TARAKAN, Fokusborneo.com – Perumda atau PDAM Tirta Alam KotaTarakan membawa kabar lega bagi seluruh pelanggan di Kota Tarakan.
Pasca diguyur hujan pada 16 September 2026, seluruh Instalasi Pengolahan Air (IPA) dipastikan telah kembali beroperasi normal dan memproduksi air bersih secara optimal.
Dalam peninjauan langsung ke sejumlah instalasi pengolahan dan embung penampungan, Manager Produksi PDAM Tirta Alam Tarakan, Sunarto, menjelaskan curah hujan yang turun meningkatkan suplai air baku sehingga tingkat produksi yang sebelumnya sempat menyusut drastis kini kembali terisi.
Ia mengungkapkan, pasokan air baku di beberapa titik vital seperti Embung Kampung Satu (Binalatung) yang berkapasitas normal sekitar 150 ribu meter kubik serta Embung Indulung yang memiliki daya tampung hingga lebih dari 300 ribu meter kubik mulai mengalami kenaikan level muka air.
“Seluruh IPA saat ini beroperasi penuh memproduksi air bersih secara normal. Penambahan debit air baku ini sangat membantu memulihkan kapasitas produksi total yang sebelumnya sempat turun hingga 142 liter per detik dari kapasitas normal sebesar 333 liter per detik,” jelas Sunarto, Kamis (17/9/26).
Begitu juga di Embung Rawasari. Sunarto menuturkan, sebelumnya suplai air baku sempat mengalami penurunan drastis hingga berada di kisaran 50–60 liter per detik. Padahal, Embung Rawasari merupakan penopang vital yang mensuplai air baku ke Embung Bengawan dan dialirkan menuju ke IPA Persemaian.
Pasca diguyur hujan, debit air baku dari Embung Rawasari sekitar 60 liter per detik dan Embung Bengawan sekitar 100 liter per detik kembali terisi penuh. Hal ini memulihkan daya IPA Persemaian hingga kembali ke kapasitas normal sebesar 224 hingga 226 liter per detik.
Dengan pulihnya pasokan air baku, seluruh instalasi produksi kini menyalurkan debit air bersih dalam kondisi normal ke wilayah.
IPA Kampung Satu/Binalatung dan Indulung, debit pengaliran kembali normal memasok 200 hingga 325 liter per detik dengan melayani distribusi air bersih untuk kawasan Mamburungan, Kampung Satu, Kampung Empat, Kampung Enam, Lingkas Ujung, Pasir Putih, hingga area sekitarnya.
Sedangkan IPA Persemaian dan Kampung Bugis debit air nya juga Kembali normal memasok 224 hingga 226 liter per detik dengan melayani distribusi air bersih untuk wilayah Persemaian, Kampung Bugis, Karang Anyar, Pamusian, dan sekitarnya.
”Seluruh IPA saat ini sudah kembali beroperasi normal penuh. Penambahan debit air baku ini memulihkan total kapasitas produksi kita dari kondisi surut sebelumnya, sehingga pelayanan distribusi air bersih ke pelanggan di perbukitan maupun pesisir bisa kembali berjalan tanpa terkendala,” terang Sunarto.
Meskipun operasional pengolahan dan distribusi air bersih telah normal, Perumda Tirta Alam Tarakan mengimbau masyarakat untuk tetap bijak dalam mengonsumsi air dan tidak lengah.
Mengingat cuaca dan tingkat curah hujan harian masih belum dapat diprediksi secara pasti, pelanggan disarankan untuk tetap menyediakan dan menampung air bersih sebagai cadangan di rumah masing-masing.
Langkah antisipasi ini penting untuk menjaga kesiapsiagaan keluarga jika sewaktu-waktu terjadi perubahan kondisi air baku maupun penyesuaian operasional teknis di lapangan.
Pihak manajemen Perumda Tirta Alam Tarakan juga mengapresiasi dan mengucapkan terima kasih atas pengertian seluruh pelanggan di Kota Tarakan.(*/mt)















Discussion about this post