TARAKAN, Fokusborneo.com – Kantor Perwakilan Bank Indonesia (KPwBI) Provinsi Kalimantan Utara (Kaltara) resmi membuka puncak perhelatan Kaltara Syariah Festival (KaShaFa) 2026 di halaman Masjid Baitul Izza Islamic Center, Kelurahan Kampung Empat, Kecamatan Tarakan Timur, Jumat (24/4/26).
Acara yang berlangsung hingga Minggu, 26 April 2026 ini, menjadi wadah strategis untuk memperkuat ekosistem ekonomi syariah di Bumi Benuanta.
Kepala KPwBI Provinsi Kaltara, Hasiando Ginsar Manik, dalam sambutannya menyampaikan pengembangan Ekonomi Syariah (Eksyar) nasional kini kian pesat dan menjadi sumber pertumbuhan ekonomi baru. Di Kaltara, tren positif ini terlihat dari lonjakan jumlah UMKM yang telah tersertifikasi halal.
”Perkembangan ekosistem halal di Kaltara sangat menggembirakan, tercermin dari meningkatnya jumlah UMKM yang tersertifikasi halal di tahun 2025 sebesar 64% dibandingkan tahun sebelumnya,” ujar Hasiando.
Tahun ini, KaShaFa 2026 melibatkan 54 UMKM se-Kaltara, sebuah peningkatan signifikan dibandingkan tahun 2025 yang hanya melibatkan 20 UMKM.
Dengan mengusung tema “Penguatan Halal Value Chain untuk Mendukung Ekonomi Syariah di Kalimantan Utara”, Bank Indonesia menargetkan nilai transaksi mencapai Rp3 miliar.
Adapun rangkaian kegiatan KaShaFa 2026 meliputi bazar UMKM unggulan menampilkan sektor halal food, modest fashion, dan kriya, fasilitasi sertifikasi termasuk sertifikasi produk halal dan Juru Sembelih Halal (Juleha), lomba dan edukasi: Lomba tari kreasi Islami, modest fashion, hingga seminar investasi syariah.
Selain itu, kehadiran booth interaktif untuk penghimpunan wakaf produktif dan layanan lembaga jasa keuangan syariah (BSI, Bank Muamalat, Bank Kaltimtara Syariah, dan Pegadaian Syariah).
Hasiando juga memberikan apresiasi atas kolaborasi yang kuat antara Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kaltara, Pemerintah Kota (Pemkot) Tarakan, dan instansi terkait. Sebelumnya, rangkaian Road to KaShaFa telah dimulai sejak awal Maret 2026 yang dibuka oleh Walikota Tarakan.
Acara puncak ini rencananya akan ditutup Gubernur Kaltara pada hari Minggu mendatang, yang juga akan dimeriahkan dengan Tabligh Akbar bersama Ustaz Das’ad Latif.
Melalui festival ini, diharapkan nilai-nilai keislaman dapat menjadi pondasi kuat dalam membangun ekonomi daerah yang inklusif dan berkeadilan.(*/mt)












Discussion about this post