• About Us
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
Fokus Borneo
Advertisement
  • Beranda
  • Nasional
  • Advetorial
    • Pemprov Kaltara
    • Pemkot Tarakan
    • Pemkab Bulungan
    • Pemkab Nunukan
    • Pemkab Malinau
    • Pemkab Tana Tidung
    • Pemkot Balikpapan
    • KPH Tarakan
    • Kementrian ATR/BPN
    • Kantah Kota Balikpapan
  • Daerah
  • TNI Polri
  • IKN
  • Kriminal
  • Politik
  • Parlemen
  • Rubrik
    • Ekonomi
    • Pendidikan
    • Olah Raga
    • Sosial Budaya
    • Hiburan
    • Energi
  • Opini
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Nasional
  • Advetorial
    • Pemprov Kaltara
    • Pemkot Tarakan
    • Pemkab Bulungan
    • Pemkab Nunukan
    • Pemkab Malinau
    • Pemkab Tana Tidung
    • Pemkot Balikpapan
    • KPH Tarakan
    • Kementrian ATR/BPN
    • Kantah Kota Balikpapan
  • Daerah
  • TNI Polri
  • IKN
  • Kriminal
  • Politik
  • Parlemen
  • Rubrik
    • Ekonomi
    • Pendidikan
    • Olah Raga
    • Sosial Budaya
    • Hiburan
    • Energi
  • Opini
No Result
View All Result
Fokus Borneo
No Result
View All Result
  • Nasional
  • Advetorial
  • Daerah
  • TNI Polri
  • IKN
  • Kriminal
  • Politik
  • Parlemen
  • KPH Tarakan
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Olah Raga
  • Sosial Budaya
  • Travel
  • Energi
  • Hiburan
  • Opini
Home Derap Nusantara

Indonesia dorong dan promosikan pemanfaatan mineral kritis dalam CCOP

by Redaksi
10 Oktober 2022 21:14
in Derap Nusantara
A A

Kepala Badan Geologi Eko Budi Lelolo menyampaikan kata sambutan dalam forum The 58th Coordinating Committee for Geoscience Programmes in East and Southeast Asia (CCOP) Annual Session (58AS) dan 79th Steering Committee Meeting di Hotel Pullman, Bandung, Jawa Barat, Senin (10/10/2022). (ANTARA/HO-Badan Geologi)

Jakarta (ANTARA) – Indonesia saat ini menjadi tuan rumah The 58th Coordinating Committee for Geoscience Programmes in East and Southeast Asia (CCOP) Annual Session (58AS) dan 79th Steering Committee Meeting di Bandung, Jawa Barat, pada 9-13 Oktober 2022.

Kepala Badan Geologi Eko Budi Lelolo mengatakan pemerintah Indonesia mendorong dan mempromosikan pemanfaatan mineral-mineral kritis sebagai kunci inovasi teknologi masa depan dalam forum internasional bertajuk ‘Ilmu Kebumian untuk Transisi Energi di Asia Timur dan Tenggara’ tersebut.

Baca Juga

Bhabinkamtibmas Polresta Bulungan Didorong Jadi Problem Solver di Masyarakat

Distribusi Bahan Pokok di Bulog Tarakan Meningkat Jelang Idulfitri, Stok Dipastikan Aman

Gubernur Buka Rakorda ke-I MUI Kaltara, Ajak Jaga Kerukunan Antarumat Beragama

Pemudik Lebaran H-9 dengan Kapal PELNI Melonjak 190 persen dari Tahun Lalu

“Mengingat kondisi geologi negara-negara Asia dan Asia Timur yang sebagian besar merupakan daerah rawan bencana geologi, maka diperlukan kebijakan dan langkah-langkah pengamanan bersama dalam lingkup kerja sama CCOP,” kata Eko dalam keterangan yang diterima di Jakarta, Senin.

Selain menghasilkan energi yang lebih bersih dan ramah lingkungan, Eko menuturkan mineral kritis juga dapat menghasilkan aneka produk yang berteknologi tinggi dan dapat mendukung kemandirian energi nasional, misalnya nikel, kobalt, litium yang dapat diolah menjadi baterai.

Pemerintah Indonesia melihat bahwa ilmu kebumian sangat dibutuhkan sebagai alat untuk mengidentifikasi risiko geologi yang berkaitan dengan pembangunan urban sebuah kota karena ilmu kebumian meliputi berbagai aspek kehidupan, termasuk manusia dan interaksinya dengan bumi.

Pertumbuhan kota urban yang sangat cepat dapat menyebabkan bencana geologi karena pembangunan infrastruktur yang masif, sehingga penyediaan studi geologis dapat menjadi referensi bagi para pemangku kepentingan untuk memformulasikan rencana strategis bagi pembangunan urban.

Studi geologis itu dapat menyajikan data dasar untuk tata ruang dan pembangunan urban, menyediakan materi masukan dan evaluasi untuk perencanaan tata ruang, khususnya yang berkaitan dengan aspek geologi.

Sekedar informasi, Annual Session dan Steering Committee Meeting CCOP diselenggarakan setiap tahun untuk menetapkan kebijakan dan prinsip yang akan mengatur pelaksanaan program-program ilmu kebumian yang telah dilaksanakan oleh masing-masing negara anggota dalam rangka menyusun rencana kerja tahun berikutnya sesuai dengan isu strategis ilmu kebumian yang berkembang khusus di Asia Timur dan Asia Tenggara maupun dalam lingkup global.

Saat ini CCOP terdiri atas 16 negara anggota yang terdiri atas Brunei Darussalam, Kamboja, China, Indonesia, Jepang, Korea Selatan, Laos, Malaysia, Mongolia, Myanmar, Papua Nugini, Filipina, Singapura, Thailand, Timor-Leste dan Vietnam.

Selain itu, CCOP juga didukung oleh 14 negara kerja sama yang terdiri atas Australia, Belgia, Kanada, Denmark, Finlandia, Perancis, Jerman, Belanda, Norwegia, Polandia, Rusia, Swedia, Inggris, dan Amerika Serikat.

Pewarta: Sugiharto Purnama
Editor: Triono Subagyo
COPYRIGHT © ANTARA 2022

Tags: CCOPDerap NusantaraHeadline

Berita Lainnya

Derap Nusantara

Bhabinkamtibmas Polresta Bulungan Didorong Jadi Problem Solver di Masyarakat

28 April 2026 18:55
Derap Nusantara

Distribusi Bahan Pokok di Bulog Tarakan Meningkat Jelang Idulfitri, Stok Dipastikan Aman

17 Maret 2026 20:36
Derap Nusantara

Gubernur Buka Rakorda ke-I MUI Kaltara, Ajak Jaga Kerukunan Antarumat Beragama

14 September 2025 15:19
Derap Nusantara

Pemudik Lebaran H-9 dengan Kapal PELNI Melonjak 190 persen dari Tahun Lalu

23 Maret 2025 19:10
Derap Nusantara

SC Musda BPD HIPMI Kaltara Telah Tetapkan Caketum Tunggal

9 Desember 2024 23:30
Derap Nusantara

Hadiri Kegiatan Pembinaan Statistik Sektoral, Bupati Tana Tidung Ajak Seluruh Pihak Dukung Pelaksanaan Satu Data Indonesia

24 Juni 2024 16:21
Next Post

Dukungan Pembangunan Pusat Pemerintahan Tana Tidung Terus Mengalir

Istimewa, BPR Bulungan Peringati HUT 1 Dasawarsa

Pemprov Apresiasi Pembangunan Pusat Pemerintahan KTT

Discussion about this post

Ikuti Kami

Ikuti Kami
  • Perkuat Sinergi di Bumi Benuanta, Kapolda Kaltara Terima Kunjungan Dan Grup 4 Kopassus

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Pencemaran Limbah Oli di Sungai, Intake IPA Kampung Bugis Dimatikan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Masuk Tahap Pondasi, Pembangunan Jembatan Perintis Garuda Terus Berjalan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Mengapa Pengunjung RS Pertamedika Enggan Parkir di Dalam? Ini Kata Dishub Tarakan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Jembatani Dunia Kampus dan Industri, Jurusan Teknik Elektro UBT Hadirkan Penguji Eksternal dalam Ujian Skripsi

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Fokus Borneo

Ikuti Kami

Rubrik

  • Advetorial
  • Daerah
  • Derap Nusantara
  • Ekonomi
  • Energi
  • Fokus
  • Hiburan
  • IKN
  • Kantah Kota Balikpapan
  • Kementrian ATR/BPN
  • KPH Tarakan
  • Kriminal
  • Kuliner
  • Nasional
  • Olah Raga
  • Opini
  • Otomotif
  • Parlemen
  • Pemkab Bulungan
  • Pemkab Malinau
  • Pemkab Nunukan
  • Pemkab Tana Tidung
  • Pemkot Balikpapan
  • Pemkot Tarakan
  • Pemprov Kaltara
  • Pendidikan
  • Politik
  • Sosial Budaya
  • TNI Polri
  • Travel
  • Video

Recent News

Ketua DPRD Kaltara Tekankan Sinergi Pengendalian Inflasi dan Penguatan Integritas Sejak Dini

Ketua DPRD Kaltara Tekankan Sinergi Pengendalian Inflasi dan Penguatan Integritas Sejak Dini

14 Mei 2026 12:18
Inflasi Kaltara November 2025 Terkendali, Didorong Kenaikan Harga Emas Dunia

Masyarakat Kaltara Mulai Lirik Investasi Emas, DPK Perbankan Terkontraksi di Awal 2026

14 Mei 2026 09:28
  • About Us
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy

© 2025 PT KITA MEDIA GROUP

error: Content is protected !!
No Result
View All Result
  • Nasional
  • Advetorial
    • Pemprov Kaltara
    • Pemkot Tarakan
    • Pemkab Bulungan
    • Pemkab Nunukan
    • Pemkab Malinau
    • Pemkab Tana Tidung
    • Pemkot Balikpapan
    • Kementrian ATR/BPN
    • Kantah Kota Balikpapan
  • Daerah
  • TNI Polri
  • IKN
  • Kriminal
  • Politik
  • Parlemen
  • KPH Tarakan
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Olah Raga
  • Sosial Budaya
  • Travel
    • Kuliner
  • Energi
  • Hiburan
  • Opini

© 2025 PT KITA MEDIA GROUP