TANJUNG SELOR, Fokusborneo.com – Pemerintah Kabupaten Bulungan mendorong perluasan kesempatan usaha bagi penyandang disabilitas melalui program Bulungan Inklusi Ramah Disabilitas (BIRD). Program yang memasuki usia satu tahun ini menjadi bagian dari upaya membangun daerah yang memberikan ruang setara bagi semua warga untuk berkarya dan mandiri secara ekonomi.
Komitmen tersebut ditandai dengan kehadiran Bupati Bulungan, Syarwani, dalam kegiatan yang diselenggarakan Yayasan Faqih Hasan Centre (YFHC) bersama sejumlah kepala organisasi perangkat daerah (OPD) di Tepian Sungai Kayan, depan Jalan Nangka, Tanjung Selor, Selasa (13/10/2026).
Peringatan satu tahun BIRD tersebut sekaligus menjadi momentum syukuran atas penganugerahan Rekor Museum Rekor Dunia Indonesia (MURI) kepada Kabupaten Bulungan sebagai kabupaten pertama yang melaksanakan konsesi bagi penyandang disabilitas melalui UMKM.
Melalui program BIRD, penyandang disabilitas didorong memperoleh kesempatan lebih luas untuk mengembangkan usaha, meningkatkan keterampilan, serta berpartisipasi dalam kegiatan ekonomi daerah. Upaya ini membutuhkan dukungan berbagai pihak agar pelaku UMKM penyandang disabilitas dapat berkembang dan memiliki akses terhadap peluang usaha.
Dalam kegiatan tersebut, Bank Danamon menyerahkan hibah Prasasti UMKM BIRD kepada Bupati Bulungan. Penyerahan ini menjadi simbol dukungan terhadap pengembangan UMKM yang inklusif di Kabupaten Bulungan.
Keterlibatan pemerintah daerah, organisasi pendamping, dan pihak swasta diharapkan dapat memperkuat keberlanjutan program BIRD. Kolaborasi tersebut juga menjadi bagian dari upaya membuka ruang partisipasi yang lebih luas bagi penyandang disabilitas dalam pembangunan.
Peringatan satu tahun BIRD menjadi pengingat bahwa daerah inklusif tidak cukup diwujudkan melalui penghargaan atau seremoni. Dukungan berkelanjutan, akses usaha, serta kesempatan yang setara diperlukan agar penyandang disabilitas dapat mengembangkan potensi dan mencapai kemandirian ekonomi.(**)















Discussion about this post