TARAKAN, Fokusborneo.com – Puncak Festival Iraw Tengkayu XV di Kota Tarakan resmi berakhir dengan sukses dan meriah. Meski didera keterbatasan fiskal daerah, antusiasme masyarakat dan para pendukung acara tetap luar biasa sepanjang rangkaian kegiatan berlangsung pada Minggu, 3 Juli 2026 di Pantai Amal Lama Tarakan.
Wali Kota Tarakan, dr. Khairul, menyampaikan rasa syukur mendalam atas kelancaran acara yang persiapannya memakan waktu kurang lebih tiga bulan tersebut, mulai dari latihan menari hingga persiapan teknis lainnya.
”Alhamdulillah, semua rangkaian dari Festival Tengkayu puncaknya sudah selesai hari ini. Di tengah keterbatasan fiskal yang selalu saya sampaikan, acara ini masih bisa kita laksanakan dengan cukup meriah,” ujar dr. Khairul.
Guna menyiasati keterbatasan anggaran pemerintah kota melakukan beberapa penyesuaian porsi acara. Salah satunya adalah pengurangan jumlah undangan kehormatan, namun tanpa meniadakan esensi dari ritual adat tersebut.
Selain anggaran, Pemkot Tarakan juga melakukan evaluasi terkait waktu pelaksanaan yang biasanya digelar pada bulan Oktober, kini dimajukan. Dr. Khairul menjelaskan bahwa hal ini sengaja dilakukan agar tidak bentrok dengan agenda festival di kabupaten/kota tetangga.

”Pengalaman tahun lalu, hampir semua kabupaten melaksanakan acara di bulan Oktober. Kita saling mengundang dan akhirnya repot karena harinya bersamaan. Jadi saya bilang, kita ‘ngalah’ saja. Kami sudah konsultasi dengan tetua adat, dan selama prosesinya tidak diubah, pergeseran waktu tidak menjadi masalah,” jelasnya. Meski demikian, ia mengakui ada catatan evaluasi karena jadwal baru ini bertepatan dengan masa ujian mahasiswa dan hari libur sekolah.
Keaslian (orisinalitas) Festival Iraw Tengkayu XV kali ini sukses memukau wisatawan asing. Hadir dalam acara tersebut Mr. Roland dan istrinya, Victoria, yang merupakan Duta Wisata untuk Eropa asal Slovakia.
”Mereka terkaget-kaget melihat sesuatu yang sangat original dan natural di sini. Mereka sangat tertarik dan mengagumi seluruh prosesi yang dilakukan hari ini,” ungkap Wali Kota.
Berkat konsistensi pelaksanaannya, Festival Iraw Tengkayu kini berhasil menembus Top 125 Karisma Event Nusantara (KEN) oleh Kementerian Pariwisata. Masuknya festival ini ke dalam agenda pariwisata nasional membuka peluang promosi yang lebih masif ke kancah internasional.
Sektor ekonomi kreatif dan UMKM juga mendapat perhatian besar dalam festival ini. Untuk memastikan perputaran ekonomi berjalan, Pemkot Tarakan menerapkan sistem Voucher Belanja bagi seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD). (ik)














Discussion about this post