TANJUNG SELOR, Fokusborneo.com – Pelaksanaan peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia (RI) di Kalimantan Utara (Kaltara) berlangsung lancar dan khidmat meski dilaksanakan di tengah kebijakan efisiensi anggaran.
Hal tersebut itu disampaikan Gubernur Kaltara, Dr. H. Zainal A. Paliwang, S.H., M.Hum., dalam Malam Resepsi Kenegaraan di Aula Lantai 1 Gedung Gadis, Senin (18/8).
Malam Resepsi Kenegaraan tersebut menjadi penutup seluruh rangkaian peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI tingkat Provinsi Kaltara. Gubernur Zainal hadir didampingi Wakil Gubernur (Wagub) Kaltara, Ingkong Ala, S.E., M.Si.
Turut hadir Ketua DPRD Kaltara H. Achmad Djufrie, S.E., M.M., jajaran Forkopimda, pimpinan instansi vertikal, akademisi, tokoh adat, tokoh agama, serta anggota Paskibraka yang telah menjalankan tugas dalam rangkaian upacara kemerdekaan.
Dalam kesempatan ini, Gubernur Zainal menyampaikan apresiasi kepada seluruh panitia, TNI-Polri, pelajar, dan masyarakat yang telah bergotong royong menyukseskan seluruh rangkaian peringatan kemerdekaan.
Menurutnya, efisiensi anggaran bukan alasan untuk mengurangi kekhidmatan dalam memperingati hari kemerdekaan.
“Efisiensi membuat kita harus lebih bijak menggunakan sumber daya yang ada. Tetapi, efisiensi tidak boleh mengurangi makna dan semangat kemerdekaan,” kata Zainal.
Rangkaian peringatan HUT RI di Kaltara telah dimulai sejak dini hari melalui Apel Kehormatan dan Renungan Suci di Taman Makam Pahlawan Telabang Bangsa. Kegiatan berlanjut dengan Upacara Detik-Detik Proklamasi dan Pengibaran Bendera Merah Putih pada pagi hari, pertunjukan Aubade pelajar, hingga Upacara Penurunan Bendera pada sore hari.
Zainal mengingatkan bahwa Kaltara merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari kemajuan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). Karena itu, semangat mengisi kemerdekaan harus diwujudkan melalui kerja nyata serta sinergi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, dunia usaha dan masyarakat.
Di penghujung acara, Zainal mengajak seluruh masyarakat menjaga persatuan dan suasana daerah yang tetap aman serta kondusif.
“Kebersamaan menjadi modal utama agar pembangunan daerah berjalan dengan baik dan membawa Kaltara menjadi daerah yang sejahtera, maju, berdaya saing dan berkelanjutan,” pungkasnya. (dkisp)













Discussion about this post