BULUNGAN, Fokusborneo.com – Wakil Bupati Bulungan, Kilat, A.Md., secara resmi membuka Konferensi Daerah (Konferda) ke-36 Gereja Kemah Injil Indonesia (GKII) Kayan Hilir Tahun 2026 di Desa Long Beluah, Kecamatan Tanjung Palas Barat, Selasa (7/7). Ia berharap forum tersebut mampu melahirkan keputusan strategis bagi kemajuan pelayanan gereja sekaligus berdampak pada kesejahteraan masyarakat.
Konferda ini menjadi agenda penting bagi GKII Kayan Hilir, karena tidak hanya menggelar pemilihan Badan Pengurus Daerah periode 2026–2031, tetapi juga menyusun dan menetapkan program kerja pelayanan lima tahunan, serta membahas berbagai isu aktual yang dihadapi gereja dan masyarakat.
Kilat menekankan makna mendalam dari tema yang diusung, yakni “Bertumbuh Bersama”. Menurutnya, pertumbuhan yang dimaksud tidak sebatas pada peningkatan jumlah jemaat, tetapi juga mencakup kualitas iman, kedewasaan rohani, persatuan, serta kontribusi nyata bagi pembangunan masyarakat.
“Bertumbuh bersama berarti kita tidak hanya berkembang secara kuantitas, tetapi juga kualitas. Iman yang kuat, persatuan yang kokoh, serta pelayanan yang berdampak adalah kunci bagi kemajuan bersama,” ujarnya.
Ia juga mengingatkan bahwa masyarakat saat ini menghadapi berbagai tantangan yang semakin kompleks, mulai dari perkembangan teknologi informasi, perubahan sosial, hingga persoalan pembinaan generasi muda.
“Gereja harus hadir memberikan nilai-nilai kasih, kejujuran, kerja keras, dan tanggung jawab. Ini penting dalam membentuk generasi yang berkarakter dan siap menghadapi tantangan zaman,” tegasnya.
Melalui Konferda ke-36 ini, Pemerintah Kabupaten Bulungan berharap GKII Kayan Hilir dapat terus memperkuat peran pelayanan keagamaan sekaligus berkontribusi dalam pembangunan daerah secara berkelanjutan.(**)














Discussion about this post