TANA TIDUNG, Fokusborneo.com – PT PLN (Persero) Unit Layanan Pelanggan (ULP) Malinau bereaksi cepat menanggapi insiden kerja yang melibatkan pekerja dari mitra mereka di Jalan Manunggal, Tidung Pale Timur.
PLN menegaskan aspek Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) merupakan prioritas mutlak yang tidak boleh ditawar dalam setiap aktivitas operasional.
Begitu mendapat laporan, petugas PLN bersama pihak terkait langsung bergerak taktis di lapangan.
Selain mengamankan lokasi kejadian agar tetap kondusif, fokus utama PLN saat ini adalah memastikan pekerja yang terdampak mendapatkan penanganan medis secara optimal.
Langkah cepat ini diambil bukan hanya sebagai bentuk respons darurat, melainkan komitmen nyata PLN dalam mengawal ketat setiap standar keselamatan ketenagalistrikan yang berlaku.
“Kami menyampaikan keprihatinan yang mendalam atas insiden ini. Bagi kami, keselamatan kerja adalah prioritas utama. Saat ini, PLN tengah melakukan evaluasi dan pemeriksaan menyeluruh terhadap kepatuhan prosedur K3 oleh seluruh pihak yang terlibat,” ujar I Gusti Putu Putra Negara, Manager PLN ULP Malinau, PLN UID Kaltimra dalam keterangan pres rilisnya, Sabtu (23/5/26).
Evaluasi ketat ini sekaligus menjadi jawaban atas berbagai isu dan informasi yang telanjur beredar liar di masyarakat serta media sosial.
“Mengenai penyebab pasti kejadian, saat ini masih dalam proses investigasi lebih lanjut oleh pihak berwenang dan tim terkait. Kami terus berkomitmen meningkatkan pengawasan implementasi K3, serta memastikan pelayanan kelistrikan kepada masyarakat tetap berjalan dengan andal dan aman,” ungkapnya.
PLN mengimbau publik untuk tidak berspekulasi, mengingat penyebab pasti dari insiden tersebut saat ini sedang dalam proses investigasi mendalam oleh tim internal dan pihak berwenang.
Meskipun proses investigasi sedang berjalan, PLN memastikan pengawasan ketat ini tidak akan mengganggu pelayanan publik. Pasokan listrik kepada masyarakat Tana Tidung dan sekitarnya dipastikan tetap berjalan dengan andal, aman, dan normal.(**)















Discussion about this post