TANJUNG SELOR, Fokusborneo.com – Upaya memperkuat sistem merit dalam pengelolaan aparatur sipil negara (ASN) terus dilakukan Pemerintah Kabupaten Bulungan melalui ekspose manajemen talenta bersama Badan Kepegawaian Negara (BKN), Rabu (5/8).
Bupati Bulungan, Syarwani, mengatakan ekspose ini menjadi langkah lanjutan dari upaya pemerintah daerah dalam membangun sistem manajemen ASN yang lebih profesional, objektif, dan berbasis kompetensi.
“Ini bagian dari komitmen kami untuk menghadirkan pengelolaan ASN yang transparan dan akuntabel melalui penerapan manajemen talenta,” ujar Syarwani.
Ia menjelaskan, manajemen talenta menjadi strategi penting dalam menciptakan birokrasi yang adaptif, sekaligus menyiapkan sumber daya aparatur yang sesuai dengan kebutuhan organisasi. Melalui sistem ini, setiap ASN memiliki peluang yang sama untuk berkembang berdasarkan kompetensi, kinerja, dan potensi yang dimiliki.
“Dengan begitu, pengisian jabatan dapat dilakukan secara lebih objektif dan tepat sasaran,” jelasnya.
Syarwani menilai penerapan manajemen talenta juga akan memperkuat reformasi birokrasi serta berdampak langsung pada peningkatan kualitas pelayanan publik di Kabupaten Bulungan.
“Kami ingin memastikan ASN yang ada benar-benar mampu memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat,” tambahnya.
Dalam kegiatan tersebut, Pemkab Bulungan juga menerima berbagai masukan dan evaluasi dari BKN terkait kesiapan implementasi manajemen talenta. Pendampingan ini dinilai penting agar penerapannya berjalan sesuai dengan ketentuan yang berlaku.
“Dukungan BKN sangat membantu kami agar implementasi manajemen talenta bisa berjalan optimal dan memenuhi standar nasional,” ungkapnya.
Ke depan, Syarwani berharap sistem ini dapat menjadi fondasi dalam menciptakan ASN yang unggul, berintegritas, dan siap menghadapi tantangan pembangunan daerah.
“ASN yang kompeten akan menjadi kunci utama dalam mendorong kemajuan daerah dan meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat,” pungkasnya. (**)














Discussion about this post