BALIKPAPAN, Fokusborneo.com – Balikpapan kembali menunjukkan potensinya sebagai salah satu daerah penghasil atlet bola voli berprestasi. Tingginya minat masyarakat terhadap olahraga voli tidak hanya terlihat dari banyaknya warga yang aktif bermain, tetapi juga dari rutin digelarnya berbagai turnamen, mulai dari tingkat kampung hingga antar kelurahan. Atmosfer kompetitif tersebut menjadi wadah pembinaan atlet muda yang kini mulai membuahkan hasil.
Dari Kota Balikpapan lahir dua atlet yang berhasil menembus Tim Nasional Indonesia, yakni Rama Faja dan Sakira. Rama Faja merupakan pemain bola voli nasional yang berposisi sebagai opposite spiker. Ia dikenal memiliki kemampuan menyerang yang tajam dan menjadi salah satu andalan Timnas Indonesia. Rama juga turut membawa Indonesia meraih prestasi pada ajang AVC Men’s Volleyball Cup dan saat ini memperkuat klub Surabaya Samator.
Sementara itu, atlet putri Balikpapan, Sakira, juga berhasil menorehkan prestasi dengan memperkuat Timnas Voli Putri Indonesia pada ajang AVC Girls U18 Volleyball Championship 2026. Keberhasilan keduanya menjadi bukti bahwa Balikpapan memiliki potensi besar dalam melahirkan atlet voli yang mampu bersaing di tingkat nasional hingga internasional.
Anggota Komisi III DPRD Balikpapan, Wahyullah Bandung, mengapresiasi capaian tersebut. Menurutnya, tingginya minat masyarakat terhadap olahraga voli harus diimbangi dengan perhatian pemerintah terhadap pembinaan atlet sejak usia dini.
”Balikpapan memiliki banyak atlet berbakat dan masyarakat yang gemar bermain voli. Karena itu, pemerintah perlu memberikan perhatian lebih terhadap penyediaan sarana dan prasarana olahraga, terutama lapangan voli yang memenuhi standar,” ujarnya.
Ia juga mendorong agar kompetisi bola voli digelar secara rutin untuk semua kelompok umur. Dengan pembinaan yang berkelanjutan dan didukung fasilitas yang memadai, diharapkan akan lahir lebih banyak bibit-bibit atlet berprestasi dari Balikpapan yang mampu mengharumkan nama daerah di kancah nasional maupun internasional.(**)














Discussion about this post