TANJUNG SELOR, Fokusborneo.com – Gerakan Pramuka dinilai memiliki peran penting dalam membentuk karakter generasi muda agar tidak hanya memiliki kemampuan akademik, tetapi juga mampu bekerja sama, bertanggung jawab dan peduli terhadap lingkungan sekitarnya.
Hal tersebut disampaikan Bupati Bulungan Syarwani, S.Pd., M.Si., saat memimpin Upacara Peringatan Hari Pramuka ke-65 Tahun 2026 yang dirangkai dengan pembukaan Lomba Tingkat (LT) Regu Penggalang Tingkat III, di Sekretariat Kwarcab Gerakan Pramuka Bulungan, Rabu (23/9/2026).
Dalam sambutannya, Syarwani menegaskan Gerakan Pramuka menjadi salah satu wadah pendidikan nonformal yang berperan dalam menanamkan nilai-nilai karakter kepada generasi muda.
Menurutnya, kegiatan kepramukaan mengajarkan berbagai nilai penting dalam kehidupan, mulai dari ketakwaan, kedisiplinan, kemandirian, tanggung jawab, kepemimpinan, gotong royong, kepedulian terhadap sesama, cinta Tanah Air hingga semangat persaudaraan.
“Nilai-nilai tersebut sangat relevan dengan tantangan kehidupan generasi muda saat ini,” ujar Syarwani.
Ia mengatakan, perkembangan teknologi digital yang berlangsung cepat, derasnya arus informasi, perubahan sosial hingga berbagai tantangan global membuat generasi muda perlu memiliki bekal yang lebih dari sekadar kecerdasan akademik.
Karena itu, pendidikan karakter melalui Gerakan Pramuka menjadi bagian penting dalam mempersiapkan generasi muda menghadapi berbagai tantangan tersebut.
Melalui kegiatan kepramukaan, anak-anak juga belajar bahwa keberhasilan tidak hanya ditentukan oleh kemampuan individu. Kemampuan bekerja dalam tim, menghargai perbedaan, saling membantu dan bertanggung jawab terhadap tugas menjadi bagian yang tidak kalah penting.
“Keberhasilan tidak hanya ditentukan oleh kemampuan individu, tetapi juga kemampuan untuk bekerja dalam tim, menghargai perbedaan, saling membantu dan bertanggung jawab terhadap tugas yang diberikan,” jelasnya.
Syarwani memberikan apresiasi kepada Kwartir Cabang (Kwarcab) Gerakan Pramuka Kabupaten Bulungan atas pelaksanaan LT III Regu Penggalang.
Menurutnya, kegiatan tersebut bukan sekadar perlombaan, tetapi menjadi bagian dari proses pendidikan dan pembinaan bagi anggota Pramuka.
Melalui LT III, para peserta mendapat kesempatan untuk mengembangkan pengetahuan dan keterampilan, sekaligus mengasah kepemimpinan, keberanian, kreativitas serta kemampuan bekerja sama.
“Kegiatan ini merupakan proses pendidikan dan pembinaan yang memberi kesempatan kepada anak-anak untuk mengembangkan pengetahuan, keterampilan, kepemimpinan, keberanian, kreativitas dan kemampuan bekerja sama,” katanya.
Bupati juga berpesan kepada seluruh peserta agar mengikuti seluruh rangkaian kegiatan dengan sungguh-sungguh dan menjunjung nilai-nilai kepramukaan.
“Ikutilah seluruh rangkaian kegiatan dengan penuh semangat, disiplin dan sportivitas,” pesan Syarwani.
Rangkaian kegiatan tersebut turut diisi dengan pemberian penghargaan Lencana Pancawarsa kepada sejumlah tokoh dan pembina Gerakan Pramuka yang dinilai telah memberikan dedikasi dalam pengembangan kepramukaan di Kabupaten Bulungan.
Penghargaan tersebut diberikan kepada Wakil Bupati Bulungan, Ketua DPRD Bulungan, Sekretaris Daerah, camat serta sejumlah pembina Pramuka lainnya.
Peringatan Hari Pramuka ke-65 sekaligus menjadi momentum untuk memperkuat komitmen pembinaan generasi muda di Kabupaten Bulungan melalui kegiatan yang menanamkan kedisiplinan, kemandirian, kepemimpinan dan semangat kebersamaan.(**)















Discussion about this post