Energi
  • Opini
No Result
View All Result
Fokus Borneo
No Result
View All Result
  • Nasional
  • Advetorial
  • Daerah
  • TNI Polri
  • IKN
  • Kriminal
  • Politik
  • Parlemen
  • KPH Tarakan
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Olah Raga
  • Sosial Budaya
  • Travel
  • Energi
  • Hiburan
  • Opini
Home Daerah

Ratusan Driver Online Tarakan Demo DPRD, Tuntut Stop Pendaftaran Anggota Baru

by Redaksi
20/05/2026
in Daerah, Parlemen, Politik
A A
Ratusan Driver Online Tarakan Demo DPRD, Tuntut Stop Pendaftaran Anggota Baru

Aksi damai driver ojol di Kota Tarakan. Foto: Fokusborneo.com

TARAKAN, Fokusborneo.com – Ratusan pengemudi transportasi daring (ojek dan taksi online) yang tergabung dalam Serikat Pengemudi Online Kaltara bersama Forum Diskusi Transportasi Online Indonesia (FDTOI) menggelar aksi unjuk rasa damai di depan Kantor DPRD Kota Tarakan, Rabu (20/5/26).

​Aksi yang dimulai dengan long march dari depan Bandar Udara Juwata Tarakan sekira pukul 10.00 Wita ini, dikawal ketat aparat Kepolisian Resor (Polres) Tarakan guna memastikan jalannya penyampaian aspirasi berlangsung kondusif.

Baca Juga

Kawal KUA-PPAS 2027, DPRD Kaltara Minta Kebijakan Anggaran Berdampak Langsung ke Masyarakat

Sinergi Kunci Demokrasi Kaltara, Komisi IV DPRD Dorong Keterbukaan dan Partisipasi Publik

PT KPB Gelar Pelatihan K3 Bersertifikat, 70 Warga Balikpapan-PPU Dapat Kesempatan

Demplot Jagung Rian Rayo Jadi Langkah Tana Tidung Perkuat Ketahanan Pangan

Di tengah kepungan massa yang membawa atribut berupa spanduk, bendera, dan pengeras suara, para pengemudi menyuarakan kegelisahan mereka terhadap kebijakan pihak aplikator yang dinilai kian mencekik kesejahteraan driver.

​”Kami hadir di sini untuk menyuarakan perjuangan kita yang sudah direnggut atau diambil oleh aplikator terkait hak-hak kita,” ujar Penanggung Jawab Aksi, Misyadi.

​Secara nasional, aksi unjuk rasa ini dilakukan serentak di 16 kota di Indonesia di bawah payung FDTOI dengan slogan”Bergerak, Serentak, Berdampak”.

Terdapat empat poin tuntutan nasional yang mereka bawa, antara lain desakan kenaikan tarif ojek online (R2), kehadiran regulasi resmi untuk pengantaran barang dan makanan, ketetapan tarif bersih bagi taksi online (R4), serta pembentukan Undang-Undang Transportasi Online Indonesia sebagai payung hukum tertinggi.

​​Selain menyuarakan isu nasional, massa aksi juga membawa tiga tuntutan lokal yang krusial bagi keberlangsungan hidup para pengemudi di Kalimantan Utara (Kaltara), khususnya Kota Tarakan.

​Pertama, mereka meminta dukungan DPRD dan Pemerintah Kota Tarakan untuk membatasi atau menghentikan penerimaan pengemudi baru oleh aplikator. Pasalnya, jumlah pengemudi di Tarakan saat ini dinilai sudah terlalu padat dan tidak sebanding dengan jumlah orderan yang ada.

​”Jumlah pengemudi online di Kota Tarakan saat ini sudah mencapai kurang lebih 1.200 orang. Untuk itu, kami meminta perhatian yang serius terkait pembatasan penerimaan pengemudi online. Harus ada kata stop pendaftaran!” tegas.

​Kedua, para driver mendesak penghapusan program layanan “Tarif Hemat” yang diberlakukan aplikator sejak tahun 2025 lalu. Program ini dinilai sangat menyengsarakan karena memotong pendapatan pengemudi secara signifikan di tengah biaya operasional yang terus membengkak.

​Ketiga, mereka menuntut keharusan adanya kantor cabang fisik dari masing-masing aplikator yang beroperasi di Kota Tarakan.

Selama ini, para pengemudi mengaku sangat kesulitan mencari keadilan dan mengadukan masalah operasional sehari-hari karena tidak adanya perwakilan resmi aplikator di daerah.

​”Selama ini kita kesulitan untuk mengkoordinasikan perihal akun kita yang bermasalah, masalah orderan fiktif, hingga masalah suspend sepihak. Dengan adanya kantor cabang, kita bisa mengeluhkan hal tersebut dan menemui orangnya langsung,” tambah.

​Massa aksi mengingatkan peran mereka bukan sekadar mencari nafkah, melainkan juga sebagai pelayan masyarakat Tarakan yang rela menembus hujan dan panas demi mengantarkan kebutuhan warga, mulai dari penumpang, barang, hingga makanan.

Oleh sebab itu, mereka berharap wakil rakyat di DPRD Kota Tarakan dapat segera memfasilitasi pertemuan dengan pihak terkait guna melahirkan solusi yang berpihak pada kesejahteraan pekerja lapangan.

​”Aksi hari ini merupakan puncak dari kegelisahan dan rasa ketidakadilan yang kami rasakan sebagai pengemudi online di Tarakan selama ini. Kami bergerak bersama 16 kota lainnya di Indonesia di bawah FDTOI karena masalah kesejahteraan ini sudah sangat mendesak,” bebernya.

Ia menjelaskan di tingkat daerah, kondisinya semakin diperparah dengan jumlah driver di Tarakan yang terus membengkak hingga menyentuh angka 1.200 orang, sementara pesanan tidak bertambah.

Ditambah lagi dengan adanya program tarif hemat dari aplikator sejak 2025, pendapatan bersih yang kami bawa pulang ke rumah untuk anak istri menjadi sangat minim dan tidak manusiawi.

Melalui aksi damai berdasarkan UU No. 9 Tahun 1998 ini, para driver mengetuk hati para anggota DPRD Kota Tarakan dan Pemerintah Daerah untuk hadir melindungi warganya.

“Kami meminta regulasi tegas stop pendaftaran driver baru dan hapus tarif hemat! Kami juga menuntut aplikator membuka kantor cabang di Tarakan agar jika ada masalah akun, suspend, atau orderan fiktif, kami tidak dilempar-lempar tanpa kepastian. Kami ini pejuang keluarga dan mitra yang membantu roda ekonomi Tarakan, tolong jangan biarkan kami terus dieksploitasi tanpa perlindungan hukum yang jelas,” tutupnya.(*/mt)

Tags: AplikatorDPRDDPRD Kota TarakandriverFDTOIForum Diskusi Transportasi Online IndonesiaHeadlineMisyadiOjek OnlineOjol

Berita Lainnya

Kawal KUA-PPAS 2027, DPRD Kaltara Minta Kebijakan Anggaran Berdampak Langsung ke Masyarakat
Parlemen

Kawal KUA-PPAS 2027, DPRD Kaltara Minta Kebijakan Anggaran Berdampak Langsung ke Masyarakat

19 Agustus 2026 20:49
Sinergi Kunci Demokrasi Kaltara, Komisi IV DPRD Dorong Keterbukaan dan Partisipasi Publik
Parlemen

Sinergi Kunci Demokrasi Kaltara, Komisi IV DPRD Dorong Keterbukaan dan Partisipasi Publik

19 Agustus 2026 20:07
Daerah

PT KPB Gelar Pelatihan K3 Bersertifikat, 70 Warga Balikpapan-PPU Dapat Kesempatan

19 Agustus 2026 18:10
Daerah

Demplot Jagung Rian Rayo Jadi Langkah Tana Tidung Perkuat Ketahanan Pangan

19 Agustus 2026 17:28
Daerah

Wabup Tana Tidung Lantik Agus Ramadhan sebagai Pj Kepala Desa Sambungan

19 Agustus 2026 16:47
Daerah

Pemprov Matangkan Persiapan Penilaian Zona Integritas Nasional

19 Agustus 2026 16:45
Next Post

Polda Kaltara Gelar Upacara Hari Kebangkitan Nasional ke-118

Terima Massa Ojol, Ketua DPRD Tarakan Siap Kawal Perpres Potongan 8% 

Terima Massa Ojol, Ketua DPRD Tarakan Siap Kawal Perpres Potongan 8% 

PLN UIP KLT Pastikan Legalitas Tanah Aset Kelistrikan di Kabupaten Paser

Discussion about this post

Ikuti Kami

Ikuti Kami
  • Pembangunan Yonif TP 922/Upun Taka di Tana Tidung Segera Dimulai, Diawali Prosesi Adat

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Lima Bulan di Tana Tidung, Yonif TP 922/Upun Taka Rayakan HUT RI Bersama Warga Betayau

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Empat Perumda Tarakan Bakal Dilebur, Direktur Poltek Bisnis Kaltara Dorong Skema Holding Perseroda

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kapolda Kaltara Resmikan Jembatan Merah Putih Presisi di Tarakan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bupati Tana Tidung Sampaikan Duka Cita Atas Kebakaran di Tideng Pale, Ajak Warga Saling Bantu

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Fokus Borneo

Ikuti Kami

Rubrik

  • Advetorial
  • Daerah
  • Derap Nusantara
  • Ekonomi
  • Energi
  • Fokus
  • Hiburan
  • IKN
  • Kantah Kota Balikpapan
  • Kementrian ATR/BPN
  • KPH Tarakan
  • Kriminal
  • Kuliner
  • Nasional
  • Olah Raga
  • Opini
  • Otomotif
  • Parlemen
  • Pemkab Bulungan
  • Pemkab Malinau
  • Pemkab Nunukan
  • Pemkab Tana Tidung
  • Pemkot Balikpapan
  • Pemkot Tarakan
  • Pemprov Kaltara
  • Pendidikan
  • Politik
  • Sosial Budaya
  • TNI Polri
  • Travel
  • Video

Recent News

Kawal KUA-PPAS 2027, DPRD Kaltara Minta Kebijakan Anggaran Berdampak Langsung ke Masyarakat

Kawal KUA-PPAS 2027, DPRD Kaltara Minta Kebijakan Anggaran Berdampak Langsung ke Masyarakat

19 Agustus 2026 20:49
Sinergi Kunci Demokrasi Kaltara, Komisi IV DPRD Dorong Keterbukaan dan Partisipasi Publik

Sinergi Kunci Demokrasi Kaltara, Komisi IV DPRD Dorong Keterbukaan dan Partisipasi Publik

19 Agustus 2026 20:07
  • About Us
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy

© 2025 PT KITA MEDIA GROUP

error: Content is protected !!
No Result
View All Result
  • Nasional
  • Advetorial
    • Pemprov Kaltara
    • Pemkot Tarakan
    • Pemkab Bulungan
    • Pemkab Nunukan
    • Pemkab Malinau
    • Pemkab Tana Tidung
    • Pemkot Balikpapan
    • Kementrian ATR/BPN
    • Kantah Kota Balikpapan
  • Daerah
  • TNI Polri
  • IKN
  • Kriminal
  • Politik
  • Parlemen
  • KPH Tarakan
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Olah Raga
  • Sosial Budaya
  • Travel
    • Kuliner
  • Energi
  • Hiburan
  • Opini

© 2025 PT KITA MEDIA GROUP