• About Us
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
Fokus Borneo
Advertisement
  • Beranda
  • Nasional
  • Advetorial
    • Pemprov Kaltara
    • Pemkot Tarakan
    • Pemkab Bulungan
    • Pemkab Nunukan
    • Pemkab Malinau
    • Pemkab Tana Tidung
    • Pemkot Balikpapan
    • KPH Tarakan
    • Kementrian ATR/BPN
    • Kantah Kota Balikpapan
  • Daerah
  • TNI Polri
  • IKN
  • Kriminal
  • Politik
  • Parlemen
  • Rubrik
    • Ekonomi
    • Pendidikan
    • Olah Raga
    • Sosial Budaya
    • Hiburan
    • Energi
  • Opini
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Nasional
  • Advetorial
    • Pemprov Kaltara
    • Pemkot Tarakan
    • Pemkab Bulungan
    • Pemkab Nunukan
    • Pemkab Malinau
    • Pemkab Tana Tidung
    • Pemkot Balikpapan
    • KPH Tarakan
    • Kementrian ATR/BPN
    • Kantah Kota Balikpapan
  • Daerah
  • TNI Polri
  • IKN
  • Kriminal
  • Politik
  • Parlemen
  • Rubrik
    • Ekonomi
    • Pendidikan
    • Olah Raga
    • Sosial Budaya
    • Hiburan
    • Energi
  • Opini
No Result
View All Result
Fokus Borneo
No Result
View All Result
  • Nasional
  • Advetorial
  • Daerah
  • TNI Polri
  • IKN
  • Kriminal
  • Politik
  • Parlemen
  • KPH Tarakan
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Olah Raga
  • Sosial Budaya
  • Travel
  • Energi
  • Hiburan
  • Opini
Home Daerah

Pendapatan Turun, Program APBD Perubahan Bulungan Disesuaikan

by Redaksi
01/09/2026
in Daerah, Pemkab Bulungan
A A

Bupati Bulungan Syarwani

TANJUNG SELOR, Fokusborneo.com  – Penurunan pendapatan daerah dalam APBD Perubahan 2026 turut memengaruhi penyesuaian program dan kegiatan Pemerintah Kabupaten Bulungan. Selain perubahan kemampuan fiskal, pelaksanaan kegiatan harus mempertimbangkan waktu efektif yang tersisa sekitar tiga bulan hingga akhir tahun anggaran.

Bupati Bulungan Syarwani mengatakan perubahan program tidak dapat dilepaskan dari penyesuaian postur APBD dari anggaran murni ke perubahan. Sejumlah kegiatan yang telah berjalan tetap dilanjutkan, sedangkan program baru disesuaikan dengan kemampuan anggaran dan waktu pelaksanaannya.

Baca Juga

Kemarau Panjang, Perumda Tirta Alam Tarakan Pastikan Pasokan Air Bersih Masih Normal

Kualitas Udara Tarakan Kian Memburuk, Warga Diimbau Pakai Masker

BPBD Kaltara Ingatkan Warga Tak Bakar Lahan dan Sampah Sembarangan, Cegah Karhutla Meluas

Pemprov Kawal Program Listrik Desa hingga Wilayah Perbatasan

“Pasti akan kita lakukan penyesuaian kembali terkait dengan beberapa program yang ada di APBD murni. Selebihnya, beberapa program yang sudah terlaksana dan berjalan di lapangan itu tetap berjalan,” kata Syarwani, Senin (31/8/2026).

Pendapatan daerah Bulungan dalam APBD Perubahan 2026 turun dari sekitar Rp1,585 triliun menjadi Rp1,529 triliun atau berkurang sekitar Rp55 miliar. Perubahan pendapatan tersebut menjadi salah satu pertimbangan dalam penyusunan kembali alokasi belanja dan kegiatan daerah.

Di sisi lain, total belanja daerah berubah dari sekitar Rp2,010 triliun menjadi Rp2,038 triliun. Perubahan tersebut turut dipengaruhi tambahan dana bagi hasil dari pemerintah pusat sekitar Rp25 miliar, sementara sejumlah komponen transfer lainnya mengalami penurunan.

Syarwani mengatakan kondisi tersebut membuat pemerintah daerah harus lebih selektif dalam menentukan kegiatan yang dimasukkan ke APBD Perubahan. Pertimbangan bukan hanya pada ketersediaan anggaran, tetapi juga kemampuan menyelesaikan pekerjaan dalam sisa waktu tahun anggaran.

“Dengan kondisi pendapatan dari sisi PAD ini mengalami penurunan, kita juga harus realistis terkait dengan penyusunan dan pengalokasian belanjanya nanti dalam kegiatan-kegiatan yang kita laksanakan di perubahan,” ujarnya.

Selain penyesuaian akibat perubahan pendapatan, pemerintah daerah juga harus memperhitungkan sejumlah kewajiban yang belum terselesaikan.

Salah satunya pekerjaan pada 2025 yang mengalami keterlambatan dan perlu dialokasikan kembali dalam APBD Perubahan 2026.

“Ada beberapa kegiatan dan kewajiban yang masih harus menjadi yang harus kita selesaikan di APBD Perubahan. Terutama yang menyangkut adanya keterlambatan pekerjaan di tahun 2025 yang harus dialokasikan kembali di APBD Perubahan tahun 2026,” katanya.

Syarwani menegaskan waktu pelaksanaan menjadi faktor penting dalam menentukan program baru. Pemerintah daerah tidak akan memaksakan kegiatan pembangunan yang secara teknis tidak memungkinkan diselesaikan dalam waktu sekitar tiga bulan.

“Waktunya sangat singkat, hanya plus minus mungkin sekitar tiga bulan. Tidak mungkin kita memaksakan diri untuk menyusun program-program pembangunan yang mungkin tidak bisa terselesaikan dalam kurun waktu tiga bulan ke depan,” tegasnya.

Untuk arah pembangunan, pemerintah daerah tetap mengacu pada tema pembangunan Bulungan 2026. Sektor pertanian, pemberdayaan UMKM serta penataan dan peningkatan infrastruktur daerah tetap menjadi bagian dari prioritas.

“Prioritasnya sama, seperti tema pembangunan di tahun 2026. Aktivitas kegiatan untuk dukungan terhadap sektor pertanian, upaya peningkatan pemberdayaan UMKM, demikian juga dengan penataan atau peningkatan kondisi infrastruktur daerah,” pungkas Syarwani. (hr)

Tags: anggaran daerahAPBD perubahanBulunganPemkab Bulunganprogram pembangunanSyarwani

Berita Lainnya

Daerah

Kemarau Panjang, Perumda Tirta Alam Tarakan Pastikan Pasokan Air Bersih Masih Normal

1 September 2026 12:12
Kualitas Udara Tarakan Kian Memburuk, Warga Diimbau Pakai Masker
Daerah

Kualitas Udara Tarakan Kian Memburuk, Warga Diimbau Pakai Masker

1 September 2026 08:52
Daerah

BPBD Kaltara Ingatkan Warga Tak Bakar Lahan dan Sampah Sembarangan, Cegah Karhutla Meluas

31 Agustus 2026 21:45
Pemprov Kawal Program Listrik Desa hingga Wilayah Perbatasan
Daerah

Pemprov Kawal Program Listrik Desa hingga Wilayah Perbatasan

31 Agustus 2026 19:05
Daerah

Jarak Pandang di Tarakan Hanya 500 Meter Akibat Kabut Asap 

31 Agustus 2026 18:43
Daerah

Kabut Asap Tebal, Jadwal Penerbangan di Bandara Juwata Tarakan Terganggu

31 Agustus 2026 18:30
Next Post
Laporan Pungutan Sekolah Menumpuk di Ombudsman, DPRD Tarakan Disarankan Bedah Akar Masalah

Laporan Pungutan Sekolah Menumpuk di Ombudsman, DPRD Tarakan Disarankan Bedah Akar Masalah

Discussion about this post

Ikuti Kami

Ikuti Kami
  • Kematian Raja Ular Dari Kalimantan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bara Batubara di Jalan Amal Lama Kian Dalam, PU Butuh Bantuan Ahli Tambang

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • DPUPR Tarakan Siapkan Dua Jalur Alternatif Menuju Amal Lama, Ini Rutenya ​

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Petugas Gabungan Tertibkan Aktivitas Judi Sabung Ayam di Juata Laut

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kabut Asap Tebal, Super Air Jet Batal Mendarat di Bandara Juwata Tarakan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Fokus Borneo

Ikuti Kami

Rubrik

  • Advetorial
  • Daerah
  • Derap Nusantara
  • Ekonomi
  • Energi
  • Fokus
  • Hiburan
  • IKN
  • Kantah Kota Balikpapan
  • Kementrian ATR/BPN
  • KPH Tarakan
  • Kriminal
  • Kuliner
  • Nasional
  • Olah Raga
  • Opini
  • Otomotif
  • Parlemen
  • Pemkab Bulungan
  • Pemkab Malinau
  • Pemkab Nunukan
  • Pemkab Tana Tidung
  • Pemkot Balikpapan
  • Pemkot Tarakan
  • Pemprov Kaltara
  • Pendidikan
  • Politik
  • Sosial Budaya
  • TNI Polri
  • Travel
  • Video

Recent News

Laporan Pungutan Sekolah Menumpuk di Ombudsman, DPRD Tarakan Disarankan Bedah Akar Masalah

Laporan Pungutan Sekolah Menumpuk di Ombudsman, DPRD Tarakan Disarankan Bedah Akar Masalah

1 September 2026 14:29

Pendapatan Turun, Program APBD Perubahan Bulungan Disesuaikan

1 September 2026 13:51
  • About Us
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy

© 2025 PT KITA MEDIA GROUP

error: Content is protected !!
No Result
View All Result
  • Nasional
  • Advetorial
    • Pemprov Kaltara
    • Pemkot Tarakan
    • Pemkab Bulungan
    • Pemkab Nunukan
    • Pemkab Malinau
    • Pemkab Tana Tidung
    • Pemkot Balikpapan
    • Kementrian ATR/BPN
    • Kantah Kota Balikpapan
  • Daerah
  • TNI Polri
  • IKN
  • Kriminal
  • Politik
  • Parlemen
  • KPH Tarakan
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Olah Raga
  • Sosial Budaya
  • Travel
    • Kuliner
  • Energi
  • Hiburan
  • Opini

© 2025 PT KITA MEDIA GROUP