TANJUNG SELOR, Fokusborneo.com – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bulungan bergerak cepat memastikan seluruh agenda pembangunan di Tahun Anggaran 2026 berjalan on progress.
Langkah taktis ini dipertegas dalam Rapat Koordinasi (Rakor) Capaian dan Percepatan Program serta Kegiatan yang digelar di Ruang Rapat BKAD Bulungan, Jumat (26/6).
Rapat krusial tersebut dipimpin langsung oleh Bupati Bulungan, Syarwani, didampingi Sekretaris Daerah (Sekda) Risdianto, serta dihadiri oleh seluruh kepala perangkat daerah di lingkungan Pemkab Bulungan.
Rakor ini menjadi panggung evaluasi sekaligus penyusunan langkah strategis demi memastikan seluruh program kerja tidak meleset dari target yang telah ditetapkan.
Bupati Syarwani menegaskan, ego sektoral harus dibuang jauh-jauh. Setiap perangkat daerah diwajibkan segera mengambil langkah konkret, terukur, dan meningkatkan koordinasi lintas sektor agar output pembangunan bisa langsung menyentuh kepentingan masyarakat.
”Percepatan harus dilakukan dengan kerja sama seluruh pihak. Kita ingin seluruh program prioritas berjalan maksimal hingga akhir tahun, sehingga pelayanan kepada masyarakat semakin baik dan pembangunan dapat dirasakan secara merata,” tegas Syarwani di hadapan jajaran kepala OPD.
Dalam arahannya, orang nomor satu di Bumi Tenguyun ini memberikan atensi khusus terhadap proyek-proyek strategis daerah. Terutama proyek yang berkaitan langsung dengan peningkatan pelayanan publik, interkoneksi infrastruktur, serta stimulus pertumbuhan ekonomi riil di masyarakat.
Bupati mengingatkan, esensi dari percepatan program ini bukan semata-mata demi mengejar angka serapan anggaran di atas kertas, melainkan menjamin kualitas hasil fisik pembangunan di lapangan.
”Percepatan pelaksanaan program bukan sekadar mengejar serapan anggaran, tetapi memastikan hasil pembangunan benar-benar memberikan manfaat nyata bagi warga Bulungan,” katanya.
Di sisi lain, tantangan makro ekonomi tidak luput dari radar evaluasi. Bupati Syarwani mewanti-wanti seluruh kepala OPD untuk jeli mengantisipasi dinamika lapangan, termasuk potensi fluktuasi atau kenaikan harga material yang bisa mengganggu jalannya kegiatan fisik.
Untuk membentengi hal tersebut, diperlukan perencanaan yang matang, pengawasan ketat secara berkala, serta sinergi yang solid.
Melalui rakor instensif ini, Pemkab Bulungan kembali menegaskan komitmennya untuk mengawal ketat APBD 2026 agar tuntas tepat waktu, tepat sasaran, dan menjadi motor penggerak kesejahteraan bagi seluruh masyarakat Bulungan. (DKIP_Bulungan)













Discussion about this post